Jangan Buru-buru Ambil Antibiotik, Batuk 'Menghilang' dalam 18 Hari
Kamis, 17/01/2013 07:36 WIB
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Batuk benar-benar mengganggu aktivitas sehari-hari seseorang karena menimbulkan ketidaknyamanan. Anda mungkin telah mencoba untuk mengatasinya dengan minum obat batuk, tetapi menurut studi terbaru, batuk rata-rata berlangsung hingga lebih dari 2 minggu.
Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Georgia Health Science Campus di Athena, menemukan bahwa batuk baik itu disebabkan oleh gangguan pernapasan, flu atau lainnya, rata-rata akan bertahan hingga 18 hari.
Para peneliti meninjau informasi dari 19 studi yang pernah dilakukan sebelumnya antara tahun 1976 sampai tahun 2010, yang meneliti durasi batuk pada orang dewasa. Seluruh penelitian tersebut tidak melibatkan orang-orang dengan penyakit pernapasan kronis atau orang yang batuk akibat pneumonia, TBC, asma, alergi atau sinusitis.
Dari informasi tersebut, peneliti mengetahui bahwa rata-rata, batuk yang dialami oleh kebanyakan orang akan benar-benar sembuh setelah lebih dari 2 minggu. Tetapi, berdasarkan survei yang dilakukan oleh tim peneliti terhadap 500 orang dewasa di Georgia, kebanyakan orang mengharapkan bahwa batuknya akan reda atau sembuh dalam waktu 6 sampai 9 hari.
"Ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan tersebut menunjukkan bahwa banyak orang yang mencari perawatan medis untuk mengatasi batuk, lebih cepat dari yang seharusnya dan terkadang menerima pengobatan yang tidak perlu," kata para peneliti.
Banyak pasien batuk yang memutuskan untuk segera mencari pengobatan medis jika obat apotek yang dikonsumsinya tidak mampu mengusir batuk hingga 6 sampai 9 hari. Sekitar 50 persen orang yang mencari pengobatan medis untuk batuk yang akut akan diberi antibiotik, meskipun sebagian besar penyakit yang disebabkan oleh virus tidak merespon obat.
Penelitian ini memberikan informasi kepada pasien batuk bahwa dirinya harus tahu persis berapa lama batuk akan berlangsung untuk mengurangi penggunaan antibiotik yang tidak perlu. Terlalu sering menggunakan antibiotik juga dapat meningkatkan kekebalan bakteri penyakit dan mempersulit pengobatan.
"Kita perlu mendidik pasien bahwa batuk akut pada orang dewasa yang sehat, biasanya disebabkan oleh virus dan tidak memerlukan antibiotik. Batuk tersebut akan bertahan hingga sekitar 18 hari dan pasien hanya membutuhkan obat-obatan alami untuk meringankannya," terang Dr. Mark Ebell, slah seorang peneliti yang terlibat dalam studi tersebut.
Pasien tidak perlu pergi ke dokter hanya karena batuknya telah berlangsung seminggu atau lebih. Alasan untuk mencari perawatan lebih awal adalah jika Anda memiliki penyakit paru-paru kronis atau penyakit kronis lain yang serius, seperti sesak napas, batuk berdarah, atau jika batuk disertai gejala lain yang tiba-tiba memburuk.
Hasil studi ini dipublikasikan dalam jurnal Annals of Family Medicine edisi bulan Januari-Februari, seperti dilansir Foxnews, Kamis (17/1/2013).
(vit/vit)
Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Georgia Health Science Campus di Athena, menemukan bahwa batuk baik itu disebabkan oleh gangguan pernapasan, flu atau lainnya, rata-rata akan bertahan hingga 18 hari.
Para peneliti meninjau informasi dari 19 studi yang pernah dilakukan sebelumnya antara tahun 1976 sampai tahun 2010, yang meneliti durasi batuk pada orang dewasa. Seluruh penelitian tersebut tidak melibatkan orang-orang dengan penyakit pernapasan kronis atau orang yang batuk akibat pneumonia, TBC, asma, alergi atau sinusitis.
Dari informasi tersebut, peneliti mengetahui bahwa rata-rata, batuk yang dialami oleh kebanyakan orang akan benar-benar sembuh setelah lebih dari 2 minggu. Tetapi, berdasarkan survei yang dilakukan oleh tim peneliti terhadap 500 orang dewasa di Georgia, kebanyakan orang mengharapkan bahwa batuknya akan reda atau sembuh dalam waktu 6 sampai 9 hari.
"Ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan tersebut menunjukkan bahwa banyak orang yang mencari perawatan medis untuk mengatasi batuk, lebih cepat dari yang seharusnya dan terkadang menerima pengobatan yang tidak perlu," kata para peneliti.
Banyak pasien batuk yang memutuskan untuk segera mencari pengobatan medis jika obat apotek yang dikonsumsinya tidak mampu mengusir batuk hingga 6 sampai 9 hari. Sekitar 50 persen orang yang mencari pengobatan medis untuk batuk yang akut akan diberi antibiotik, meskipun sebagian besar penyakit yang disebabkan oleh virus tidak merespon obat.
Penelitian ini memberikan informasi kepada pasien batuk bahwa dirinya harus tahu persis berapa lama batuk akan berlangsung untuk mengurangi penggunaan antibiotik yang tidak perlu. Terlalu sering menggunakan antibiotik juga dapat meningkatkan kekebalan bakteri penyakit dan mempersulit pengobatan.
"Kita perlu mendidik pasien bahwa batuk akut pada orang dewasa yang sehat, biasanya disebabkan oleh virus dan tidak memerlukan antibiotik. Batuk tersebut akan bertahan hingga sekitar 18 hari dan pasien hanya membutuhkan obat-obatan alami untuk meringankannya," terang Dr. Mark Ebell, slah seorang peneliti yang terlibat dalam studi tersebut.
Pasien tidak perlu pergi ke dokter hanya karena batuknya telah berlangsung seminggu atau lebih. Alasan untuk mencari perawatan lebih awal adalah jika Anda memiliki penyakit paru-paru kronis atau penyakit kronis lain yang serius, seperti sesak napas, batuk berdarah, atau jika batuk disertai gejala lain yang tiba-tiba memburuk.
Hasil studi ini dipublikasikan dalam jurnal Annals of Family Medicine edisi bulan Januari-Februari, seperti dilansir Foxnews, Kamis (17/1/2013).
(vit/vit)
Baca Juga
- Apakah Obat Kumur Penting Digunakan?
- Tanpa Disengaja, 8 Obat Ini Punya Efek Samping yang Bermanfaat
- 7 Makanan yang Memiliki Manfaat Penyembuhan
- 6 Obat yang Tidak Pernah Terbukti Khasiatnya
- Ini Dia Efek Samping Minum Obat pada Mulut Anda
- Trik Atasi Masalah Sepele Tubuh: Mulai Bersin-bersin Hingga Kuping Kemasukan Air
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,19/06/2013 17:31 WIB
Bra Ini Diciptakan karena Tak Semua Orang Mau Telanjang di Ruang Operasi
-
Rabu,19/06/2013 17:17 WIB
Sering Nyeri di Sambungan Pen Setelah Operasi, Amankah Kondisi Ini?
-
Rabu,19/06/2013 17:09 WIB
Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi Jika Ibu Hamil Tidur Ngorok
-
Rabu,19/06/2013 16:43 WIB
Ini Dia Perangkat-perangkat Anti Pencabulan
-
Rabu,19/06/2013 16:37 WIB
Ada Permenkes Gula Garam Lemak, Gerai Fast Food Wajib Cantumkan Nilai Gizi
-
Rabu,19/06/2013 16:03 WIB
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi Jika Ibu Hamil Tidur Ngorok
-
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Mengapa Suara Mengorok Bisa Berbeda-beda?
-
Terus-terusan Tidur Ngorok? Ini Dampaknya
-
Ini Dampaknya Jika Anak Sering Tidur Mendengkur
-
Jangan Anggap Enteng, Mengorok Bisa Picu Sakit Jantung
-
Rabu, 19/06/2013 16:03 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Rabu, 19/06/2013 14:30 WIB
Tes Darah Ini Bisa Deteksi Kanker Mulut dan Tenggorokan Akibat Seks Oral
-
Rabu, 19/06/2013 15:17 WIB
Inilah Cara Cerdik Agar Konsumsi Gula, Lemak, dan Garam Tak Berlebihan
-
Rabu, 19/06/2013 15:22 WIB
Dokter yang Keluar dari Rumah Sakit Demi Obati Penyakit Kemiskinan
-
Rabu, 19/06/2013 14:01 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Terus-terusan Tidur Ngorok? Ini Dampaknya
-
Rabu, 19/06/2013 16:43 WIB
Ini Dia Perangkat-perangkat Anti Pencabulan
-
Rabu, 19/06/2013 15:05 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Mengapa Suara Mengorok Bisa Berbeda-beda?
-
Rabu, 19/06/2013 13:36 WIB
Anak Lelaki Belajar Pipis Sendiri? Ajarkan Juga Cara Mengamankan Mr P
-
35 Komentar
-
18 Komentar
-
16 Komentar
-
16 Komentar
-
15 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Rabu, 19/06/2013 11:08 WIB
Pasangan Anda Tidur Mengorok? Lakukan Langkah Ini Agar Tak Terganggu
-
Rabu, 19/06/2013 10:33 WIB
Meski Tak Bisa Melihat, Ini 7 Tunanetra Paling Mengagumkan di Dunia
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_5.gif)



