detikhealth

Luar Biasa! Nenek Lincah Ini Jadi Atlet Berprestasi di Usia 77 Tahun

Nurvita Indarini - detikHealth
Kamis, 07/02/2013 09:01 WIB
Dorothy McLennan (dok: Daily Mail)
Jakarta, Usianya sudah 77 tahun. Kulitnya pun sudah dihiasi keriput di mana-mana. Tapi jangan salah, meski sudah tua nenek ini masih saja lincah dan berprestasi dalam bidang olahraga. Luar biasa!

Nenek itu adalah Dorothy McLennan. Dia adalah pensiunan pegawai bank yang mendalami cabang olahraga atletik di usia 50 tahun. Demikian dikutip dari Daily Mail, Kamis (7/2/2013).

Dorothy menjadi heptathlete dan pelari cepat di usia 77 tahun. Puluhan medali emas sudah didapatnya selama menjadi atlet profesional sepanjang 27 tahun terakhir. Prestasinya ini tentu juga membanggakan bagi sang pelatih yang juga anaknya, Stephen.

Menurut Dorothy, dia sudah mendapat 45 medali yang 35 di antaranya merupakan medali emas. Hmm, sepertinya dia merupakan saingan kuat bagi atlet Inggis, Jessica Ennis.

Perempuan asal Windsor, Berkshire, Inggris ini gemar mengikuti kompetisi di World Masters dan European Masters sejak 1991. Kegiatan tersebut digelar tahunan dan Dorothy mendapatkan medali di tiap cabang olahraga yang diperlombakan.

Dia juga mencatatkan diri sebagai juara lompat galah pada 1991. Lalu pada 2012, dia mendapat medali emas lagi dan menjadi juara dunia untuk kategori peserta berumur 75-80 tahun.

Sebelumnya, dia usia 70 tahun Dorothy memenangkan medali emas dalam heptathlon di European Masters Championships yang digelar di Polandia pada 2006.

Kini, meski usianya sudah akhir 70-an dia tetap bersemangat untuk memecahkan rekor British Masters Championships pada akhir Februari mendatang dalam cabang lari cepat 100 meter dengan kecepatan 16 detik. Hebatnya lagi, nenek ini juga jago lompat galah hingga ketinggian 2,1 meter.

"Orang-orang selalu terkejut ketika saya memberitahu mereka bahwa saya melakukan lompat galah dan berlari. Tapi saya tidak melihat ada hal yang sangat luar biasa tentang hal itu," ucap istri dari Ray ini.

Dorothy mengaku sangat sennag melakukan aneka olahraga. Sebab dengan melakukan olahraga itu, dia merasa bugar dan sehat.

"Saya melakukannya agar tetap aktif. Saya ini orangnya sangat kompetitif dan kalau melakukan sesuatu, saya ingin melakukan terbaik yang saya bisa," tuturnya yang saat ini mengalami kendala di pinggul saat berolahraga.

Dia menuturkan keputusannya untuk terjun ke dunia atletik profesional dilakukannya di pertengahyan 1980. Saat itu dia merasa terinspirasi setelah menonton seoarang pria yang sedang lari maraton. Sejak itu dia giat berlatih, dan menghabiskan 9 jam pelatihan dana sepekan di Thames Valley Athletics Centre.

Mengingat dirinya bukanlah seorang atlet yang ditempa sejak dini, maka butuh upaya keras untuk mencapai kesuksesan. Apalagi untuk melakukan lompat galah, di mana tidak semua orang bisa melakukannya. Hanya karena menyukai tantangan, Doroty bisa menaklukan tiang yang tingginya melebihi tinggi tubuhnya itu.

Karena talenta yang dimilikinya, Dorothy bisa bepergian ke berbagai negara untuk berkompetisi. Australia, Jepang, Amerika, dan sebagian besar negara Eropa telah disambanginya.

"Merupakan sensasi besar bisa berkeliling dunia dan mengikuti semua kompetisi. Itu membuat saya merasa hidup. Dan itu jelas lebih baik daripada hanya duduk di sekitar rumah tanpa melakukan apa-apa," tuturnya.

Semula Dorothy berpikir dirinya terlalu tua untuk menekuni olahraga itu dan bahkan mengikuti perlombaan. Untungnya dia tidak menyerah. Dia giat berlatih dan 'lahirlah' Dorothy yang sekarang ini.

"Jika orang lain bisa melakukannya, kenapa aku tidak bisa?" ujar Dorothy yang juga rutin melakukan yoga ini.

"Nggak ada seorang pun yang terlalu tua untuk berlatih dan menjaga kesehatan. Saya merekomendasikan atletik untuk Anda sekalian," tambahnya.

Berniat mengikuti jejak Dorothy?

(vit/up)

Punya pengalaman diet yang menginspirasi ? Ceritakan pengalamanmu disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit