detikhealth

Ayo Makan! Suka Menunda Makan Siang Bisa Bikin Gemuk Lho

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Rabu, 30/01/2013 12:27 WIB
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Keberhasilan program menurunkan berat badan tidak hanya tergantung pada apa yang dimakan, tetapi juga kapan seseorang makan. Makan siang misalnya, sebaiknya tidak ditunda hingga lebih dari jam 3 sore karena bisa bikin cepat gemuk.

Hal itu terungkap dalam sebuah penelitian di Brigham and Women's Hospital yang melibatkan 420 orang dengan masalah berat badan. Semua partisipan yang dilibatkan mengalami kelebihan berat badan, bahkan sebagian telah masuk kategori obesitas.

Pada partisipan dilibatkan dalam program diet yang sama selama kurun waktu 20 pekan. Pengaturan porsi dan menu makan dibuat sama, tetapi jadwalnya tidak ditentukan. Termasuk makan siang, ada yang makan siangnya tepat waktu dan ada yang sering terlambat.

Hasil pengamatan menunjukkan, partisipan yang terbiasa makan siang tepat waktu cenderung lebih berhasil menurunkan berat badan. Partisipan yang makan sebelum jam 3 sore turun 2,3 kg lebih banyak dibanding partisipan yang makan siangnya setelah jam 3 sore.

Perbedaan ini tetap teramati meski sudah disesuaikan dengan faktor lainnya seperti asupan kaloti, serta komposisi hormonal terutama leptin dan ghrelin yang berhubungan dengan nafsu makan. Hal itu menunjukkan, waktu makan siang menjadi faktgor independen yang mempengaruhi berat badan.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa waktu makan itu sendiri bisa memerankan peran penting dalam pengaturan berat badan," kata salah seorang peneliti, Marta Garaulet dari University of Murcia, seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (30/1/2013).

Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa paritisipan yang sering menunda makan siang cenderung suka melewatkan sarapan. Seperti diketahui, menghindari sarapan justru tidak baik untuk program diet karena asupan makan di pagi hari penting untuk menjaga metabolisme.


(up/vit)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit