Seram! Tumbuh Rambut di Bola Mata Gara-gara Tumor

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Kamis, 03/01/2013 12:34 WIB
Rambut tumbuh di mata (dok: LIvescience)
Jakarta, Mitosnya, kalau ada rambut atau bulu mata rontok lalu masuk ke mata maka sedang ada seseorang yang merindukan. Yang terjadi di Iran, seorang laki-laki bukan kelilipan bulu mata melainkan rambut tersebut memang tumbuh di bola mata.

Laki-laki 19 tahun yang tidak disebutkan namanya itu memiliki beberapa helai rambut halus yang tumbuh di permukaan bola matanya. Pemicunya adalah sejenis tumor langka yang disebut limbal dermoid, yang ganas dan sudah dideritanya sejak lahir.

Tumor ini bertambah besar dari waktu ke waktu hingga saat ini ukurannya sudah mencapai 5 mm. Selain menumbuhkan beberapa helai rambut di bola mata, tumor ini juga membuat pandangan laki-laki tersebut kabur tetapi biasanya tidak berisiko memicu kebutaan.

"Limbal demoid sangat tidak lazim. Seorang dokter spesialis mata mungkin hanya akan melihat 1-2 kasis sepanjang karirnya," kata Dr Mark Former, direktur Fromer Eye Centers di New York City yang tidak terlibat dalam penanganan pasien tersebut seperti dikutip dari Livescience, Kamis (3/1/2013).

Menurut para ahli dari Tabriz University of Medical Sciences di Iran, tumor yang menyerang pasien laki-laki tersebut membuat bola mata ditumbuhi jaringan yang tidak selazimnya ada di mata. Tidak selalu rambut, bisa juga kartilago atau tulang rawan maupun kelenjar keringat.

Risiko kebutaan ataupun kerusakan penglihatan yang dramatis diakui sangat jarang pada kasus semacam ini. Alasannya, jaringan tumor yang tumbuh di bola mata pada limbal demoid biasanya tidak akan menutupi seluruh permukaan kornea yang merupakan bagian terpenting dari fungsi mata.

Limbal dermoid bisa diatasi dengan operasi untuk alasan kosmetik atau penampilan. Namun pengangkatan tumor biasanya tidak banyak mempengaruhi kemampuan melihat.

Fromer di New York belum lama ini juga memiliki pasien perempuan dengan limbal dermoid yang tidak ingin dioperasi karena rambut yang tumbuh di bola matanya tidak mengganggu penglihatan. Secara fisik, pertumbuhan rambut itu dianggap tidak mengganggunya.

Berbeda dengan kasus di Iran, laki-laki ini mengalami ketidaknyamanan dan gangguan penglihatan yang dikategorikan ringan. Tumor itu akhirnya dioperasi dan kasusnya dilaporkan dalam New England Journal of Medicine edisi awal tahun 2013.


(up/vit)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit