detikhealth

Ini Tanda-tanda Kehamilan yang Sehat di Usia 7 Minggu

Linda Mayasari - detikHealth
Jumat, 04/01/2013 10:45 WIB
Ini Tanda-tanda Kehamilan yang Sehat di Usia 7 Minggu(Foto: ThinkStock)
Jakarta, Ketika hamil muda, Anda harus lebih berhati-hati menjaga kandungan karena kehamilan yang masih berusia kurang dari 7 minggu masih sangat lemah dan rawan keguguran. Anda perlu memastikan bahwa kehamilan dan janin Anda sehat.

Pada usia kehamilan 7 minggu, Anda akan merasakan tanda-tanda tertentu yang dapat menjadi pertanda bahwa kondisi kehamilan Anda sehat, seperti dilansir mom.me, Jumat (4/1/2013), yaitu:

1. Berhenti menstruasi
Ketika wanita telah positif hamil, dirinya tidak akan mendapatkan menstruasi selama kehamilan. Sekitar 20 sampai 30 persen wanita hamil biasanya mengalami sedikit pendarahan di awal kehamilan. Tetapi hanya setengah dari jumlah tersebut kadang tidak dapat mempertahankan kehamilannya dan mengalami keguguran.

Produksi hormon progesteron pun meningkat dan menyebabkan penebalan lapisan rahim, sebagai tempat implan embrio yang akan tumbuh menjadi janin kemudian bayi. Pada tahapan ini, Anda mungkin akan merasakan sedikit kram perut dan pendarahan ringan, yang disebut pendarahan implantasi.

Hal ini terjadi karena penanaman embrio pada lapisan rahim. Setelah kehamilan berusia 7 minggu, kram dan pendarahan ringan biasanya akan mereda. Jika pendarahan semakin banyak dan tidak kunjung reda, segera konsultasikan kehamilan Anda ke dokter untuk mewaspadai keguguran.

2. Perubahan payudara
Awal kehamilan yang sehat ditandai dengan perubahan pada payudara, yang disebabkan oleh peningkatan kadar estrogen. Areola atau daerah gelap di sekitar puting dan puting itu sendiri akan berubah warna menjadi lebih gelap.

Pembuluh darah di payudara menjadi lebih menonjol dan Anda mungkin akan merasakan gatal dan kesemutan pada area payudara dan puting. Payudara Anda juga akan membesar hingga ukurannya naik sekitar 2 cup.

3. Morning Sickness
Gejala ini paling umum terjadi di awal kehamilan yang biasanya dimulai seminggu atau lebih setelah Anda pertama kali melewatkan siklus mentruasi dan akan bertahan hingga 7 minggu. Suatu studi menunjukkan bahwa morning sickness yang umumnya meliputi mual dan keengganan terhadap bau atau rasa tertentu, adalah tanda positif dari kehamilan yang sehat, terutama pada wanita di atas usia 30 tahun.

Meningkatnya kadar hormon pertumbuhan yang diproduksi oleh plasenta, serta hormon estrogen dan progesteron, semuanya berkontribusi terhadap morning sickness. Tetapi jika Anda tidak mengalami morning sickness sama sekali selama 7 minggu usia kehamilan, itu tidak selalu berarti bayi Anda tidak sehat.

4. Kelelahan
Umum bagi wanita yang selalu merasa kelelahan di awal kehamilan. Progesteron adalah penyebab kelelahan tersebut yang akan memudar dengan sendirinya dan tubuh akan kembali kuat setelah melalui 7 minggu usia kehamilan.

5. Sering buang air kecil
Karena volume darah meningkat 30 sampai 50 persen selama kehamilan, lebih banyak darah yang mengalir ke ginjal dan meningkatkan jumlah urine. Rahim yang membesar akan mengurangi kapasitas kandung kemih dan membuat orang yang hamil muda lebih sering buang air kecil.

6. Peningkatan produksi air liur
Di awal kehamilan, Anda mungkin merasa bahwa jumlah air liur Anda melimpah yang biasanya disertai dengan mual dan muntah. Kondisi ini dikenal dengan istilah medis ptyalism, yang dapat menjadi cara alami untuk menetralkan peningkatan produksi asam lambung yang menyebabkan mulas pada trimester kedua dan ketiga kehamilan.

7. Naiknya suhu tubuh
Tepat setelah ovulasi, suhu tubuh sedikit naik dan tetap seperti itu sampai Anda mendapatkan menstruasi kembali. Jika Anda hamil, suhu tubuh akan tetap sedikit lebih tinggi, yang disebabkan karena kenaikan produksi progesteron.




(vit/vit)


Punya pengalaman diet yang menginspirasi ? Ceritakan pengalamanmu disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit