Awas, Orang yang Merasa Kesepian Gampang Sakit
Selasa, 22/01/2013 10:56 WIB
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Obat Kumur Bisa Kurangi Plak, Tapi Tetap Tak Bisa Gantikan Sikat Gigi
Orang Obesitas Bisa Kena Sakit Gula Kalau Lewatkan Sarapan
Venezuela akan Larang Bayi Diberi Minum dengan Botol Susu
Bukan Pornografi, Foto Mastektomi Boleh Di-upload di Facebook
Diminta Stop Iklan Rokok Lewat Petisi, Ini Tanggapan Kominfo
Jakarta, Mungkin ini adalah semacam nasihat kepada para jomblo agar tidak meratapi kesendiriannya. Sebab merasa sendiri dan kesepian ternyata tidak bagus bagi kesehatan. Sebuah penelitian menemukan bahwa akibatnya bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh.
Menurut penelitian yang dilakukan Ohio State University, kesepian dapat membebani sistem kekebalan tubuh seperti halnya stres kronis. Rasa kesepian dapat mengaktifkan virus herpes pada seseorang dan memunculkan gejala lain yang berkaitan dengan stres kronis.
Para peneliti mengamati bahwa kesepian meningkatkan produksi protein tertentu di dalam tubuh. Protein ini diproduksi dalam tubuh ketika terjadi peradangan dan pada akhirnya bisa memicu banyak penyakit seperti jantung koroner, diabetes tipe 2, arthritis dan Alzheimer. Protein ini juga berkaitan dengan proses penuaan.
"Hubungan yang buruk kualitasnya dikaitkan dengan sejumlah gangguan kesehatan, termasuk kematian prematur dan segala macam penyakit yang sangat serius. Orang-orang yang kesepian jelas merasa seolah berada dalam hubungan yang berkualitas buruk," kata peneliti, Lisa Jaremka seperti dilansir Counsel and Heal, Selasa (22/1/2013).
Sebelum sampai pada kesimpulan ini, Jaremka meneliti 200 relawan yang telah berhasil sembuh dari kanker payudara. Relawan ini rata-rata berusia 51 tahun. Interval waktu antara selesainya pengobatan dan keikutsertaan dalam penelitian ini adalah sekitar 2 bulan - 3 tahun.
Semua sampel darah relawan dikumpulkan dan respon kekebalan tubuhnya terhadap antibodi Epstein-Barr dan sitomegalovirus juga ikut diteliti. Kedua virus ini merupakan jenis virus herpes. Keunikan dari virus ini adalah bisa tidak aktif dan dapat diaktifkan kembali.
Pada proses aktif kembali atau reaktifasi, terjadi peningkatan antibodi dalam sistem kekebalan tubuh walau tidak menunjukkan gejala yang jelas. Proses ini menunjukkan adanya masalah pada pengaturan sistem kekebalan tubuh seluler.
"Kami melihat peradangan lebih banyak terjadi pada orang yang merasa kesepian daripada yang tidak merasa kesepian. Penting juga untuk diingat, bahwa orang-orang yang merasa sangat terhubung secara sosial mendapatkan dampak yang lebih positif," pungkas Jaremka.
(pah/vit)
Menurut penelitian yang dilakukan Ohio State University, kesepian dapat membebani sistem kekebalan tubuh seperti halnya stres kronis. Rasa kesepian dapat mengaktifkan virus herpes pada seseorang dan memunculkan gejala lain yang berkaitan dengan stres kronis.
Para peneliti mengamati bahwa kesepian meningkatkan produksi protein tertentu di dalam tubuh. Protein ini diproduksi dalam tubuh ketika terjadi peradangan dan pada akhirnya bisa memicu banyak penyakit seperti jantung koroner, diabetes tipe 2, arthritis dan Alzheimer. Protein ini juga berkaitan dengan proses penuaan.
"Hubungan yang buruk kualitasnya dikaitkan dengan sejumlah gangguan kesehatan, termasuk kematian prematur dan segala macam penyakit yang sangat serius. Orang-orang yang kesepian jelas merasa seolah berada dalam hubungan yang berkualitas buruk," kata peneliti, Lisa Jaremka seperti dilansir Counsel and Heal, Selasa (22/1/2013).
Sebelum sampai pada kesimpulan ini, Jaremka meneliti 200 relawan yang telah berhasil sembuh dari kanker payudara. Relawan ini rata-rata berusia 51 tahun. Interval waktu antara selesainya pengobatan dan keikutsertaan dalam penelitian ini adalah sekitar 2 bulan - 3 tahun.
Semua sampel darah relawan dikumpulkan dan respon kekebalan tubuhnya terhadap antibodi Epstein-Barr dan sitomegalovirus juga ikut diteliti. Kedua virus ini merupakan jenis virus herpes. Keunikan dari virus ini adalah bisa tidak aktif dan dapat diaktifkan kembali.
Pada proses aktif kembali atau reaktifasi, terjadi peningkatan antibodi dalam sistem kekebalan tubuh walau tidak menunjukkan gejala yang jelas. Proses ini menunjukkan adanya masalah pada pengaturan sistem kekebalan tubuh seluler.
"Kami melihat peradangan lebih banyak terjadi pada orang yang merasa kesepian daripada yang tidak merasa kesepian. Penting juga untuk diingat, bahwa orang-orang yang merasa sangat terhubung secara sosial mendapatkan dampak yang lebih positif," pungkas Jaremka.
(pah/vit)
Baca Juga
- Wow! Rumah Sakit Ini Punya 'Bangsal Seks' VIP
- 'Jangan Duduk di Ranjang Pasien Saat Menjenguk ke Rumah Sakit'
- 1,4 Juta Orang Meninggal Tiap Hari Karena Tertular Infeksi di RS
- Gara-gara Manajemen, 1.200 Pasien RS di Inggris Meninggal Sia-sia
- Alami Pembekuan Darah, Hillary Clinton Diimbau Hindari Makanan Ini
- Biaya Kesehatan Mahal, Lansia di Jerman Banyak Dibuang ke Luar Negeri
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,19/06/2013 17:09 WIB
Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi Jika Ibu Hamil Tidur Ngorok
-
Rabu,19/06/2013 16:43 WIB
Ini Dia Perangkat-perangkat Anti Pencabulan
-
Rabu,19/06/2013 16:37 WIB
Ada Permenkes Gula Garam Lemak, Gerai Fast Food Wajib Cantumkan Nilai Gizi
-
Rabu,19/06/2013 16:03 WIB
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Rabu,19/06/2013 15:32 WIB
Dokter yang Keluar dari Rumah Sakit Demi Obati Penyakit Kemiskinan
-
Rabu,19/06/2013 15:17 WIB
Inilah Cara Cerdik Agar Konsumsi Gula, Lemak, dan Garam Tak Berlebihan
-
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Mengapa Suara Mengorok Bisa Berbeda-beda?
-
Terus-terusan Tidur Ngorok? Ini Dampaknya
-
Ini Dampaknya Jika Anak Sering Tidur Mendengkur
-
Jangan Anggap Enteng, Mengorok Bisa Picu Sakit Jantung
-
Pasangan Anda Tidur Mengorok? Lakukan Langkah Ini Agar Tak Terganggu
-
Rabu, 19/06/2013 16:03 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Rabu, 19/06/2013 14:30 WIB
Tes Darah Ini Bisa Deteksi Kanker Mulut dan Tenggorokan Akibat Seks Oral
-
Rabu, 19/06/2013 15:22 WIB
Dokter yang Keluar dari Rumah Sakit Demi Obati Penyakit Kemiskinan
-
Rabu, 19/06/2013 15:17 WIB
Inilah Cara Cerdik Agar Konsumsi Gula, Lemak, dan Garam Tak Berlebihan
-
Rabu, 19/06/2013 14:01 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Terus-terusan Tidur Ngorok? Ini Dampaknya
-
Rabu, 19/06/2013 15:05 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Mengapa Suara Mengorok Bisa Berbeda-beda?
-
Rabu, 19/06/2013 13:36 WIB
Anak Lelaki Belajar Pipis Sendiri? Ajarkan Juga Cara Mengamankan Mr P
-
Rabu, 19/06/2013 13:08 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Ini Dampaknya Jika Anak Sering Tidur Mendengkur
-
35 Komentar
-
18 Komentar
-
16 Komentar
-
16 Komentar
-
15 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Rabu, 19/06/2013 11:08 WIB
Pasangan Anda Tidur Mengorok? Lakukan Langkah Ini Agar Tak Terganggu
-
Rabu, 19/06/2013 10:33 WIB
Meski Tak Bisa Melihat, Ini 7 Tunanetra Paling Mengagumkan di Dunia
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_5.gif)



