Doctor's Life
dr Sylvia Memilih Jadi Vegan Sebagai Investasi Masa Depan
Senin, 04/02/2013 11:32 WIB
dr Sylvia Irawati (dok: detikHealth)
Berita Lainnya
Dr Nani Hersunarti, SpJP, Sehat Lahir Batin Berkat Dansa
Dr Florence Manurung, Dokter 'Pencerah' Dunia Anak-anak
dr Susie Rendra, Dokter Kulit yang Sempat 'Terhadang' Kerusuhan 98
Dr Lie Dharmawan & Perjuangan Bangun RS Apung Swasta Pertama Indonesia
Suka-duka dr Bhimantoro, SpOG Merawat Belasan Anak Anjing
Jakarta, Tak mudah untuk berubah menjadi seorang vegan. Tapi bagi dr Sylvia Irawati, memilih jadi vegan merupakan salah satu investasinya agar bisa hidup sampai tua dengan tubuh sehat.
"Alasan jadi vegan yang pertama sebagai investasi bagi diri sendiri dan dari kesadaran sendiri," ujar dr Sylvia Irawati, saat ditemui detikHealth beberapa waktu lalu dan ditulis, Senin (4/2/2013).
dr Sylvia sudah 1 tahun lebih menjadi vegan dan diakui tidak mudah berubah dari kebiasaan lama ke kebiasaan baru. Terlebih lingkungannya bukanlah orang-orang vegan, sehingga untuk memulai jadi vegan cukup ada pertentangan terutama dari keluarga.
Diakui dr Sylvia tantangan terberat untuk menjadi seorang vegan justru berasal dari faktor lingkungan, terutama tekanan sosial. Namun ia merasa bersyukur masih ada teman-temannya yang juga vegan dan selalu mendukung keputusannya.
"Misalnya orang akan goda kita, 'Ngapain sih nggak makan daging, daging masih enak loh'. Kadang masih dikasih, dipaksa harus makan, tapi kembali lagi ke motivasi diri kita," ujar dokter lulusan FK Universitas Maranatha Bandung.
Latar belakang pendidikannya yang kini tengah mengambil studi magister gizi klinik di FKUI turut mempengaruhi keputusannya. Setelah ia melihat fakta-fakta dan belajar di makanan ada apa saja, berpengaruh terhadap tubuh itu seperti apa, dari situ makin menguatkan dr Sylvia kalau pilihannya menjadi vegan itu lebih baik.
"Itu yang terbaik menurut saya dan sudah saya rasakan sendiri buktinya. Pertama kali jadi vegan biasa saja sih, nggak ada sesuatu yang berubah, nggak pusing-pusing, malah lebih segar," tutur dr Sylvia.
Untuk 2 bulan pertama, dr Sylvia masih mengonsumsi telur dan juga susu. Tapi kemudian teman-temannya mendukung ia untuk full vegan, tidak makan telur dan susu. Ternyata yang dirasakan justru badan menjadi lebih enak, setelah kerja seharian masih tetap fit.
Selain itu menu bagi orang vegan rasanya kurang lebih sama dan tetap enak. dr Sylvia mencontohkan misalnya ingin makan lada hitam maka tinggal ganti bahan daging dengan tahu, tempe atau jamur dan rasanya tetap sama.
Bagi yang ingin menjadi vegan, dr Sylvia menyarankan hal pertama yang penting adalah memiliki motivasi dan sudah tahu apa alasannya ingin jadi vegan, serta percaya itu yang terbaik maka akan berhasil.
"Walaupun ada tentangan dari lingkungan sekitar, kalau sudah tahu itu yang terbaik, kembali ke motivasi diri kita, toh ini juga buat mereka orang-orang yang kita sayangi. Saya ingin hidup sampai tua dengan sehat, bisa kumpul bersama keluarga anak cucu, saya nggak mau tua sakit-sakitan," ungkapnya.
Secara kesehatan dr Sylvia merasa lebih bugar dan akan terus mempertahankan diri jadi vegan sampai nanti, bahkan ia pun berencana akan menerapkan vegan pada anaknya kelak.
Biodata
Nama
dr Sylvia Irawati
Tempat tanggal lahir
Surabaya, 24 Februari 1986
Pendidikan
Lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha Bandung (2010)
Magister Gizi Klinik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (sedang dalam studi)
Organisasi
AMSA (Asian Medical Student Association) saat masih S1
(ver/vit)
"Alasan jadi vegan yang pertama sebagai investasi bagi diri sendiri dan dari kesadaran sendiri," ujar dr Sylvia Irawati, saat ditemui detikHealth beberapa waktu lalu dan ditulis, Senin (4/2/2013).
dr Sylvia sudah 1 tahun lebih menjadi vegan dan diakui tidak mudah berubah dari kebiasaan lama ke kebiasaan baru. Terlebih lingkungannya bukanlah orang-orang vegan, sehingga untuk memulai jadi vegan cukup ada pertentangan terutama dari keluarga.
Diakui dr Sylvia tantangan terberat untuk menjadi seorang vegan justru berasal dari faktor lingkungan, terutama tekanan sosial. Namun ia merasa bersyukur masih ada teman-temannya yang juga vegan dan selalu mendukung keputusannya.
"Misalnya orang akan goda kita, 'Ngapain sih nggak makan daging, daging masih enak loh'. Kadang masih dikasih, dipaksa harus makan, tapi kembali lagi ke motivasi diri kita," ujar dokter lulusan FK Universitas Maranatha Bandung.
Latar belakang pendidikannya yang kini tengah mengambil studi magister gizi klinik di FKUI turut mempengaruhi keputusannya. Setelah ia melihat fakta-fakta dan belajar di makanan ada apa saja, berpengaruh terhadap tubuh itu seperti apa, dari situ makin menguatkan dr Sylvia kalau pilihannya menjadi vegan itu lebih baik.
"Itu yang terbaik menurut saya dan sudah saya rasakan sendiri buktinya. Pertama kali jadi vegan biasa saja sih, nggak ada sesuatu yang berubah, nggak pusing-pusing, malah lebih segar," tutur dr Sylvia.
Untuk 2 bulan pertama, dr Sylvia masih mengonsumsi telur dan juga susu. Tapi kemudian teman-temannya mendukung ia untuk full vegan, tidak makan telur dan susu. Ternyata yang dirasakan justru badan menjadi lebih enak, setelah kerja seharian masih tetap fit.
Selain itu menu bagi orang vegan rasanya kurang lebih sama dan tetap enak. dr Sylvia mencontohkan misalnya ingin makan lada hitam maka tinggal ganti bahan daging dengan tahu, tempe atau jamur dan rasanya tetap sama.
Bagi yang ingin menjadi vegan, dr Sylvia menyarankan hal pertama yang penting adalah memiliki motivasi dan sudah tahu apa alasannya ingin jadi vegan, serta percaya itu yang terbaik maka akan berhasil.
"Walaupun ada tentangan dari lingkungan sekitar, kalau sudah tahu itu yang terbaik, kembali ke motivasi diri kita, toh ini juga buat mereka orang-orang yang kita sayangi. Saya ingin hidup sampai tua dengan sehat, bisa kumpul bersama keluarga anak cucu, saya nggak mau tua sakit-sakitan," ungkapnya.
Secara kesehatan dr Sylvia merasa lebih bugar dan akan terus mempertahankan diri jadi vegan sampai nanti, bahkan ia pun berencana akan menerapkan vegan pada anaknya kelak.
Biodata
Nama
dr Sylvia Irawati
Tempat tanggal lahir
Surabaya, 24 Februari 1986
Pendidikan
Lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha Bandung (2010)
Magister Gizi Klinik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (sedang dalam studi)
Organisasi
AMSA (Asian Medical Student Association) saat masih S1
(ver/vit)
Baca Juga
- Dr Tjhin Wiguna, Dokter 'Penenang' Jiwa-jiwa Muda yang Galau
- Prof Abdul Razak Thaha Ungkap Misteri Anak Indonesia Bertubuh Pendek
- Dr Zaenal Abidin, MH.Kes, Masalah Gizi dan Cerita Tentang Kumis
- dr Tirta Jatuh Cinta pada Gizi karena Lihat Pasien Seperti Tengkorak
- Dr Hakim S Pohan, Dokter yang Sangat Getol Perjuangkan Aturan Rokok
- Dr Wiyarni Pambudi Perjuangkan ASI karena Pernah Jadi Korban Susu Formula
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,22/05/2013 20:05 WIB
Ini Alasan Pria Impoten Enggan Konsultasi ke Dokter
-
Rabu,22/05/2013 19:50 WIB
Hindari Kebiasaan Ini Bila Tak Ingin Disfungsi Ereksi
-
Rabu,22/05/2013 19:35 WIB
Risiko Impotensi Bisa Dikurangi Sejak Kecil Lho
-
Rabu,22/05/2013 19:20 WIB
Hati-hati, Cemas Juga Bisa Buat Pria Sulit Ereksi
-
Rabu,22/05/2013 19:07 WIB
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Rabu,22/05/2013 18:47 WIB
'Tak Boleh Nikah Kalau Belum Vaksin Tetanus'
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Rabu, 22/05/2013 19:45 WIB
Hindari Kebiasaan Ini Bila Tak Ingin Disfungsi Ereksi
-
Rabu, 22/05/2013 18:09 WIB
Hobi Anal Seks, Adakah Alat Pembersih Lubang Anus?
-
Rabu, 22/05/2013 17:52 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Rabu, 22/05/2013 20:05 WIB
Ini Alasan Pria Impoten Enggan Konsultasi ke Dokter
-
Rabu, 22/05/2013 19:30 WIB
Risiko Impotensi Bisa Dikurangi Sejak Kecil Lho
-
Rabu, 22/05/2013 19:00 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Rabu, 22/05/2013 18:41 WIB
'Tak Boleh Nikah Kalau Belum Vaksin Tetanus'
-
Rabu, 22/05/2013 17:21 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
8 Komentar
-
7 Komentar
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Selasa, 21/05/2013 20:10 WIB
Ingin Sering Bercinta? Catlah Kamar dengan Warna Karamel, Jangan Merah
-
Selasa, 21/05/2013 17:41 WIB
Telat Penuhi Gizi Anak di Usia Emas? Ini Langkah Berikutnya
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

