detikhealth

Tetap Sehat Saat Banjir

Musim Hujan & Banjir, Rajin-rajinlah Cuci Tangan Pakai Sabun

Nurvita Indarini - detikHealth
Kamis, 17/01/2013 19:56 WIB
Musim Hujan & Banjir, Rajin-rajinlah Cuci Tangan Pakai Sabun
Jakarta, Hampir setiap hari wilayah Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan. Hujan sepanjang hari itu menghadirkan persoalan klasik: banjir. Nah, agar tetap sehat meski hujan dan banjir menerjang, rajin-rajinlah cuci tangan dengan sabun.

Pesan itu disampaikan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingering (P2PL) Kementerian Kesehatan RI, Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE, dalam pesan tertulisnya, Kamis (17/1/2013).

Dia menuturkan cuci tangan pakai sabun (CPTS) perlu dilakukan setelah kegiatan berikut ini:

1. Sebelum makan
2. Sebelum mengolah makanan
3. Setelah BAB
4. setelah menceboki anak
5. Setelah memegang lingkungan yang kotor dan hewan.

Agar tidak gampang terserang penyakit, sebaiknya masyrakat juga selalu menjaga perilaku hidup bersih dan sehat. Hal itu bisa dilakukan antara lain dengan makan dan minum yang baik dan bersih, dalam arti makanan yang dimakan adalah yang sudah dimasak.

"Jangan jajan sembarangan," pesan Prof Tjandra.

Selain itu perlu juga istirahat yang cukup, mengupayakan kebersihan diri dan lingkungan, dan tidak membuang sampah sembarangan.

Dia menambahkan, jika ada masyarakat yang terpaksa tinggal di lokasi pengungsian karena rumahnya terendam banjir, maka harus tetap menjaga kebersihan di lokasi pengungsian. Sampah harus dibuang di tempatnya, selain itu buang air besar dan buang air kecil hendaknya dilakukan di tempat yang telah disediakan.

"Anak-anak, balita dan orang tua perlu mendapat prioritas tempat yang lebih baik dan sehat," imbau Prof Tjandra.

Apabila ada keluhan kesehatan berkepanjangan maka perlu segera menghubungi petugas kesehatan yang ada. Untuk diketahui ada 66 posko kesehatan yang disebar di wilayah Jakarta.

Hal senada disampaikan oleh Kadinkes DKI Jakarta Dien Emmawati. Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, terutama di tempat pengungsian sangatlah penting untuk meminimalkan infeksi. Sampah-sampah juga harus dibiarkan, dan jangan pernah membiarkan tempat pengungsian justru jorok dan penuh sampah.

"Jangan sampai sampah banyak dan lalat banyak karena bisa sebarkan penyakit menular. Selain itu para pengungsi perlu meningkatkan daya tahan tubuh, karena tinggal di pengungsian sudah pasti tidak seenak tinggal di rumah," tutur Dien saat dihubungi detikHealth.

Untuk menjaga badan tetap hangat, sambungnya, para pengungsi perlu menggerakkan badan. Dia pun mewanti-wanti agar jangan sampai ada pengungsi yang diet.

"Makanlah makanan yang sudah disiapkan. Jangan diet dulu. Saya sudah meminta juga agar diberikan vitamin," ucap Dien.


(vit/up)


Punya pengalaman diet yang menginspirasi ? Ceritakan pengalamanmu disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit