detikhealth

Awas, Menghirup Asap Rokok Tingkatkan Risiko Pikun

Vera Farah Bararah - detikHealth
Jumat, 11/01/2013 10:58 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: Thinkstock)
Jakarta, Menjadi perokok pasif atau turut menghirup asap rokok orang lain memang diketahui bisa berbahaya bagi kesehatan. Kini peneliti menemukan kembali dampak buruk menjadi perokok pasif, yaitu berisiko demensia (pikun).

Peneliti mengungkapkan studi pertama kali ini menemukan hubungan yang signifikan antara perokok pasif dan penyakit saraf. Diketahui bernapas dalam satu ruangan dengan asap rokok meningkatkan risiko demensia parah.

Pada beberapa studi sebelumnya didapatkan perokok pasif berisiko mengalami penyakit jantung, kanker paru dan juga masalah pernapasan yang serius. Tapi untuk penyakit saraf masih kurang penelitiannya, sehingga hasil studi baru ini bisa menambah bukti terhadap peningkatan risiko demensia.

Studi ini dilakukan oleh peneliti dari Anhui Medical University di China dan King's College London dengan melibatkan 6.000 orang berusia lebih dari 60 tahun di 5 provinsi di China yaitu Anhui, Guangdong, Heilongjiang, Shanghai dan Shanxi.

Tim meneliti sindrom demensia antara tahun 2001-2003 dan 2007-2008 serta besar paparan terhadap asap rokok, dengan mengukur tingkat paparan asap rokok, kebiasaan merokok dan tingkat sindrom demensia.

Hasilnya didapatkan sekitar 10 persen dari kelompok ini memiliki sindrom demensia berat dan secara signifikan berhubungan dengan tingkat paparan serta durasi sebagai perokok pasif. Studi ini telah diterbitkan dalam Occupational and Environmental Medicine.

"Merokok pasif harus dianggap sebagai faktor risiko penting untuk sindrom demensia berat. Untuk itu mengurangi paparan asap rokok dapat mengurangi risiko sindrom ini," ujar pemimpin studi Dr Rouling Chen dari King College, seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (11/1/2013).Next

Halaman 1 2
(ver/vit)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
Must Read close