Wanita Ini Mengaku Matanya Hilang karena 'Dimakan' Jamur dari Lensa Kontak
Senin, 04/02/2013 07:56 WIB
(Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
London, Lensa kontak terbukti cukup berhasil menggeser popularitas kacamata sebagai alat bantu penglihatan. Apalagi lensa kontak memiliki berbagai macam warna yang bisa membuat orang yang memakainya terlihat keren sehingga memberikan nilai plus tersendiri bagi alat bantu ini.
Namun malang bagi wanita asal Inggris ini karena ia harus kehilangan sebelah matanya setelah menggunakan lensa kontak hanya dalam satu hari saja.
Jacqueline Stone (42) mengaku harus diopname selama 17 minggu setelah memakai lensa kontak sekali pakai dengan merk terkemuka yang dibelinya lewat situs online. Ketika dipakai, lensa itu terasa tak nyaman, bahkan menimbulkan nyeri yang luar biasa. Sialnya, ketika Stone berusaha melepas keduanya, lensa yang ada mata kirinya justru tersangkut dan tetap menempel pada matanya.
Sejak insiden yang terjadi pada bulan Mei 2012 itu, penglihatan Stone pun menjadi kabur. Untuk mengatasinya, Stone mengunjungi dokter mata di Broomfield Hospital di Chelmsford, Essex dan sang dokter memberinya obat tetes mata.
Namun dua hari kemudian, guru matematika ini merasakan nyeri yang luar biasa hingga ia harus masuk UGD Moorfields Eye Hospital, London. Disitu Stone diberi lebih banyak obat tetes mata.
Sayangnya kondisinya tak kunjung membaik, malah semakin parah. Kelopak mata kirinya itu mulai melepuh, lalu akhirnya matanya terasa seperti 'meledak', 'membelah' bola matanya menjadi dua.
"Saya berteriak histeris. Putra saya, Charlie (15) pun langsung menelpon ambulans dan saya diberi morfin tapi itu tak kunjung mengurangi nyerinya. Saya sudah dua kali melahirkan tapi rasa sakitnya tak sebanding dengan itu. Bahkan saya bisa merasakan ada sesuatu yang memakan mata saya," kisah Stone seperti dilansir dari Telegraph, Senin (4/2/2013).
Sebulan kemudian sejak kunjungan terakhirnya ke Moorfields, Stone akhirnya dibawa ke Addenbrooke's Hospital di Cambridge yang berhasil mendiagnosis kondisi Stone dengan infeksi jamur pada mata yang disebabkan oleh Fusarium.
Tiga lapisan dan 70 saraf yang ada pada matanya diketahui telah rusak dan setelah menjalani 22 kali operasi, matanya pun terpaksa harus diangkat. Obat-obatan yang diberikan di awal penanganan juga ternyata menyebabkan Stone sering muntah-muntah hingga mengakibatkan pendarahan pada organ dalamnya.
Tak terima dengan kondisinya, kini Stone berniat menuntut perusahaan induk pembuat lensa kontak bermerk Focus Dailies All-Day Comfort yang ia pesan secara online tersebut. Lensa ini diproduksi oleh Cibavision, anak perusahaan Alcon EyeCare UK Ltd. Stone juga akan menuntut Broomfield Hospital dan Moorfields Hospital.
Menanggapi kasus ini, jubir Alcon mengaku telah melakukan penyelidikan dan tak menemukan adanya kaitan antara penggunaan lensa kontak dengan masalah yang dialami Stone.
"Moorfields Hospital menyesal mendengar kisah tragis yang dialami Nyonya Stone dan kami memberikan simpati yang mendalam atas kejadian tersebut. Kami pun menganggap serius setiap tuntutan yang berkaitan dengan layanan yang diterima pasien kami dan secepatnya kami akan melakukan investigasi terhadap kasus ini untuk mengidentifikasi hal-hal yang harus kami perbaiki," ungkap jubir Moorfields Eye Hospital senada dengan Broomfield Hospital.
Menurut para pakar jamur Fusarium sebenarnya lebih banyak ditemukan di dalam tanah, air dan tanaman organik. Sebelumnya wabah infeksi jamur ini pernah merebak di AS pada tahun 2006 dan menjatuhkan korban sebanyak 154 orang yang 34 persen diantaranya membutuhkan transplantasi kornea.
Tapi peneliti yakin infeksi ini jarang terjadi. Kalaupun terjadi biasanya Fusarium akan menyerang kornea dan kondisi ini sangat sulit disembuhkan. Gejalanya seperti penglihatan kabur atau hilang, permukaan mata tampak berkabut, iritasi, nyeri pada mata dan sensitif terhadap cahaya.
(vit/vit)
Namun malang bagi wanita asal Inggris ini karena ia harus kehilangan sebelah matanya setelah menggunakan lensa kontak hanya dalam satu hari saja.
Jacqueline Stone (42) mengaku harus diopname selama 17 minggu setelah memakai lensa kontak sekali pakai dengan merk terkemuka yang dibelinya lewat situs online. Ketika dipakai, lensa itu terasa tak nyaman, bahkan menimbulkan nyeri yang luar biasa. Sialnya, ketika Stone berusaha melepas keduanya, lensa yang ada mata kirinya justru tersangkut dan tetap menempel pada matanya.
Sejak insiden yang terjadi pada bulan Mei 2012 itu, penglihatan Stone pun menjadi kabur. Untuk mengatasinya, Stone mengunjungi dokter mata di Broomfield Hospital di Chelmsford, Essex dan sang dokter memberinya obat tetes mata.
Namun dua hari kemudian, guru matematika ini merasakan nyeri yang luar biasa hingga ia harus masuk UGD Moorfields Eye Hospital, London. Disitu Stone diberi lebih banyak obat tetes mata.
Sayangnya kondisinya tak kunjung membaik, malah semakin parah. Kelopak mata kirinya itu mulai melepuh, lalu akhirnya matanya terasa seperti 'meledak', 'membelah' bola matanya menjadi dua.
"Saya berteriak histeris. Putra saya, Charlie (15) pun langsung menelpon ambulans dan saya diberi morfin tapi itu tak kunjung mengurangi nyerinya. Saya sudah dua kali melahirkan tapi rasa sakitnya tak sebanding dengan itu. Bahkan saya bisa merasakan ada sesuatu yang memakan mata saya," kisah Stone seperti dilansir dari Telegraph, Senin (4/2/2013).
Sebulan kemudian sejak kunjungan terakhirnya ke Moorfields, Stone akhirnya dibawa ke Addenbrooke's Hospital di Cambridge yang berhasil mendiagnosis kondisi Stone dengan infeksi jamur pada mata yang disebabkan oleh Fusarium.
Tiga lapisan dan 70 saraf yang ada pada matanya diketahui telah rusak dan setelah menjalani 22 kali operasi, matanya pun terpaksa harus diangkat. Obat-obatan yang diberikan di awal penanganan juga ternyata menyebabkan Stone sering muntah-muntah hingga mengakibatkan pendarahan pada organ dalamnya.
Tak terima dengan kondisinya, kini Stone berniat menuntut perusahaan induk pembuat lensa kontak bermerk Focus Dailies All-Day Comfort yang ia pesan secara online tersebut. Lensa ini diproduksi oleh Cibavision, anak perusahaan Alcon EyeCare UK Ltd. Stone juga akan menuntut Broomfield Hospital dan Moorfields Hospital.
Menanggapi kasus ini, jubir Alcon mengaku telah melakukan penyelidikan dan tak menemukan adanya kaitan antara penggunaan lensa kontak dengan masalah yang dialami Stone.
"Moorfields Hospital menyesal mendengar kisah tragis yang dialami Nyonya Stone dan kami memberikan simpati yang mendalam atas kejadian tersebut. Kami pun menganggap serius setiap tuntutan yang berkaitan dengan layanan yang diterima pasien kami dan secepatnya kami akan melakukan investigasi terhadap kasus ini untuk mengidentifikasi hal-hal yang harus kami perbaiki," ungkap jubir Moorfields Eye Hospital senada dengan Broomfield Hospital.
Menurut para pakar jamur Fusarium sebenarnya lebih banyak ditemukan di dalam tanah, air dan tanaman organik. Sebelumnya wabah infeksi jamur ini pernah merebak di AS pada tahun 2006 dan menjatuhkan korban sebanyak 154 orang yang 34 persen diantaranya membutuhkan transplantasi kornea.
Tapi peneliti yakin infeksi ini jarang terjadi. Kalaupun terjadi biasanya Fusarium akan menyerang kornea dan kondisi ini sangat sulit disembuhkan. Gejalanya seperti penglihatan kabur atau hilang, permukaan mata tampak berkabut, iritasi, nyeri pada mata dan sensitif terhadap cahaya.
(vit/vit)
Baca Juga
- Meski Trendi, Lensa Kontak Tetap Riskan Jika Kena Udara
- Hati-hati! Lensa Kontak Ala Manusia Serigala Bisa Berbahaya
- Waspadai Parasit Pelahap Mata Pada Lensa Kontak yang Kotor
- Orang yang Cocok dan Tidak Cocok Pakai Lensa Kontak
- Komplikasi yang Harus Ditanggung Jika Teledor Pakai Lensa Kontak
- Jangan Pelit-pelit Kalau Pakai Lensa Kontak
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Sabtu,25/05/2013 16:15 WIB
Ssst, Ini yang Mungkin Belum Anda Tahu tentang Ms V
-
Sabtu,25/05/2013 14:07 WIB
Dikira Sombong, Brad Pitt Idap Penyakit Langka Sulit Kenali Wajah
-
Sabtu,25/05/2013 12:04 WIB
Tak Hanya Sehat, Olahraga Juga Bikin Pintar Lho
-
Sabtu,25/05/2013 11:04 WIB
Sindrom Da Costa, 'Sakit Jantung' Yang Disebabkan Kecemasan
-
Sabtu,25/05/2013 10:03 WIB
Ini Dia Terapi Baru Buatan Jepang untuk Kanker Payudara
-
Sabtu,25/05/2013 08:10 WIB
Percuma Olahraga Kalau Malas Bersih-bersih Sehabis Berkeringat
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Sabtu, 25/05/2013 16:03 WIB
Ssst, Ini yang Mungkin Belum Anda Tahu tentang Ms V
-
Sabtu, 25/05/2013 13:58 WIB
Dikira Sombong, Brad Pitt Idap Penyakit Langka Sulit Kenali Wajah
-
Sabtu, 25/05/2013 11:53 WIB
Tak Hanya Sehat, Olahraga Juga Bikin Pintar Lho
-
Sabtu, 25/05/2013 11:04 WIB
Sindrom Da Costa, 'Sakit Jantung' Yang Disebabkan Kecemasan
-
Sabtu, 25/05/2013 09:54 WIB
Ini Dia Terapi Baru Buatan Jepang untuk Kanker Payudara
-
Sabtu, 25/05/2013 08:10 WIB
Percuma Olahraga Kalau Malas Bersih-bersih Sehabis Berkeringat
-
Jumat, 24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat, 24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
12 Komentar
-
11 Komentar
-
9 Komentar
-
8 Komentar
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

