Saat Kelelahan, Suara Apapun Terasa Mengganggu Bagi Wanita
Jumat, 18/01/2013 08:09 WIB
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Calon Dokter Ingin Belajar Obati Penyakit Miskin? Ini Tempatnya
Kapalan Hingga Saraf Terjepit, Risiko yang Menghantui Pemakai High Heels
Bayi Sekarat Karena Tersedak Diselamatkan dengan Peralatan Masak
Jepang Kembangkan Organ Vital Manusia dari Rahim Hewan
Mastectomy Bra, Bra Seksi untuk Wanita 'Tak Berpayudara'
Jakarta, Manusia selalu berhadapan dengan hal yang dapat memicu stres setiap saat. Saat stres, wanita sebaiknya mencari suasana yang tenang dan menjauhi kebisingan. Penelitian menemukan bahwa saat lelah dan stres, wanita jadi sangat sensitif terhadap suara.
Penelitian dari Karolinska Institute dan Stockholm University menemukan bahwa suara apapun jadi terasa mengganggu bagi wanita yang stres dan kecapekan. Untuk sampai pada kesimpulan ini, peneliti mangamati 208 wanita dan 140 pria.
Kesemuanya mengalami kelelahan emosional, mulai dari taraf rendah hingga tinggi. Kelelahan emosional diakibatkan karena menganggapi stres, baik pada masalh pribadi ataupun pekerjaan.
Kesemua peserta dipaparkan dengan berbagai jenis stres selama 5 menit. Stres yang diberikan terdiri dari 3 kategori, stres fisik dengan cara meletakkan tangan di atas es, tekanan mental karena menjalani tes dan tekanan sosial karena diamati oleh orang-orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita yang paling lelah secara emosional sangat sensitif terhadap suara setelah terkena stres. Wanita ini mampu membedakan suara dengan frekuensi 60 desibel. Bahkan percakapan biasa saja terdengar terlalu keras untuk dapat ditolerir.
Penelitian yang dimuat jurnal Plos ONE ini mengungkapkan bahwa wanita yang tidak begitu lelah kurang sensitif terhadap suara setelah terkena stres. Namun pada pria, kepekaan terhadap suara tidak dipengaruhi oleh stres
"Ketika sangat peka terhadap suara, beberapa suara biasa, seperti mainan, alat pemotong atau suara mesin mobil, bisa terasa menusuk telinga. Karena orang seringkali bekerja di lingkungan dengan berbagai jenis suara, hipersensitivitas ini dapat benar-benar melumpuhkan bagi individu tertentu," kata peneliti, Dan Hasson seperti dilansir Counsel and Heal, Jumat (18/1/2013).
Bentuk serius hipersensitivitas suara bisa memaksa orang untuk mengisolasikan diri dan menghindari situasi yang berpotensi menekan. Kelelahan dan stres mungkin harus diperhitungkan ketika mendiagnosa dan mengobati masalah pendengaran.
(pah/vit)
Penelitian dari Karolinska Institute dan Stockholm University menemukan bahwa suara apapun jadi terasa mengganggu bagi wanita yang stres dan kecapekan. Untuk sampai pada kesimpulan ini, peneliti mangamati 208 wanita dan 140 pria.
Kesemuanya mengalami kelelahan emosional, mulai dari taraf rendah hingga tinggi. Kelelahan emosional diakibatkan karena menganggapi stres, baik pada masalh pribadi ataupun pekerjaan.
Kesemua peserta dipaparkan dengan berbagai jenis stres selama 5 menit. Stres yang diberikan terdiri dari 3 kategori, stres fisik dengan cara meletakkan tangan di atas es, tekanan mental karena menjalani tes dan tekanan sosial karena diamati oleh orang-orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita yang paling lelah secara emosional sangat sensitif terhadap suara setelah terkena stres. Wanita ini mampu membedakan suara dengan frekuensi 60 desibel. Bahkan percakapan biasa saja terdengar terlalu keras untuk dapat ditolerir.
Penelitian yang dimuat jurnal Plos ONE ini mengungkapkan bahwa wanita yang tidak begitu lelah kurang sensitif terhadap suara setelah terkena stres. Namun pada pria, kepekaan terhadap suara tidak dipengaruhi oleh stres
"Ketika sangat peka terhadap suara, beberapa suara biasa, seperti mainan, alat pemotong atau suara mesin mobil, bisa terasa menusuk telinga. Karena orang seringkali bekerja di lingkungan dengan berbagai jenis suara, hipersensitivitas ini dapat benar-benar melumpuhkan bagi individu tertentu," kata peneliti, Dan Hasson seperti dilansir Counsel and Heal, Jumat (18/1/2013).
Bentuk serius hipersensitivitas suara bisa memaksa orang untuk mengisolasikan diri dan menghindari situasi yang berpotensi menekan. Kelelahan dan stres mungkin harus diperhitungkan ketika mendiagnosa dan mengobati masalah pendengaran.
(pah/vit)
Baca Juga
- Teman Sekantor Suka Bergosip? Lakukan Ini Biar Tidak Stres
- Psikiater: Trauma Setelah Tabrak Orang Artinya Masih Punya Empati
- Mengapa Saat Capek & Stres Orang Jadi Kelihatan Jelek?
- Stres Saja Sudah Merusak Jantung, Tak Usah Ditambah dengan Merokok
- Gadis Kecil yang Bisu karena Sindrom Langka Ini Akhirnya Bisa 'Bicara'
- Lakukan 5 Hal Ini untuk Mengusir Kelelahan di Tengah Hari
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kamis,20/06/2013 13:13 WIB
Cara Menggemukkan Badan yang Sehat dan Tanpa Efek Samping
-
Kamis,20/06/2013 12:58 WIB
Tempat Penitipan Ini Diduga Beri Kue Campur Obat Tidur ke Anak-anak
-
Kamis,20/06/2013 12:33 WIB
Gara-gara Alergi Nikel, Wanita Ini Tak Bisa Memakai Bra
-
Kamis,20/06/2013 12:17 WIB
Kabut Asap Kepung Pekanbaru, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar
-
Kamis,20/06/2013 12:00 WIB
Studi: Remaja Obesitas Berisiko Mengalami Gangguan Pendengaran
-
Kamis,20/06/2013 11:49 WIB
Berbahayakah Irama Sinus Jantung RAD?
-
Jika Tak Diatasi, Ngorok Bisa Rusak Kehidupan Seks
-
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi Jika Ibu Hamil Tidur Ngorok
-
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Mengapa Suara Mengorok Bisa Berbeda-beda?
-
Terus-terusan Tidur Ngorok? Ini Dampaknya
-
Kamis, 20/06/2013 11:34 WIB
Rocker Ini Alami Perdarahan Otak karena Nonton Film Porno
-
Kamis, 20/06/2013 12:28 WIB
Gara-gara Alergi Nikel, Wanita Ini Tak Bisa Memakai Bra
-
Kamis, 20/06/2013 10:33 WIB
5 Gerakan Sederhana untuk Merampingkan Betis
-
Kamis, 20/06/2013 10:02 WIB
Kisah Wanita yang Nyaris Gugurkan Kandungannya Demi Tubuh Langsing
-
Kamis, 20/06/2013 12:58 WIB
Tempat Penitipan Ini Diduga Beri Kue Campur Obat Tidur ke Anak-anak
-
Kamis, 20/06/2013 10:45 WIB
Kisah Bronagh Waugh, Tetap Cantik Meski Memiliki Eksim di Kulitnya
-
Kamis, 20/06/2013 09:00 WIB
Risiko Kanker Ovarium Bisa Didapat dari Rutin Pakai Bedak Talc
-
Kamis, 20/06/2013 11:00 WIB
Tak Perlu Jauh-jauh, 6 Tempat Ini Bisa Jadi Pilihan untuk Meditasi
-
35 Komentar
-
18 Komentar
-
16 Komentar
-
16 Komentar
-
15 Komentar
-
12 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Rabu, 19/06/2013 18:55 WIB
Jika Tak Diatasi, Ngorok Bisa Rusak Kehidupan Seks
-
Rabu, 19/06/2013 16:03 WIB
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_5.gif)



