detikhealth

Apa Kata Miss Universe Soal Kondom untuk Kaum Muda?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Minggu, 03/02/2013 15:08 WIB
Olivia Culpo, Miss Universe 2012 (foto: Uyung / detikHealth)
Jakarta, Membicarakan kondom tidak selalu mudah, kadang sangat sensitif dan mudah sekali dikaitkan dengan seks bebas. Miss Universe 2012, Olivia Culpo menyadari hal itu dan sangat berhati-hati menjawab pertanyaan tentang penggunaan kondom.

"Hal terpenting untuk dilakukan adalah mendiskusikannya (mediskusikan kondom)," kata Olivia saat menjadi bintang tamu dialog tentang pemberdayaan kaum muda dalam memerangi HIV yang diadakan oleh @america di Mal Pacific Place, Jl Sudirman, Jakarta, seperti ditulis pada Minggu (3/2/2013).

Olivia yang juga merupakan Miss USA menilai ada banyak pendekatan yang bisa dilakukan untuk membicarakan kondom, khususnya di kalangan remaja. Pendekatan itu menurutnya harus disesuaikan dengan kultur budaya yang ada di suatu masyarakat yang memang harus selalu dihormati.

Penggunaan maupun akses kondom bagi kaum muda tidak bisa serta merta dianjurkan, harus pula dipahami bahwa penolakan akan selalu ada. Masing-masing orang punya pendapat berbeda, dan sebagai kaum muda Olivia menganjurkan untuk bersikap diplomatis mencari jalan tengah.

Diakuinya, kultur di Amerika Serikat memang lebih memungkinkan bagi kaum muda untuk terbuka membicarakan kondom sebagai alat proteksi terhadap risiko penularan HIV (Human Imunodeficiency Virus). Penyediaan kondom bagi kaum muda yang aktif secara seksual tidak sulit dilakukan di negaranya itu.

Namun menurut Olivia, yang terpenting bukan tersedia atau tidaknya kondom bagi remaja. Kesempatan untuk membicarakan seks secara terbuka jauh lebih penting karena akan membuka pemahaman yang komprehensif dan menghapus mitos-mitos dan stigma yang menyesatkan.

"Yang penting dilakukan kaum muda adalah mendiskusikannya, lakukan yang terbaik untuk menyadarkan bahwa safety lebih penting daripada.. what might be the norm," kata Olivia sambil membuat tanda petik dengan dua jarinya untuk memberi penekanan khusus saat menyebut 'the norm'.

Kondom disebut-sebut sebagai perlindungan paling ampuh dalam mencegah penularan HIV melalui hubungan seks berisiko. Namun HIV tidak hanya menular lewat hubungan seks yang tidak aman, melainkan juga lewat pengunaan jarum suntik tidak steril serta dari ibu ke bayi yang dikandungnya.


(up/vit)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit