Dampak Perceraian Orang Tua Lebih Gawat Dirasa Anak usia Lewat 7 Tahun
Senin, 04/02/2013 10:58 WIB
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Tak ada yang mengharapkan kisah indah berakhir sedih, begitu halnya pernikahan. Bahtera rumah tangga dibentuk untuk menciptakan keluarga bahagia, tapi ada kalanya harus berakhir dengan perceraian. Jika ini terjadi, pertimbangkan baik-baik kondisi anak-anak.
Sebuah penelitian yang disponsori departemen pendidikan Inggris menelaah dampak perceraian orang tua terhadap pendidikan anak. Hasilnya menemukan bahwa anak-anak yang orang tuanya bercerai setelah lewat usia 7 tahun lebih mungkin menurun prestasinya di sekolah.
Peneliti menganalisis data dari ribuan anak-anak dan melihat bagaimana peristiwa traumatis seperti perceraian atau kematian terhadap prestasi anak-anak. Ternyata perceraian orang tua yang terjadi setelah anak berusia 7 tahun berkaitan dengan perilaku dan prestasi akademik yang buruk.
Peneliti mengungkapkan bahwa anak yang masih kecil mungkin tidak terpengaruh seperti anak yang lebih dewasa karena belum memahami dampak perceraian. Faktor-faktor yang mempengaruhi anak saat berusia 7 tahun cenderung mempengaruhi prestasinya di kemudian hari.
"Temuan ini menyoroti pentingnya menindaklanjuti perpisahan dalam keluarga, konflik dan perceraian terhadap pencapaian pendidikan dan kesejahteraan para remaja muda," terang peneliti deperti dilansir Medical Daily, Senin (4/2/2013).
Penelitian yang dilakukan Childhood Wellbeing Research Center ini menemukan ada berbagai faktor dalam keluarga yang mempengaruhi prestasi akademik dan perilaku anak-anak. Faktor-faktor tersebut yaitu kebiasaan menonton televisi, kedisiplinan dan adanya saudara kandung.
Anak-anak yang banyak menonton televisi ditemukan lebih lemah kemampuan berbahasanya, sedangkan anak-anak yang orang tuanya disiplin dalam menegakkan aturan di rumah lebih mungkin memiliki keterampilan verbal yang lebih baik dan nilai rapotnya juga lebih bagus.
Namun para peneliti menemukan bahwa sering memberi hukuman di rumah berkaitan dengan nilai tes dan perilaku yang buruk di sekolah. Peneliti juga menemukan bahwa anak yang memiliki beberapa saudara prestasi akademisnya lebih buruk, tapi tidak cenderung berperilaku buruk.
Para peneliti menemukan bahwa keterampilan orang tua sangat penting dalam menentukan prestasi anak. Ibu dan ayah dapat secara aktif membantu meningkatkan kemampuan verbal anaknya dengan cara membaca bersama.
"Memiliki ibu yang berpendidikan tinggi, tinggal di rumah milik sendiri, ibu yang sering membaca untuk anak, penegakan aturan dan adanya kakek yang bersedia membantu secara finansial jika diperlukan berkaitan dengan tahap pencapaian anak yang lebih tinggi saat berusia 7 tahun," ungkap peneliti.
(pah/vit)
Sebuah penelitian yang disponsori departemen pendidikan Inggris menelaah dampak perceraian orang tua terhadap pendidikan anak. Hasilnya menemukan bahwa anak-anak yang orang tuanya bercerai setelah lewat usia 7 tahun lebih mungkin menurun prestasinya di sekolah.
Peneliti menganalisis data dari ribuan anak-anak dan melihat bagaimana peristiwa traumatis seperti perceraian atau kematian terhadap prestasi anak-anak. Ternyata perceraian orang tua yang terjadi setelah anak berusia 7 tahun berkaitan dengan perilaku dan prestasi akademik yang buruk.
Peneliti mengungkapkan bahwa anak yang masih kecil mungkin tidak terpengaruh seperti anak yang lebih dewasa karena belum memahami dampak perceraian. Faktor-faktor yang mempengaruhi anak saat berusia 7 tahun cenderung mempengaruhi prestasinya di kemudian hari.
"Temuan ini menyoroti pentingnya menindaklanjuti perpisahan dalam keluarga, konflik dan perceraian terhadap pencapaian pendidikan dan kesejahteraan para remaja muda," terang peneliti deperti dilansir Medical Daily, Senin (4/2/2013).
Penelitian yang dilakukan Childhood Wellbeing Research Center ini menemukan ada berbagai faktor dalam keluarga yang mempengaruhi prestasi akademik dan perilaku anak-anak. Faktor-faktor tersebut yaitu kebiasaan menonton televisi, kedisiplinan dan adanya saudara kandung.
Anak-anak yang banyak menonton televisi ditemukan lebih lemah kemampuan berbahasanya, sedangkan anak-anak yang orang tuanya disiplin dalam menegakkan aturan di rumah lebih mungkin memiliki keterampilan verbal yang lebih baik dan nilai rapotnya juga lebih bagus.
Namun para peneliti menemukan bahwa sering memberi hukuman di rumah berkaitan dengan nilai tes dan perilaku yang buruk di sekolah. Peneliti juga menemukan bahwa anak yang memiliki beberapa saudara prestasi akademisnya lebih buruk, tapi tidak cenderung berperilaku buruk.
Para peneliti menemukan bahwa keterampilan orang tua sangat penting dalam menentukan prestasi anak. Ibu dan ayah dapat secara aktif membantu meningkatkan kemampuan verbal anaknya dengan cara membaca bersama.
"Memiliki ibu yang berpendidikan tinggi, tinggal di rumah milik sendiri, ibu yang sering membaca untuk anak, penegakan aturan dan adanya kakek yang bersedia membantu secara finansial jika diperlukan berkaitan dengan tahap pencapaian anak yang lebih tinggi saat berusia 7 tahun," ungkap peneliti.
(pah/vit)
Baca Juga
- Studi: Orang yang Masa Kecilnya Kurang Bahagia Rentan Sakit Jantung
- Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Memberikan Minuman Berkafein Pada Anak
- Karena Vaksin Flu Babi, 800 Anak di Eropa Kena Penyakit Tidur Mendadak
- Bruk! Jatuh dari Kursi, Bocah Ini Tertusuk Pensil di Matanya
- Mandi dengan Cairan Antiseptik Cegah Infeksi Darah Anak
- Ini Dia Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecerdasan Otak Anak
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,19/06/2013 09:05 WIB
Orang Gemuk Cenderung Tidur Ngorok, Ini Sebabnya
-
Rabu,19/06/2013 08:31 WIB
Mainan Balok Susun Lebih Baik Ketimbang Gadget, Ini Alasannya
-
Rabu,19/06/2013 08:01 WIB
Mengorok Saat Tidur, Apakah Selalu Berbahaya?
-
Rabu,19/06/2013 07:37 WIB
4 Peregangan Wajib di Pagi Hari Sebelum Beranjak dari Tempat Tidur
-
Rabu,19/06/2013 06:57 WIB
Ada Kutu di Rambut Anak, Bagaimana Mengatasinya?
-
Selasa,18/06/2013 20:00 WIB
Orang Obesitas Bisa Kena Sakit Gula Kalau Lewatkan Sarapan
-
Orang Gemuk Cenderung Tidur Ngorok, Ini Sebabnya
-
Mengorok Saat Tidur, Apakah Selalu Berbahaya?
-
Punya Otot Kuat, Stamina Saat Bercinta Makin Dahsyat
-
Ingin Punya Perut Sixpack ? Ini Caranya
-
Ini Dia Pria dengan Otot Tubuh Paling Seksi di Mata Wanita
-
Laki-laki Berotot, Seksi atau Menyeramkan?
-
Rabu, 19/06/2013 07:55 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Mengorok Saat Tidur, Apakah Selalu Berbahaya?
-
Rabu, 19/06/2013 07:37 WIB
4 Peregangan Wajib di Pagi Hari Sebelum Beranjak dari Tempat Tidur
-
Rabu, 19/06/2013 06:57 WIB
Ada Kutu di Rambut Anak, Bagaimana Mengatasinya?
-
Rabu, 19/06/2013 08:31 WIB
Mainan Balok Susun Lebih Baik Ketimbang Gadget, Ini Alasannya
-
Selasa, 18/06/2013 19:04 WIB
Bukan Pornografi, Foto Mastektomi Boleh Di-upload di Facebook
-
Selasa, 18/06/2013 18:13 WIB
Sudah Coba Banyak Posisi Tapi Tak Pernah Orgasme, Apakah Saya Frigid?
-
Selasa, 18/06/2013 13:25 WIB
HappyPlayTime, Aplikasi Masturbasi Wanita Pertama di Dunia
-
Selasa, 18/06/2013 19:33 WIB
Venezuela akan Larang Bayi Diberi Minum dengan Botol Susu
-
35 Komentar
-
18 Komentar
-
16 Komentar
-
16 Komentar
-
15 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Selasa, 18/06/2013 08:08 WIB
Kisah April, Bayi 6 Bulan yang Melawan Penyakit Langka Emanuel Syndrome
-
Selasa, 18/06/2013 07:32 WIB
Dengan Operasi Bariatrik, Pria Ini Berhasil Susutkan Bobot 100 Kg
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda









