Ulasan Khas Puting Payudara
Awas! Puting Susu Bisa Bocor, Hati-hati Saat Memerah
Rabu, 09/01/2013 10:58 WIB
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Ibu yang menyusui kadang menemukan adanya rembesan ASI yang membuat bra atau bahkan bajunya jadi basah. Tapi benarkah ASI yang keluar ini akibat proses memerah yang tidak tepat?
Pada ibu yang bekerja atau terpaksa harus meninggalkan buah hatinya di rumah maka salah satu cara yang dapat dilakukan agar tetap bisa memberikan ASI pada bayinya adalah dengan memerah.
Tapi proses memerah yang tidak tepat bisa membuat ASI yang keluar jadi tidak efektif, sehingga payudara menjadi penuh dan memicu terjadinya LDR (Let Down Reflex) yang mana organ produksi ASI berkontraksi sehingga keluar melalui puting susu.
Refleks ini dipengaruhi oleh hormon oksitosin yang membuat ASI merembes keluar. Hormon ini sering pula disebut hormon cinta karena akan keluar saat seseorang merasa bahagia, karena itu jika seorang ibu merasa happy ia akan lebih mudah dalam mengeluarkan ASI.
Nia Umar selaku Ketua IKMI (Ikatan Konselor Menyusui Indonesia) mencontohkan misal seorang ibu yang pergi bekerja maka ketika sampai kantor ia akan memerah payudara dan kadang ASI-nya tidak keluar banyak, sekitar 2 jam kemudian payudara akan menjadi penuh dan timbul let down reflex tersebut yang membuat ASI merembes keluar.
"Kalau berulang-ulang, di dalam payudara ada organ inhibitor yang bekerja jika payudara penuh dan tidak diambil-ambil maka akan mengirim sinyal ke otak untuk mengurangi ASI. Jika terus menerus produksi ASI akan berkurang," ujar Nia Umar ketika dihubungi detikHealth dan ditulis, Rabu (9/1/2013).
Nia menjelaskan jika teknik memerah yang digunakan benar maka ASI yang keluar akan menjadi lebih efektif. Sebelum memerah ibu harus mencuci tangan terlebih dahulu dan menyiapkan peralatan serta tempat penampung ASI.
Saat memerah ASI, tangan membentuk huruf V yang mana ibu jari berada di atas aerola atau sekitar 3 cm dari dasar puting dan posisi ke empat jari lainnya menyangga payudara lalu mulai memerah dan menampungnya di tempat yang sudah disediakan.
"Proses menyusui tidak harus sakit, tapi jika ada atau muncul rasa sakit berarti ada yang kurang tepat sehingga proses menyusui atau keluarnya ASI menjadi tidak efektif," tutur Nia.
Untuk itu tak ada salahnya jika sering berlatih atau meminta bantuan konselor laktasi agar didapat proses memerah yang tepat sehingga ASI yang dikeluarkan juga menjadi efektif.
(ver/vit)
Pada ibu yang bekerja atau terpaksa harus meninggalkan buah hatinya di rumah maka salah satu cara yang dapat dilakukan agar tetap bisa memberikan ASI pada bayinya adalah dengan memerah.
Tapi proses memerah yang tidak tepat bisa membuat ASI yang keluar jadi tidak efektif, sehingga payudara menjadi penuh dan memicu terjadinya LDR (Let Down Reflex) yang mana organ produksi ASI berkontraksi sehingga keluar melalui puting susu.
Refleks ini dipengaruhi oleh hormon oksitosin yang membuat ASI merembes keluar. Hormon ini sering pula disebut hormon cinta karena akan keluar saat seseorang merasa bahagia, karena itu jika seorang ibu merasa happy ia akan lebih mudah dalam mengeluarkan ASI.
Nia Umar selaku Ketua IKMI (Ikatan Konselor Menyusui Indonesia) mencontohkan misal seorang ibu yang pergi bekerja maka ketika sampai kantor ia akan memerah payudara dan kadang ASI-nya tidak keluar banyak, sekitar 2 jam kemudian payudara akan menjadi penuh dan timbul let down reflex tersebut yang membuat ASI merembes keluar.
"Kalau berulang-ulang, di dalam payudara ada organ inhibitor yang bekerja jika payudara penuh dan tidak diambil-ambil maka akan mengirim sinyal ke otak untuk mengurangi ASI. Jika terus menerus produksi ASI akan berkurang," ujar Nia Umar ketika dihubungi detikHealth dan ditulis, Rabu (9/1/2013).
Nia menjelaskan jika teknik memerah yang digunakan benar maka ASI yang keluar akan menjadi lebih efektif. Sebelum memerah ibu harus mencuci tangan terlebih dahulu dan menyiapkan peralatan serta tempat penampung ASI.
Saat memerah ASI, tangan membentuk huruf V yang mana ibu jari berada di atas aerola atau sekitar 3 cm dari dasar puting dan posisi ke empat jari lainnya menyangga payudara lalu mulai memerah dan menampungnya di tempat yang sudah disediakan.
"Proses menyusui tidak harus sakit, tapi jika ada atau muncul rasa sakit berarti ada yang kurang tepat sehingga proses menyusui atau keluarnya ASI menjadi tidak efektif," tutur Nia.
Untuk itu tak ada salahnya jika sering berlatih atau meminta bantuan konselor laktasi agar didapat proses memerah yang tepat sehingga ASI yang dikeluarkan juga menjadi efektif.
(ver/vit)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Minggu,19/05/2013 08:01 WIB
Banyak Minum Minuman Berpemanis Buatan Picu Risiko Batu Ginjal
-
Sabtu,18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Sabtu,18/05/2013 13:02 WIB
Tanaman Kakao Berpotensi Jadi Obat Flu Burung
-
Sabtu,18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu,18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu,18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Sabtu, 18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu, 18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu, 18/05/2013 07:53 WIB
5 Kesalahan Terbesar Orang Saat Makan dan Olahraga
-
Sabtu, 18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu, 18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Jumat, 17/05/2013 19:00 WIB
Bertengkar dengan Kekasih, Pria Ini Nekat Potong Penisnya Sendiri
-
Jumat, 17/05/2013 19:30 WIB
Baru Periksa Setelah 8 Bulan Testisnya Benjol, Pria Ini Akhirnya Tewas
-
Sabtu, 18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
-
10 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 17/05/2013 08:00 WIB
Anak Bersikap Agresif? Ini Dia Faktor Pemicunya
-
Jumat, 17/05/2013 07:45 WIB
Peneliti Unair Obati Pasien HIV dengan Propolis Lebah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

