detikhealth

Tragis! Balita Tewas Diduga Tenggak Narkoba Milik Ibunya

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jumat, 11/01/2013 13:31 WIB
(Foto: caters news agency)
Derbyshire, Inggris, Ibu seharusnya melindungi anak-anaknya dari bahaya. Tapi seorang wanita Inggris malah 'membunuh' anaknya sendiri. Memang tak secara langsung, namun balita yang baru berumur 2 tahun harus meregang nyawa karena meminum metadon milik ibunya yang pecandu.

Riley Pettipierre (2 tahun) meninggal dunia di rumah sakit bulan Maret lalu. Kasusnya baru terungkap setelah bukti di pengadilan menunjukkan bahwa sampel rambut Riley mengandung jejak kokain, heroin dan metadon, yang mungkin telah dicerna oleh balita ini dalam empat bulan terakhir hidupnya.

Berdasarkan tes yang dilakukan pada sampel rambutnya, Riley diduga meninggal setelah minum metadon (opiat atau narkotik sintetis yang kuat seperti heroin) milik ibunya yang memang seorang pecandu.

Namun orang tuanya Sally Dent (33 tahun) dan Shaun Binfield (45 tahun) yang berasal dari Derbyshire, Inggris, menyangkal membunuh putra mereka serta melakukan kekejaman terhadap orang di bawah 16 tahun.

Konsultan forensik toxicologist Julie Evans mengatakan bahwa tes menunjukkan obat terlarang tersebut telah melalui tubuh sang anak. Diduga, Riley menelan obat-obatan itu dengan menempatkan barang-barang yang telah terkontaminasi ke dalam mulutnya, serta melalui kontak langsung dengan ibunya.

Sang ibu diketahui memiliki kebiasaan merokok kokain dan heroin di dapurnya, dengan pintu dan jendela tertutup. Dugaan lain, Riley minum beberapa metadon milik ibunya yang telah dituangkan ke dalam gelas, yang dimaksudkan akan diminum ibunya sendiri.

"Kokain, stimulan, dapat menyebabkan detak jantung anak itu meningkat, serta menyebabkan muntah dan diare, sedangkan heroin dan metadon adalah depresan dan bisa memperlambat jantung balita dan tingkat pernapasan," jelas Julie Evans, kepada sidang di Pengadilan Nottingham Crown, seperti dilansir Dailymail, Jumat (11/1/2013).

Saat kejadian itu, paramedis tiba dan menemukan Riley sudah tak bergerak. Jantungnya berhenti berdetak dan bibirnya biru. Balita itu dibawa ke rumah sakit namun dinyatakan meninggal tak lama setelah tiba.



(mer/vit)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
Must Read close