Orang dengan Gangguan Mental Cenderung Merokok Lebih Banyak
Kamis, 07/02/2013 10:01 WIB
(Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Rokok telah lama dikaitkan dengan berbagai penyakit yang mengintainya. Namun laporan yang diterima baru-baru ini menunjukkan orang dewasa yang memiliki gangguan mental cenderung akan merokok lebih banyak.
Data statistik yang dilaporkan peneliti CDC, AS mengungkapkan orang dewasa dengan gangguan mental cenderung merokok 70 persen lebih tinggi, dibanding orang dewasa tanpa gangguan mental.
"Merokok dengan sakit mental adalah masalah kesehatan yang serius dan butuh perhatian lebih," ujar Dr Thomas Frieden, direktur Centers for Disease Control and Prevention (CDC), AS, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (7/2/2013).
Dr Frieden menuturkan perlu banyak hal yang harus dilakukan untuk membantu perokok yang memiliki penyakit mental agar bisa berhenti dari kebiasaan buruknya itu. Dalam hal ini perlu meminta bantuan fasilitas kesehatan.
Dalam studi ini perokok didefinisikan sebagai seseorang yang merokok dalam waktu 30 hari sebelumnya, dan penyakit mental didefinisikan sebagai gangguan mental, perilaku atau emosional yang didiagnosa dalam waktu 12 bulan terakhir.
Peneliti menemukan sebesar 36 persen orang dewasa dengan penyakit mental adalah perokok, dibanding dengan 21 persen orang dewasa tanpa sakit mental. Serta orang dengan sakit mental akan merokok lebih berat dan lebih banyak.
Beberapa orang beranggapan dengan merokok bisa mengatasi penyakit mental seperti kecemasan atau stres. Namun tanpa disadari rokok bisa menyebabkan daftar panjang masalah kesehatan lainnya.
"Ada banyak pengobatan dan konseling yang lebih dan sangat baik, tidak seperti rokok yang bisa merenggut 10 tahun hidup Anda," ujar Dr Frieden.
Untuk itu saat ini CDC mendesak fasilitas kesehatan mental agar mengeluarkan larangan merokok baik oleh pasien maupun staf. Rokok tak hanya memperburuk kondisi, tapi juga menjadi penyebab utama kematian yang sebenarnya dapat dicegah.
(ver/vit)
Data statistik yang dilaporkan peneliti CDC, AS mengungkapkan orang dewasa dengan gangguan mental cenderung merokok 70 persen lebih tinggi, dibanding orang dewasa tanpa gangguan mental.
"Merokok dengan sakit mental adalah masalah kesehatan yang serius dan butuh perhatian lebih," ujar Dr Thomas Frieden, direktur Centers for Disease Control and Prevention (CDC), AS, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (7/2/2013).
Dr Frieden menuturkan perlu banyak hal yang harus dilakukan untuk membantu perokok yang memiliki penyakit mental agar bisa berhenti dari kebiasaan buruknya itu. Dalam hal ini perlu meminta bantuan fasilitas kesehatan.
Dalam studi ini perokok didefinisikan sebagai seseorang yang merokok dalam waktu 30 hari sebelumnya, dan penyakit mental didefinisikan sebagai gangguan mental, perilaku atau emosional yang didiagnosa dalam waktu 12 bulan terakhir.
Peneliti menemukan sebesar 36 persen orang dewasa dengan penyakit mental adalah perokok, dibanding dengan 21 persen orang dewasa tanpa sakit mental. Serta orang dengan sakit mental akan merokok lebih berat dan lebih banyak.
Beberapa orang beranggapan dengan merokok bisa mengatasi penyakit mental seperti kecemasan atau stres. Namun tanpa disadari rokok bisa menyebabkan daftar panjang masalah kesehatan lainnya.
"Ada banyak pengobatan dan konseling yang lebih dan sangat baik, tidak seperti rokok yang bisa merenggut 10 tahun hidup Anda," ujar Dr Frieden.
Untuk itu saat ini CDC mendesak fasilitas kesehatan mental agar mengeluarkan larangan merokok baik oleh pasien maupun staf. Rokok tak hanya memperburuk kondisi, tapi juga menjadi penyebab utama kematian yang sebenarnya dapat dicegah.
(ver/vit)
Baca Juga
- Paru-paru Perokok Aman untuk Cangkok, Tapi Ada Syaratnya
- Wah, Facebook Juga Bisa Digunakan untuk Mengecek Kondisi Mental
- Demi Lindungi Anak, Rumah Seharusnya Dijadikan Kawasan Tanpa Rokok
- Komnas PA: Gambar Seram Bungkus Rokok Juga Harus Dipasang di Iklan
- Komnas Perlindungan Anak: PP Tembakau Kayak Karet, Banyak Tarik Ulur
- Peneliti Bikin Metode Setrum Otak Agar Perokok Berhenti Ngebul
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Senin,20/05/2013 14:38 WIB
Manusia 'Mesin Kupas Kelapa', 50 Tahun Mengupas Kelapa dengan Giginya
-
Senin,20/05/2013 14:00 WIB
Hii, Tas Tangan Kulit Lebih Berkuman daripada Toilet Duduk
-
Senin,20/05/2013 13:50 WIB
Sering Kagetan Saat Tidur, Bagaimana Mengatasinya?
-
Senin,20/05/2013 13:32 WIB
Akhirnya Bocah Ini Pulih Setelah Koma Akibat Tertabrak Mobil
-
Senin,20/05/2013 13:19 WIB
Ini Daftar Pengobatan Rumahan yang Aneh Tapi Efektif
-
Senin,20/05/2013 13:18 WIB
Kena Eksim, Sudah Berkali-kali ke Dokter Tapi Tak Kunjung Sembuh
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Senin, 20/05/2013 12:00 WIB
Siapa Sangka 7 Hal Ini Bisa Bikin Gemuk
-
Senin, 20/05/2013 13:48 WIB
Sering Kagetan Saat Tidur, Bagaimana Mengatasinya?
-
Senin, 20/05/2013 11:00 WIB
Laporan dari Singapura
Inilah 'Tulisan' yang Membuat Kening Dokter Berkerut
-
Senin, 20/05/2013 13:26 WIB
Akhirnya Bocah Ini Pulih Setelah Koma Akibat Tertabrak Mobil
-
Senin, 20/05/2013 12:14 WIB
Minum Susu Setelah Makan Semangka Berakibat Buruk, Mitos atau Fakta?
-
Senin, 20/05/2013 13:19 WIB
Ini Daftar Pengobatan Rumahan yang Aneh Tapi Efektif
-
Senin, 20/05/2013 11:31 WIB
Takut Telanjang Meski Saat Sendirian? Mungkin Ini Sebabnya
-
Senin, 20/05/2013 13:00 WIB
Studi: Asma Tak Mudah Kambuh Jika Pasien Rajin Berjemur
-
10 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Senin, 20/05/2013 07:03 WIB
Alasan Unik untuk Bolos: Jari Pegal-pegal Hingga Cedera Seks
-
Minggu, 19/05/2013 14:03 WIB
Sebelum Anak Leukimia Diobati dengan Stem Cell, Pikirlah Sekali Lagi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

