detikhealth

Klinik Lansia Baru Ada di 8 RS Umum, Sisanya di RS Jiwa

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Rabu, 21/11/2012 12:02 WIB
Klinik Lansia Baru Ada di 8 RS Umum, Sisanya di RS JiwaFoto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta, Jumlah penduduk lanjut usia atau lansia di Indonesia terbilang cukup banyak dan diperkirakan akan semakin membengkak. Meski demikian, keberadaan klinik lansia geriatri terpadu masih sulit ditemui. Baru ada 8 RS Umum yang memilikinya, sisanya lebih banyak di RS Jiwa.

Pengembangan klinik geriatri terpadu untuk melayani berbagai masalah kesehatan pada lansia tengah menjadi perhatian Kementerian Kesehatan RI. Klinik semacam itu ada di semua rumah sakit, bahkan dikatakan baru 8 RS Umum tipe A dan B yang memilikinya yakni sebagai berikut:

1. RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta
2. RSUP Karyadi Semarang
3. RSUP Sardjito Yogyakarta
4. RSUP Sanglah Denpasar
5. RSUP Hasan Sadikin Bandung
6. RSUP Wahidin Makassar
7. RSUD Soetomo Surabaya, dan
8. RSUD Moewardi Solo.

Meski demikian, layanan kesehatan terpadu untuk para lansia tidak melulu harus didapatkan di RS Umum. Direktur Bina Upaya Kesehatan Dasar, Dr Dedi Kuswenda, MKes mengatakan hampir semua RS Jiwa sudah memiliki klinik dengan layanan kesehatan terpadu untuk lansia.

"Sebetulnya bukan cuma di 8 RS itu saja, tapi di hampir semua RS Jiwa sudah ada kegiatan-kegiatan untuk geriatri. Jadi totalnya ada 20-an lebih saya kira," kata Dr Dedi usai membuka seminar Sehat dan Aktif di Usia Lanjut di Hotel Lamire, Jl Senen Raya, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2012.

Saat ditanya mengapa klinik geriatri lebih banyak di RS Jiwa, Dr Dedi mengatakan bahwa berbagai masalah yang banyak dihadapi para lansia memang berhubungan dengan kejiwaan. Dengan kondisi fisiknya yang sudah mulai menurun, para lansia rentan mengalami depresi, menarik diri dari pergaulan dan malas melakukan aktivitas yang produktif.

"Kita belum menemukan, tapi yang dikhawatirkan kan memang muncul kecenderungan untuk suicide (bunuh diri)," lanjut Dr Dedi.

Secara umum, masalah kesehatan yang dihadapi para lansia tidak jauh-jauh dari penyakit degeneratif akibat penurunan fungsi organ. Diabetes mellitus atau sakit gula, hipertensi atau tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, katarak serta osteoporosis termasuk beberapa masalah degeneratif yang banyak dikeluhkan para lansia.

Populasi lansia di Indonesia sendiri diproyeksikan makin meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Jika tahun 2010 jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas baru sekitar 18,1 juta, diperkirakan akan meningkat jadi 29,1 juta pada 2020 dan terus melonjak hingga 36 juta pada 2025.

(up/vta)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close