Tak Mau Dibilang Pemalas, Lisa Turunkan Bobot Tubuh 36 Kg
Senin, 28/01/2013 12:15 WIB
Before
After
Berita Lainnya
Berat Badan Turun 45 Kg Setelah Didiagnosis Diabetes Tipe 2
Karena Tangisan Istri, Berat Badan Marlon Turun 112,5 Kg
Gara-gara Badan Gemuknya Diprotes Anak, Annette Turunkan Bobot 72 Kg
Anak Diganggu di Sekolah, Ukuran Baju Sang Ibu Turun dari 32 Jadi 12
Tak Ingin Stroke Seperti Sang Ibu, Janaye Turunkan Berat Badan 55 Kg
Jakarta, Lisa Fox (49) mulai mengalami peningkatan berat badan ketika ia berusia 30-40 tahun hingga mencapai berat 101 kg. Karena takut orang berpikir ia adalah perempuan malas, Lisa pun menurunkan berat badannya sebanyak 36 kg.
Berat badannya meningkat karena ia akan mengonsumsi apapun yang diinginkannya, tanpa memberikan batasan untuk gula atau lemak. Ditambah tidak adanya olahraga yang ia lakukan.
Ketika ia lulus sekolah menengah atas berat badannya hanya 58,5 kg. Tapi sekitar 2 tahun lalu ia tidak menyadari bahwa bobot tubuhnya sudah merambat naik hingga lebih dari 100 kg.
Beberapa kali Lisa pernah mencoba melakukan berbagai program penurunan berat badan, tapi hal itu hanya berlangsung selama beberapa bulan saja karena ia mulai merasa bosan, sehingga tidak menunjukkan hasil. Lama kelamaan ia merasa sangat khawatir dengan bobot tubuhnya yang sudah melebihi 100 kg. Lisa merasa seperti orang yang 'tidak terlihat' di hadapan orang lain. Ia bahkan berpikir orang-orang akan memiliki asumsi bahwa dirinya adalah seorang pemalas.
Seorang temannya berhasil sukses menurunkan berat badan setelah bergabung dengan program Slimming World, sehingga kala itu ia berpikir untuk mulai mencobanya. Hal yang ia suka dari program ini adalah tidak harus menghitung segala sesuatu yang dikonsumsi, karena dia tidak menikmati hal tersebut.
Ia melakukan pola makan sehat dan memandang makanan dengan cara berbeda, sehingga bisa membuatnya tetap merasa kenyang dalam jangka waktu lebih lama, tapi tidak merasa kekurangan atau kelaparan. Lisa pun kini mulai rutin melakukan olahraga setidaknya 5 hari dalam seminggu. Terkadang Lisa dan pasangan pergi berjalan bersama, bersepeda berang dan juga menikmati yoga.
Usaha mengubah pola makan dan olahraga yang dijalani Lisa berbuah manis, berat badannya turun sebanyak 36 kg. Kini dengan tinggi badan 160 cm, Lisa berhasil memiliki bobot tubuh 65 kg.
Kesenangan lain yang didapat Lisa adalah ia tidak lagi memiliki perasaan tidak nyaman, bisa berbelanja untuk pakaian jenis apapun. Selain itu dia juga lebih mudah bersosialisasi dan jauh lebih energik karena aktivitas fisik yang dulu sulit dilakukan kini tak lagi menghambatnya.
Kunci kesuksesan lain yang dirasakan oleh Lisa adalah adanya dukungan dari sahabat dan orang sekitar, saran dari anggota lain, serta bersama-sama membuat tips dalam mengatasi hambatan yang ada.
Sumber : HuffingtonPost
(ver/vit)
Berat badannya meningkat karena ia akan mengonsumsi apapun yang diinginkannya, tanpa memberikan batasan untuk gula atau lemak. Ditambah tidak adanya olahraga yang ia lakukan.
Ketika ia lulus sekolah menengah atas berat badannya hanya 58,5 kg. Tapi sekitar 2 tahun lalu ia tidak menyadari bahwa bobot tubuhnya sudah merambat naik hingga lebih dari 100 kg.
Beberapa kali Lisa pernah mencoba melakukan berbagai program penurunan berat badan, tapi hal itu hanya berlangsung selama beberapa bulan saja karena ia mulai merasa bosan, sehingga tidak menunjukkan hasil. Lama kelamaan ia merasa sangat khawatir dengan bobot tubuhnya yang sudah melebihi 100 kg. Lisa merasa seperti orang yang 'tidak terlihat' di hadapan orang lain. Ia bahkan berpikir orang-orang akan memiliki asumsi bahwa dirinya adalah seorang pemalas.
Seorang temannya berhasil sukses menurunkan berat badan setelah bergabung dengan program Slimming World, sehingga kala itu ia berpikir untuk mulai mencobanya. Hal yang ia suka dari program ini adalah tidak harus menghitung segala sesuatu yang dikonsumsi, karena dia tidak menikmati hal tersebut.
Ia melakukan pola makan sehat dan memandang makanan dengan cara berbeda, sehingga bisa membuatnya tetap merasa kenyang dalam jangka waktu lebih lama, tapi tidak merasa kekurangan atau kelaparan. Lisa pun kini mulai rutin melakukan olahraga setidaknya 5 hari dalam seminggu. Terkadang Lisa dan pasangan pergi berjalan bersama, bersepeda berang dan juga menikmati yoga.
Usaha mengubah pola makan dan olahraga yang dijalani Lisa berbuah manis, berat badannya turun sebanyak 36 kg. Kini dengan tinggi badan 160 cm, Lisa berhasil memiliki bobot tubuh 65 kg.
Kesenangan lain yang didapat Lisa adalah ia tidak lagi memiliki perasaan tidak nyaman, bisa berbelanja untuk pakaian jenis apapun. Selain itu dia juga lebih mudah bersosialisasi dan jauh lebih energik karena aktivitas fisik yang dulu sulit dilakukan kini tak lagi menghambatnya.
Kunci kesuksesan lain yang dirasakan oleh Lisa adalah adanya dukungan dari sahabat dan orang sekitar, saran dari anggota lain, serta bersama-sama membuat tips dalam mengatasi hambatan yang ada.
Sumber : HuffingtonPost
(ver/vit)
Anda punya pengalaman diet yang menginspirasi? Silakan berbagi pengalaman Anda, dan jangan lupa sertakan foto sebelum dan sesudah diet di Sini
Baca Juga
- Berat Badan Turun 45 Kg Setelah Didiagnosis Diabetes Tipe 2
- Karena Tangisan Istri, Berat Badan Marlon Turun 112,5 Kg
- Gara-gara Badan Gemuknya Diprotes Anak, Annette Turunkan Bobot 72 Kg
- Anak Diganggu di Sekolah, Ukuran Baju Sang Ibu Turun dari 32 Jadi 12
- Tak Ingin Stroke Seperti Sang Ibu, Janaye Turunkan Berat Badan 55 Kg
- Ubah Mindset, Berat Badan Ratih Turun 34 Kg dengan Hypnoslimming
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Sabtu,18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu,18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Sabtu,18/05/2013 13:02 WIB
Tanaman Kakao Berpotensi Jadi Obat Flu Burung
-
Sabtu,18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu,18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu,18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Sabtu, 18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu, 18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu, 18/05/2013 07:53 WIB
5 Kesalahan Terbesar Orang Saat Makan dan Olahraga
-
Sabtu, 18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu, 18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Jumat, 17/05/2013 19:00 WIB
Bertengkar dengan Kekasih, Pria Ini Nekat Potong Penisnya Sendiri
-
Jumat, 17/05/2013 19:30 WIB
Baru Periksa Setelah 8 Bulan Testisnya Benjol, Pria Ini Akhirnya Tewas
-
Sabtu, 18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 17/05/2013 08:00 WIB
Anak Bersikap Agresif? Ini Dia Faktor Pemicunya
-
Jumat, 17/05/2013 07:45 WIB
Peneliti Unair Obati Pasien HIV dengan Propolis Lebah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

