Heboh Permen Karet Pembangkit Libido
Adakah Cara Efektif Perangi Obat Perangsang Ilegal di Internet?
Jumat, 01/02/2013 13:38 WIB
Permen perangsang yang dijual di kios (Foto: Agus / detikHealth)
Berita Lainnya
Jakarta, Pemblokiran terhadap situs-situs penjual obat perangsang ilegal dirasa kurang efektif untuk memerangi hal ini. Jika seperti itu, adakah cara yang efektif memerangi penjualan obat perangsang ilegal?
"Orangnya atau pengkonsumsi yang harus dipinterin," ujar Donny BU peneliti senior Information and Communication Technology (ICT) Watch saat dihubungi detikHealth, Jumat (1/2/2013).
Donny mengungkapkan budaya di sini terlalu menabukan banyak hal. Jika informasi yang ingin didapat oleh masyarakat ditutupi, maka akan ada banyak orang yang justru mencarinya di internet.
"Kenapa orang lari ke internet dan ketipu? Karena mereka nggak tahu cari informasi yang valid ke mana dan merasa malu," ujar Donny yang juga pegiat gerakan Internet Sehat.
Alasan sebagian besar orang mencari-cari di internet karena merasa lebih privasi dan tidak harus bertemu dengan orang-orang. Mereka bisa akses tanpa perlu malu-malu dan membeli obat tersebut.
"Kalau dengan filtering itu bisa saja tapi nggak efektif, cari cara lain, harus ada informasi alternatif untuk itu. Yang paling penting kalau ada konten negatif harus diimbangi dengan bikin konten positif untuk melawannya," ungkap Donny.
Misalnya jika ada konten yang menjual obat perangsang ilegal maka berikan konten untuk melawannya seperti berisi apa saja bahaya dari obat tersebut dan bagaimana meningkatkan gairah selain melalui obat, seperti olahraga.
Permen karet pembangkit gairah seks ini diketahui tidak memiliki izin edar dari BPOM, namun sayangnya sudah banyak dijual di internet dan bahkan terhitung laris penjualannya.
Karena permen ini kebanyakan dijual di internet, BPOM akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika guna memblokir situs-situs yang menjualnya, serta dengan Bareskrim Polri dalam memberantas obat-obat ilegal yang dijual lewat internet.
(ver/vit)
"Orangnya atau pengkonsumsi yang harus dipinterin," ujar Donny BU peneliti senior Information and Communication Technology (ICT) Watch saat dihubungi detikHealth, Jumat (1/2/2013).
Donny mengungkapkan budaya di sini terlalu menabukan banyak hal. Jika informasi yang ingin didapat oleh masyarakat ditutupi, maka akan ada banyak orang yang justru mencarinya di internet.
"Kenapa orang lari ke internet dan ketipu? Karena mereka nggak tahu cari informasi yang valid ke mana dan merasa malu," ujar Donny yang juga pegiat gerakan Internet Sehat.
Alasan sebagian besar orang mencari-cari di internet karena merasa lebih privasi dan tidak harus bertemu dengan orang-orang. Mereka bisa akses tanpa perlu malu-malu dan membeli obat tersebut.
"Kalau dengan filtering itu bisa saja tapi nggak efektif, cari cara lain, harus ada informasi alternatif untuk itu. Yang paling penting kalau ada konten negatif harus diimbangi dengan bikin konten positif untuk melawannya," ungkap Donny.
Misalnya jika ada konten yang menjual obat perangsang ilegal maka berikan konten untuk melawannya seperti berisi apa saja bahaya dari obat tersebut dan bagaimana meningkatkan gairah selain melalui obat, seperti olahraga.
Permen karet pembangkit gairah seks ini diketahui tidak memiliki izin edar dari BPOM, namun sayangnya sudah banyak dijual di internet dan bahkan terhitung laris penjualannya.
Karena permen ini kebanyakan dijual di internet, BPOM akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika guna memblokir situs-situs yang menjualnya, serta dengan Bareskrim Polri dalam memberantas obat-obat ilegal yang dijual lewat internet.
(ver/vit)
Baca Juga
- Tak Cuma di Internet, Permen Karet Perangsang Libido Juga Ada di Jatinegara!
- Kominfo Akui Tak Mudah Blokir Situs Penjual Permen Karet Pembangkit Libido
- ICT Watch: Blokir Situs Penjual Permen Karet Perangsang Ilegal Tidak Efektif
- Kominfo: 36 Situs Penjual Permen Karet Pembangkit Libido Sudah Diblokir
- Penjual: Perempuan Paling Banyak Pakai Permen Karet Pembangkit Libido
- Gawat, Permen Karet Pembangkit Libido Sering untuk Pelecehan Seks!
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kamis,23/05/2013 20:00 WIB
Karena Stres, Wanita Jadi Tak Subur dan Hilang Cantiknya
-
Kamis,23/05/2013 19:31 WIB
Kecanduan Gadget Kacaukan Pola Tidur Manusia Moderen
-
Kamis,23/05/2013 19:02 WIB
Fokus Penuhi Keinginan Si Dia Bikin Anda Makin Bergairah Lho
-
Kamis,23/05/2013 18:33 WIB
Takut Dipakai Selingkuh, Viagra Buat Wanita Belum Boleh Dipasarkan
-
Kamis,23/05/2013 18:15 WIB
Normalkah Jika Suami Menuntut Berhubungan Seksual Setiap Hari?
-
Kamis,23/05/2013 18:05 WIB
Wah, Posisi Bercinta Bisa Menunjukkan Kepribadian Seseorang
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Kamis, 23/05/2013 20:00 WIB
Karena Stres, Wanita Jadi Tak Subur dan Hilang Cantiknya
-
Kamis, 23/05/2013 18:10 WIB
Normalkah Jika Suami Menuntut Berhubungan Seksual Setiap Hari?
-
Kamis, 23/05/2013 18:05 WIB
Wah, Posisi Bercinta Bisa Menunjukkan Kepribadian Seseorang
-
Kamis, 23/05/2013 18:33 WIB
Takut Dipakai Selingkuh, Viagra Buat Wanita Belum Boleh Dipasarkan
-
Kamis, 23/05/2013 19:02 WIB
Fokus Penuhi Keinginan Si Dia Bikin Anda Makin Bergairah Lho
-
Kamis, 23/05/2013 19:31 WIB
Kecanduan Gadget Kacaukan Pola Tidur Manusia Moderen
-
Kamis, 23/05/2013 16:01 WIB
Wanita Lebih Pilih Makan Keju daripada Seks Oral
-
Kamis, 23/05/2013 17:00 WIB
Kemensos: Idealnya Lansia Tinggal Serumah dengan Anak Cucu
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Kamis, 23/05/2013 09:20 WIB
Ini Museum-museum Medis Paling Aneh Sedunia
-
Kamis, 23/05/2013 08:58 WIB
Ibu Hamil Harus Banyak Makan Yodium Jika Ingin Anaknya Ber-IQ Tinggi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

