Berhenti Merokok di Usia Berapa pun dapat Memperpanjang Usia
Jumat, 25/01/2013 18:30 WIB
(Foto: ThinkStock)
Berita Lainnya
Jakarta, Kebiasaan merokok dapat meningkatkan berbagai risiko penyakit dan bahkan kematian dini. Merokok bahkan dapat mengurangi usia harapan hidup seseorang hingga 10 tahun, sehingga berhentilah merokok dari sekarang untuk mengembalikan harapan hidup Anda.
Berdasarkan hasil penelitian terbaru yang dipublikasikan hari Rabu (23/1) lalu dalam New England Journal of Medicine, menunjukkan bahwa orang-orang yang menghentikan kebiasaan merokok pada usia 40 tahun dapat mengurangi risiko kematian yang berhubungan dengan rokok hingga 90 persen dan meningkatkan harapan untuk kembali hidup sehat.
Orang-orang yang berhenti merokok pada usia 45 hingga 54 tahun dapat menambah usia harapan hidupnya hingga sekitar 6 tahun, dibandingkan dengan orang-orang yang masih melanjutkan kebiasaannya merokok.
Sementara orang yang berhenti merokok pada usia 55 sampai 64 tahun, dapat menambah usia harapan hidupnya hingga sekitar 4 tahun. Bayangkan jika Anda menghentikan kebiasaan merokok lebih dini, usia harapan hidup Anda akan bertambah lebih banyak lagi.
"Banyak perokok yang berpikir bahwa berhenti merokok setelah melakukan kebiasaan tersebut selama 20 sampai 30 tahun tidak akan ada gunanya sama sekali. Padahal tidak ada kata terlambat untuk menghentikan kebiasaan merokok di usia berapa pun," kata Dr. Prabhat Jha, pemimpin penelitian dari St. Michael's Hospital di Toronto.
Meskipun risiko kematian terkait merokok lebih rendah, perokok masih tetap terancam oleh risiko masalah kesehatan yang serius, termasuk kanker paru-paru, serangan jantung, stroke dan penyakit pernafasan, dibandingkan dengan orang yang tidak pernah merokok.
"Hal tersebut disebabkan karena nikotin dalam rokok meninggalkan beberapa kerusakan pada organ tubuh ketika Anda menjadi mantan perokok," kata Jha, seperti dilansir theglobalandmail, Jumat (25/1/2013).
Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 113.000 wanita dan 88.000 pria yang berusia lebih dari 25 tahun. Peneliti memeriksa riwayat kesehatan dan kebiasaan merokok masing-masing peserta. Peserta penelitian diikuti selama puluhan tahun masa studi.
Para peneliti menemukan bahwa angka kematian yang berhubungan dengan merokok sama besarnya, terlepas dari jenis kelamin. Studi baru menunjukkan bahwa kebiasaan merokok yang terus dilakukan selama seumur hidup seseorang, dapat mengurangi usia harapan hidupnya hingga sekitar satu dekade atau 10 tahun.
"Sehingga tampak jelas bahwa seseorang yang tidak merokok sama sekali akan hidup 10 tahun lebih lama dari perokok," kata Margaret Bernhardt-Lowdon, juru bicara dari Canadian Lung Association yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.
(vit/vit)
Berdasarkan hasil penelitian terbaru yang dipublikasikan hari Rabu (23/1) lalu dalam New England Journal of Medicine, menunjukkan bahwa orang-orang yang menghentikan kebiasaan merokok pada usia 40 tahun dapat mengurangi risiko kematian yang berhubungan dengan rokok hingga 90 persen dan meningkatkan harapan untuk kembali hidup sehat.
Orang-orang yang berhenti merokok pada usia 45 hingga 54 tahun dapat menambah usia harapan hidupnya hingga sekitar 6 tahun, dibandingkan dengan orang-orang yang masih melanjutkan kebiasaannya merokok.
Sementara orang yang berhenti merokok pada usia 55 sampai 64 tahun, dapat menambah usia harapan hidupnya hingga sekitar 4 tahun. Bayangkan jika Anda menghentikan kebiasaan merokok lebih dini, usia harapan hidup Anda akan bertambah lebih banyak lagi.
"Banyak perokok yang berpikir bahwa berhenti merokok setelah melakukan kebiasaan tersebut selama 20 sampai 30 tahun tidak akan ada gunanya sama sekali. Padahal tidak ada kata terlambat untuk menghentikan kebiasaan merokok di usia berapa pun," kata Dr. Prabhat Jha, pemimpin penelitian dari St. Michael's Hospital di Toronto.
Meskipun risiko kematian terkait merokok lebih rendah, perokok masih tetap terancam oleh risiko masalah kesehatan yang serius, termasuk kanker paru-paru, serangan jantung, stroke dan penyakit pernafasan, dibandingkan dengan orang yang tidak pernah merokok.
"Hal tersebut disebabkan karena nikotin dalam rokok meninggalkan beberapa kerusakan pada organ tubuh ketika Anda menjadi mantan perokok," kata Jha, seperti dilansir theglobalandmail, Jumat (25/1/2013).
Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 113.000 wanita dan 88.000 pria yang berusia lebih dari 25 tahun. Peneliti memeriksa riwayat kesehatan dan kebiasaan merokok masing-masing peserta. Peserta penelitian diikuti selama puluhan tahun masa studi.
Para peneliti menemukan bahwa angka kematian yang berhubungan dengan merokok sama besarnya, terlepas dari jenis kelamin. Studi baru menunjukkan bahwa kebiasaan merokok yang terus dilakukan selama seumur hidup seseorang, dapat mengurangi usia harapan hidupnya hingga sekitar satu dekade atau 10 tahun.
"Sehingga tampak jelas bahwa seseorang yang tidak merokok sama sekali akan hidup 10 tahun lebih lama dari perokok," kata Margaret Bernhardt-Lowdon, juru bicara dari Canadian Lung Association yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.
(vit/vit)
Baca Juga
- Wamenkes Sumbang Suara untuk Sosialisasi PP Tembakau
- Awas! Denda Rp 50 Juta Bagi yang Merokok Sembarangan
- Menkes: Jangan Benci Perokok, Sayangi Mereka
- Menkes: Rokok adalah Pembunuh yang Bikin Sengsara
- Ini Alasan Perlunya PP Khusus tentang Tembakau
- Jumlah Perokok Meningkat Akibat Iklan, Promosi dan Sponsor
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Jumat,24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat,24/05/2013 19:31 WIB
Studi: Air Mata Perempuan 'Membunuh' Gairah Seksual Pria
-
Jumat,24/05/2013 19:16 WIB
Belajar Dari Kuba, 2020 Jakarta Targetkan Bebas DBD
-
Jumat,24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat,24/05/2013 18:32 WIB
Berdamai dengan Maut, Profesor Ajarkan Cara Menulis Surat Bunuh Diri
-
Jumat,24/05/2013 18:17 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Jumat, 24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat, 24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat, 24/05/2013 18:09 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
Jumat, 24/05/2013 19:31 WIB
Studi: Air Mata Perempuan 'Membunuh' Gairah Seksual Pria
-
Jumat, 24/05/2013 17:59 WIB
Ini 6 Efek Negatif Rokok Pada Rambut dan Kulit, Masih Mau Merokok?
-
Jumat, 24/05/2013 18:24 WIB
Berdamai dengan Maut, Profesor Ajarkan Cara Menulis Surat Bunuh Diri
-
Jumat, 24/05/2013 16:07 WIB
5 Karakteristik Nyeleneh yang Dimiliki Orang Jenius
-
Jumat, 24/05/2013 15:36 WIB
Remaja dan Kesehatan Reproduksi
Sejak Mimpi Basah, Remaja Pria Sudah 'Bahaya' Bagi Lawan Jenis
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

