detikhealth

Dapatkan Hadiah Menarik
Program Akhir Tahun
"QUIZ on Article"

Heboh Permen Karet Pembangkit Libido

Ini Efek Permen Karet Perangsang Libido Menurut Penjual

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Jumat, 01/02/2013 14:21 WIB
Salah Satu Permen Karet Pembangkit Libido (dok: little tone)
Jakarta, Baru-baru ini, Badan POM mengumumkan peringatan mengenai peredaran permen karet pembangkit libido yang dijual di internet. Ternyata permen ini tak hanya beredar di dunia maya. Beberapa kios di sekitar Jatinegara, Jakarta Timur juga menjualnya, hanya saja sepi peminat.

Dari belasan kios penjual obat kuat di sekitar Jatinegara yang ditanyai oleh detikHealth, hanya ditemukan 3 kios yang mengaku menyediakan produk permen karet ini. Kebanyakan kios mengaku tidak ada stok dan sebagian bahkan mengaku tidak tahu ada produk tersebut. Ternyata produk ini kurang begitu diminati.

"Kalau yang permen karet efeknya lama Bang, dikasih pagi, sore baru kerasa. Malah ada yang bilang nggak ada efeknya. Makanya kita nggak jual, nggak banyak yang nyari," tutur salah seorang penjual yang mengaku tidak memiliki stok permen tersebut, sebut saja Jono, ketika ditanya detikHealth, Jumat (1/2/2013).

Jono mengaku menjual produk permen karet pembangkit libido wanita bermerek Top U.S. Passion Cachou. Kebanyakan penjual hanya menjual satu merek permen karet, jadi ketika ditanya jenis lain, penjual mengaku hanya memiliki satu merek saja.

Karena efeknya ini, Jono tidak lagi menyediakan permen karet tersebut Namun jika ada yang berminat, ia mengaku bisa mencarikan dari suppliernya. Hanya saja, pembeli harus menunggu agak lama karena stok di supplier juga belum tentu ada. Pernyataan Jono ini juga diamini oleh Bambang yang menjual permen serupa dengan merek Sexy Gum.

"Permennya nggak banyak yang nyari, nggak ada efeknya Mas. Nggak kayak obat lainnya," tutur Bambang yang malah menawarkan dagangan produk obat-obatannya.

BPOM sendiri dalam rilisnya telah menyatakan 3 merek permen karet pembangkit libido, yakni Sexy Gum, Sex Love dan US Passion Cachou sebagai produk berbahaya. Tidak disebutkan secara detail efek negatifnya namun yang jelas ketiganya tidak terdartar di BPOM.

Karena permen ini kebanyakan dijual di internet, BPOM akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika guna memblokir situs-situs yang menjualnya. BPOM juga akan berkoordinasi dengan Bareskrim Polri dalam memberantas obat-obat ilegal yang dijual lewat internet.


(pah/vit)

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit