Ibu Kurang Gizi, Anaknya Berisiko Memiliki Tubuh Pendek
Selasa, 08/01/2013 18:44 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Berita Lainnya
Jakarta, Sampai saat ini, permasalahan gizi masih menjadi pekerjaan pemerintah yang belum sepenuhnya terselesaikan. Sebut saja kurang gizi, kelebihan gizi, juga stunting atau terhambatnya pertumbuhan.
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010, ada sebanyak 17,9% penduduk Indonesia yang mengalami kekurangan gizi. Di sisi lain, sebanyak 14,2% penduduk mengalami kelebihan gizi. Di samping itu, sebanyak 35% anak Indonesia terhambat pertumbuhannya atau mengalami stunting.
"Adanya masalah gizi kurang dan gizi lebih menunjukkan bahwa banyak masyarat Indonesia yang asupan gizinya kurang seimbang," kata Slamet Riyadi Yuwono, Direktur Jendral Bini Gizi dan Kesehatan Ibu Anak Kementerian Kesehatan RI dalam acara Deklarasi Pekan Sarapan Nasional (PESAN) di Gedung Krida Bakti, Sekretriat Negara RI, Selasa (8/1/2013).
Kurangnya asupan gizi ini diduga berkaitan dengan tingginya angka anak yang mengalami stunting di Indonesia. Stunting sendiri memang erat kaitannya dengan kurangnya gizi ketika anak masih berada dalam masa pertumbuhan.
"Stunting itu penyebab utamanya terjadi pada putri mulai remaja mulai mau menikah sampai hamil. Kurangnya gizi pada ibu sampai kehamilan membuat perkembangan bayi kurang optimal," kata Prof DR dr Abdul Razak Thaha, MSc, SpGK, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia (PDGKI).
Prof Abdul menerangkan bahwa stunting pada anak sebenarnya sudah terjadi sejak anak belum dilahirkan, yaitu permasalahan kurang gizi pada sang ibu. Nyatanya, daerah di mana banyak terjadi kasus anemia pada ibu hamil merupakan daerah dengan kasus stunting tertinggi, misalnya di NTT.
Sayangnya, pemenuhan asupan gizi saat anak sudah masuk usia sekolah kurang begitu dapat mengatasi stunting yang dialami anak. Oleh karena itu, masalah kekurangan gizi bukan hanya menjadi masalah anak-anak saja, melainkan juga seluruh penduduk Indonesia secara umum.
"Dengan perbaikan gizi dan ASI eksklusif dapat memperbaiki stunting, tapi pengaruhnya sedikit," kata Prof Abdul.
Saat ini, pemerintah juga tengah menggenjot program pemenuhan gizi untuk 1.000 hari pertama kehidupan, dimulai sejak masa kehamilan dalam rangka menekan angka stunting di Tanah Air.
(pah/vit)
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010, ada sebanyak 17,9% penduduk Indonesia yang mengalami kekurangan gizi. Di sisi lain, sebanyak 14,2% penduduk mengalami kelebihan gizi. Di samping itu, sebanyak 35% anak Indonesia terhambat pertumbuhannya atau mengalami stunting.
"Adanya masalah gizi kurang dan gizi lebih menunjukkan bahwa banyak masyarat Indonesia yang asupan gizinya kurang seimbang," kata Slamet Riyadi Yuwono, Direktur Jendral Bini Gizi dan Kesehatan Ibu Anak Kementerian Kesehatan RI dalam acara Deklarasi Pekan Sarapan Nasional (PESAN) di Gedung Krida Bakti, Sekretriat Negara RI, Selasa (8/1/2013).
Kurangnya asupan gizi ini diduga berkaitan dengan tingginya angka anak yang mengalami stunting di Indonesia. Stunting sendiri memang erat kaitannya dengan kurangnya gizi ketika anak masih berada dalam masa pertumbuhan.
"Stunting itu penyebab utamanya terjadi pada putri mulai remaja mulai mau menikah sampai hamil. Kurangnya gizi pada ibu sampai kehamilan membuat perkembangan bayi kurang optimal," kata Prof DR dr Abdul Razak Thaha, MSc, SpGK, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia (PDGKI).
Prof Abdul menerangkan bahwa stunting pada anak sebenarnya sudah terjadi sejak anak belum dilahirkan, yaitu permasalahan kurang gizi pada sang ibu. Nyatanya, daerah di mana banyak terjadi kasus anemia pada ibu hamil merupakan daerah dengan kasus stunting tertinggi, misalnya di NTT.
Sayangnya, pemenuhan asupan gizi saat anak sudah masuk usia sekolah kurang begitu dapat mengatasi stunting yang dialami anak. Oleh karena itu, masalah kekurangan gizi bukan hanya menjadi masalah anak-anak saja, melainkan juga seluruh penduduk Indonesia secara umum.
"Dengan perbaikan gizi dan ASI eksklusif dapat memperbaiki stunting, tapi pengaruhnya sedikit," kata Prof Abdul.
Saat ini, pemerintah juga tengah menggenjot program pemenuhan gizi untuk 1.000 hari pertama kehidupan, dimulai sejak masa kehamilan dalam rangka menekan angka stunting di Tanah Air.
(pah/vit)
Baca Juga
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Jumat,24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat,24/05/2013 19:31 WIB
Studi: Air Mata Perempuan 'Membunuh' Gairah Seksual Pria
-
Jumat,24/05/2013 19:16 WIB
Belajar Dari Kuba, 2020 Jakarta Targetkan Bebas DBD
-
Jumat,24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat,24/05/2013 18:32 WIB
Berdamai dengan Maut, Profesor Ajarkan Cara Menulis Surat Bunuh Diri
-
Jumat,24/05/2013 18:17 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Jumat, 24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat, 24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat, 24/05/2013 18:09 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
Jumat, 24/05/2013 19:31 WIB
Studi: Air Mata Perempuan 'Membunuh' Gairah Seksual Pria
-
Jumat, 24/05/2013 17:59 WIB
Ini 6 Efek Negatif Rokok Pada Rambut dan Kulit, Masih Mau Merokok?
-
Jumat, 24/05/2013 18:24 WIB
Berdamai dengan Maut, Profesor Ajarkan Cara Menulis Surat Bunuh Diri
-
Jumat, 24/05/2013 16:07 WIB
5 Karakteristik Nyeleneh yang Dimiliki Orang Jenius
-
Jumat, 24/05/2013 15:36 WIB
Remaja dan Kesehatan Reproduksi
Sejak Mimpi Basah, Remaja Pria Sudah 'Bahaya' Bagi Lawan Jenis
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

