Orang yang Jalannya Cepat Lebih Panjang Umur
Selasa, 22/01/2013 07:30 WIB
(Foto: thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Ketika sedang berjalan menuju suatu tempat, ada baiknya jika Anda mempercepat langkah kaki Anda meski sedang tidak dalam keadaan tergesa-gesa. Suatu penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang jalannya cepat, akan lebih panjang umur hingga 8 tahun.
Baru-baru ini, Stephanie Studenski, MD, seorang profesor kedokteran di University of Pittsburgh mempelajari apakah kecepatan berjalan seseorang terkait dengan kesehatan dan vitalitasnya. Stephanie memimpin penelitian yang melibatkan lebih dari 34.000 orang dewasa.
Penelitian awal dilakukan dengan mengukur waktu berjalan yang diperlukan oleh masing-masing peserta penelitian untuk menempuh jarak sekitar 13 meter. Studi tersebut terus memantau kesehatan peserta selama 21 tahun, yang melakukan pengukuran ulang secara berkala selama periode studi tersebut.
Tim peneliti menemukan bahwa seseorang yang berjalan lebih cepat daripada rekan-rekannya, merupakan indikator bahwa kesehatannya lebih baik dan lebih panjang umur. Hasil ini telah memperhitungkan beberapa faktor lain seperti usia dan jenis kelamin.
"Kecepatan gerak tampaknya bersifat linear terhadap prediksi usia kehidupan seseorang," kata Studenksi, seperti dilansir mensfitness, Selasa (22/1/2013).
Penelitian ini menunjukkan orang yang berjalan lebih cepat secara alami akan lebih sehat dibandingkan orang lain yang berjalan lebih lambat, terutama di kalangan orang tua. Beberapa penelitian lain juga telah menunjukkan bahwa berjalan lebih cepat dapat memperpanjang usia.
Studi lain yang dilakukan oleh tim Studenski juga menunjukkan bahwa orang yang berupaya meningkatkan kecepatan langkahnya selama lebih dari setahun, memiliki kesempatan untuk hidup lebih lama hingga 8 tahun berikutnya dibandingkan dengan orang yang tidak mempercepat langkahnya.
(vit/vit)
Baru-baru ini, Stephanie Studenski, MD, seorang profesor kedokteran di University of Pittsburgh mempelajari apakah kecepatan berjalan seseorang terkait dengan kesehatan dan vitalitasnya. Stephanie memimpin penelitian yang melibatkan lebih dari 34.000 orang dewasa.
Penelitian awal dilakukan dengan mengukur waktu berjalan yang diperlukan oleh masing-masing peserta penelitian untuk menempuh jarak sekitar 13 meter. Studi tersebut terus memantau kesehatan peserta selama 21 tahun, yang melakukan pengukuran ulang secara berkala selama periode studi tersebut.
Tim peneliti menemukan bahwa seseorang yang berjalan lebih cepat daripada rekan-rekannya, merupakan indikator bahwa kesehatannya lebih baik dan lebih panjang umur. Hasil ini telah memperhitungkan beberapa faktor lain seperti usia dan jenis kelamin.
"Kecepatan gerak tampaknya bersifat linear terhadap prediksi usia kehidupan seseorang," kata Studenksi, seperti dilansir mensfitness, Selasa (22/1/2013).
Penelitian ini menunjukkan orang yang berjalan lebih cepat secara alami akan lebih sehat dibandingkan orang lain yang berjalan lebih lambat, terutama di kalangan orang tua. Beberapa penelitian lain juga telah menunjukkan bahwa berjalan lebih cepat dapat memperpanjang usia.
Studi lain yang dilakukan oleh tim Studenski juga menunjukkan bahwa orang yang berupaya meningkatkan kecepatan langkahnya selama lebih dari setahun, memiliki kesempatan untuk hidup lebih lama hingga 8 tahun berikutnya dibandingkan dengan orang yang tidak mempercepat langkahnya.
(vit/vit)
Baca Juga
- Musik Bertempo Cepat Paling Bahaya Saat Didengarkan Sambil Mengemudi
- Pulau Ikaria, Pulau 'Hidup Kekal' Tempat Orang-orang Berumur 1 Abad
- Sinar Matahari, Rahasia Jiroemon Kimura Jadi Pria Tertua di Dunia
- Siapa Bilang Harus Kurus? Gemuk Sedikit Justru Lebih Sehat
- Menunjukkan Amarah Juga Bagus untuk Memperpanjang Umur
- Suka Musik? Jadi Anak Band 2 Kali Lebih Sehat Dibanding Solo Karir
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Sabtu,25/05/2013 16:15 WIB
Ssst, Ini yang Mungkin Belum Anda Tahu tentang Ms V
-
Sabtu,25/05/2013 14:07 WIB
Dikira Sombong, Brad Pitt Idap Penyakit Langka Sulit Kenali Wajah
-
Sabtu,25/05/2013 12:04 WIB
Tak Hanya Sehat, Olahraga Juga Bikin Pintar Lho
-
Sabtu,25/05/2013 11:04 WIB
Sindrom Da Costa, 'Sakit Jantung' Yang Disebabkan Kecemasan
-
Sabtu,25/05/2013 10:03 WIB
Ini Dia Terapi Baru Buatan Jepang untuk Kanker Payudara
-
Sabtu,25/05/2013 08:10 WIB
Percuma Olahraga Kalau Malas Bersih-bersih Sehabis Berkeringat
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Sabtu, 25/05/2013 16:03 WIB
Ssst, Ini yang Mungkin Belum Anda Tahu tentang Ms V
-
Sabtu, 25/05/2013 13:58 WIB
Dikira Sombong, Brad Pitt Idap Penyakit Langka Sulit Kenali Wajah
-
Sabtu, 25/05/2013 08:10 WIB
Percuma Olahraga Kalau Malas Bersih-bersih Sehabis Berkeringat
-
Sabtu, 25/05/2013 11:53 WIB
Tak Hanya Sehat, Olahraga Juga Bikin Pintar Lho
-
Jumat, 24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Sabtu, 25/05/2013 09:54 WIB
Ini Dia Terapi Baru Buatan Jepang untuk Kanker Payudara
-
Sabtu, 25/05/2013 11:04 WIB
Sindrom Da Costa, 'Sakit Jantung' Yang Disebabkan Kecemasan
-
Jumat, 24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
12 Komentar
-
12 Komentar
-
9 Komentar
-
8 Komentar
-
8 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

