detikhealth

Wanita Gemuk Lebih Berisiko Terkena Kanker Dinding Rahim

Linda Mayasari - detikHealth
Selasa, 05/02/2013 17:30 WIB
(Foto: ThinkStock)
Jakarta, Kanker endometrium atau yang lebih dikenal dengan kanker dinding rahim umumnya terjadi pada wanita yang telah menopause. Studi terbaru menunjukkan bahwa risiko tersebut dapat meningkat jika Anda mengalami kegemukan atau obesitas.

"Jaringan lemak merupakan sumber utama sirkulasi estrogen pada wanita yang telah menopause. Estrogen inilah yang dapat mempromosikan perkembangan kanker endometrium," kata Victoria L. Stevens, pemimpin studi dan seorang direktur dari National Home Office of the American Cancer Society di Atlanta.

Dalam studi tersebut, Stevens bersama tim penelitinya menganalisis data kesehatan lebih dari 38.000 wanita menopause yang menyelesaikan survei pada tahun 1992. Pada tahun 2007, 560 wanita yang terlibat dalam studi tersebut telah didiagnosa dengan kanker endometrium.

Setelah disesuaikan dengan indeks massa tubuh (BMI) dari masing-masing peserta, penelitian menunjukkan bahwa wanita yang kelebihan berat badan hingga 30 kg atau lebih, memiliki kemungkinan mengembangkan kanker endometrium hingga 2 kali lipat dibandingkan wanita dengan berat badan yang normal.

Sementara ini, penelitian hanya menemukan bahwa kenaikan berat badan setelah menopause terkait dengan risiko kanker endometrium dan tidak menunjukkan adanya hubungan sebab akibat.

"Wanita yang telah menopause harus mencegah kenaikan berat badan untuk meminimalkan risiko kanker endometrium. Jika Anda telah mengalami kegemukan sebelum menopause, segera turunkan berat badan Anda untuk mencegah risiko tersebut," kata Stevens.

Para peneliti menyatakan bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan apakah waktu penambahan berat badan dan diet yo-yo (penurunan badan dengan cara yang super cepat, tetapi berat badan dapat kembali naik dengan cepat juga jika tidak dipelihara dengan baik) juga terkait dengan risiko kanker endometrium.

Temuan penelitian tersebut dipresentasikan dalam acara ACR International Conference on Frontiers in Cancer Prevention Research di Boston, seperti dilansir Every Day Health, Selasa (5/2/2013).




(vit/vit)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit