Sabar Mblo, Tahun Baru Sendirian Memang Getir Tapi Bisa Dibuat Lebih Sehat Kok

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 31/12/2012 16:15 WIB
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Melewatkan malam pergantian tahun sendirian sementara yang lain merayakannya bersama pasangan adalah kenyataan yang getir bagi para jomblo. Namun daripada dikeluhkan, kenyataan ini bisa kok disikapi dengan lebih sehat secara mental.

Kegelisahan para jomblo alias orang-orang yang tidak punya pasangan sebenarnya tidak hanya muncul di malam tahun baru. Pada momen-momen tertentu seperti setiap akhir pekan misalnya, ungkapan kegelisahan para jomblo selalu mendominasi timeline jejaring sosial semacam twitter.

Contohnya seperti dikicaukan oleh pemilik akun @widiwinaldi di hari terakhir tahun 2012 berikut ini, "Nasib seorang jomblo ya malem tahun baru di rumah jaga lilin sama pake jubah hitam :D"

Atau seperti kicauan pemilik akun @defickry sebagai berikut, "Selamat pagi mblo! Udah jangan ngecek2 BBM. Kayak ada yg ngucapin aja."

Sekadar untuk lucu-lucan saja, atau memang serius meratapi kesendirian?

Sulit untuk menentukannya karena memang tidak semua orang menganggap kicauan di jejaring sosial sebagai sesuatu yang serius. Namun jika kemudian banyak mendapatkan respons, bukan tidak mungkin kicauan itu memang dianggap mewakili perasaan orang-orang yang sedang merasa kesepian.

"Itu lucu-lucuan getir. Unsur lucu-lucuan dan serius itu selalu mixed kan. Jadi siapa yang paling tahu (serius atau lucu-lucuan) adalah orang yang bersangkutan sendiri," kata psikolog dari Personal Growth, Ratih Andjayani Ibrahim saat dihubungi detikHealth, Senin (31/12/2012).Next

Halaman 1 2
(up/vit)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit