Hapus Tato Butuh Waktu Lama dan Hasilnya Tidak Bisa Sempurna
Senin, 11/02/2013 12:04 WIB
(Foto: thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Ada yang bilang jika ingin bikin tato harus dipikirkan berkali-kali. Pernyataan ini ada benarnya karena butuh waktu panjang dan lama untuk bisa menghapusnya dan terkadang menimbulkan bekas.
Para ahli mengatakan jumlah orang bertato saat ini meningkat, tapi hal ini juga diikuti dengan peningkatan permintaan prosedur menghapus tato. Jejak pendapat menemukan dari 21 persen orang dewasa di Amerika Serikat yang memiliki tato, sekitar 14 persennya menyesali perbuatan tersebut dan ingin menghapusnya.
Food and Drug Administration (FDA) AS mengungkapkan memutuskan untuk menghapus tato jauh lebih mudah daripada proses penghapusan itu sendiri. Diketahui proses penghapusan tato adalah proses yang melelahkan dan hasilnya mungkin tidak bisa sempurna.
FDA menjelaskan ketika tato dibuat, maka mesin bertenaga listrik menyuntikkan tinta melewati lapisan luar kulit dan masuk ke dalam dermis (lapisan kedua dari kulit). Sel-sel dermis lebih stabil sehingga tinta yang masuk akan menjadi permanen.
"Penghapusan tato yang aman memerlukan operasi laser yang dilakukan oleh dokter kulit yang mengkhususkan diri dalam penghapusan tato," ujar Mehmet Kosoglu dari FDA, seperti dikutip dari HealthDay, Senin (11/2/2013).
Laser yang digunakan akan memancarkan energi cahaya terkonsentrasi dalam ledakan singkat yang akan diserap ke dalam pigmen. Laser ini kemudian akan memecahkan pigmen yang beristirahat menjadi partikel yang lebih kecil kemudian dimetabolisme dan disimpan atau dikeluarkan oleh tubuh.
Para ahli di FDA menuturkan berbagai warna tinta menyerap panjang gelombang cahaya yang berbeda, sehingga tato dengan lebih dari 1 warna mungkin memerlukan lebih dari 1 jenis laser. Warna yang lebih ringan seperti hijau, merah dan kuning lebihs ulit dihilangkan ketimbang warna gelap seperti biru atau hitam.
Prosedur penghapusan tato dari awal sampai akhir biasanya membutuhkan 6-10 perawatan tergantung pada ukuran dan warna tato. Setelah itu dibutuhkan waktu beberapa minggu untuk penyembuhannya.
"Penghapusan lengkap tanpa jaringan parut kadang-kadang tidak mungkin. Rasa sakit yang terlibat dalam proses penghapusan tato laser bervariasi dari orang ke orang," ujar Kosoglu.
"Jika Anda khawatir dan bingung tentang bagaimana menghapus tato yang ada, maka ide yang baik adalah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit yang memiliki pengetahuan tentang perawatan laser," ujar dermatolog Dr Markham Luke dari FDA.
Dermabrasi atau 'pengamplasan' untuk menghilangkan lapisan atas kulit, memotong tato dan menjahit kulit kembali adalah salah satu metode lain yang disetujui oleh FDA. Namun untuk teknik salep dan krim penghapus tato sampai saat ini belum mendapat persetujuan.
Laporan dari FDA ini diterbitkan secara online pada 30 Januari 2013 dalam halaman Consumer Updates.
(ver/vit)
Para ahli mengatakan jumlah orang bertato saat ini meningkat, tapi hal ini juga diikuti dengan peningkatan permintaan prosedur menghapus tato. Jejak pendapat menemukan dari 21 persen orang dewasa di Amerika Serikat yang memiliki tato, sekitar 14 persennya menyesali perbuatan tersebut dan ingin menghapusnya.
Food and Drug Administration (FDA) AS mengungkapkan memutuskan untuk menghapus tato jauh lebih mudah daripada proses penghapusan itu sendiri. Diketahui proses penghapusan tato adalah proses yang melelahkan dan hasilnya mungkin tidak bisa sempurna.
FDA menjelaskan ketika tato dibuat, maka mesin bertenaga listrik menyuntikkan tinta melewati lapisan luar kulit dan masuk ke dalam dermis (lapisan kedua dari kulit). Sel-sel dermis lebih stabil sehingga tinta yang masuk akan menjadi permanen.
"Penghapusan tato yang aman memerlukan operasi laser yang dilakukan oleh dokter kulit yang mengkhususkan diri dalam penghapusan tato," ujar Mehmet Kosoglu dari FDA, seperti dikutip dari HealthDay, Senin (11/2/2013).
Laser yang digunakan akan memancarkan energi cahaya terkonsentrasi dalam ledakan singkat yang akan diserap ke dalam pigmen. Laser ini kemudian akan memecahkan pigmen yang beristirahat menjadi partikel yang lebih kecil kemudian dimetabolisme dan disimpan atau dikeluarkan oleh tubuh.
Para ahli di FDA menuturkan berbagai warna tinta menyerap panjang gelombang cahaya yang berbeda, sehingga tato dengan lebih dari 1 warna mungkin memerlukan lebih dari 1 jenis laser. Warna yang lebih ringan seperti hijau, merah dan kuning lebihs ulit dihilangkan ketimbang warna gelap seperti biru atau hitam.
Prosedur penghapusan tato dari awal sampai akhir biasanya membutuhkan 6-10 perawatan tergantung pada ukuran dan warna tato. Setelah itu dibutuhkan waktu beberapa minggu untuk penyembuhannya.
"Penghapusan lengkap tanpa jaringan parut kadang-kadang tidak mungkin. Rasa sakit yang terlibat dalam proses penghapusan tato laser bervariasi dari orang ke orang," ujar Kosoglu.
"Jika Anda khawatir dan bingung tentang bagaimana menghapus tato yang ada, maka ide yang baik adalah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit yang memiliki pengetahuan tentang perawatan laser," ujar dermatolog Dr Markham Luke dari FDA.
Dermabrasi atau 'pengamplasan' untuk menghilangkan lapisan atas kulit, memotong tato dan menjahit kulit kembali adalah salah satu metode lain yang disetujui oleh FDA. Namun untuk teknik salep dan krim penghapus tato sampai saat ini belum mendapat persetujuan.
Laporan dari FDA ini diterbitkan secara online pada 30 Januari 2013 dalam halaman Consumer Updates.
(ver/vit)
Baca Juga
- Pria Ini Menato Wajah Kekasihnya untuk Ekspresikan Cinta
- Tato di Dekat Tahi Lalat Bisa Picu Kanker Kulit?
- Astaga! Pria Ini Nekat Bikin Tato Belalai Gajah di Kelaminnya
- Gusi Gadis Afrika Sengaja Ditato Hitam Legam karena Dianggap Cantik
- Tato di Tubuh Jadi Sulit Dihapus Gara-gara Rokok
- 'Tato Gigi' Pendeteksi Penyakit akan Segera Hadir
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kamis,23/05/2013 07:30 WIB
4 Alasan Mengapa Orang Dewasa Harus Imunisasi
-
Rabu,22/05/2013 20:05 WIB
Ini Alasan Pria Impoten Enggan Konsultasi ke Dokter
-
Rabu,22/05/2013 19:50 WIB
Hindari Kebiasaan Ini Bila Tak Ingin Disfungsi Ereksi
-
Rabu,22/05/2013 19:35 WIB
Risiko Impotensi Bisa Dikurangi Sejak Kecil Lho
-
Rabu,22/05/2013 19:20 WIB
Hati-hati, Cemas Juga Bisa Buat Pria Sulit Ereksi
-
Rabu,22/05/2013 19:07 WIB
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Kamis, 23/05/2013 07:06 WIB
Tak Hanya Diabetes, Penyakit-penyakit Ini Juga Bisa Bikin Pria Impoten
-
Rabu, 22/05/2013 19:45 WIB
Hindari Kebiasaan Ini Bila Tak Ingin Disfungsi Ereksi
-
Rabu, 22/05/2013 18:09 WIB
Hobi Anal Seks, Adakah Alat Pembersih Lubang Anus?
-
Rabu, 22/05/2013 07:11 WIB
Dokter Bedah di RSUD Waled Cirebon Suka 'Nyodok' Sebelum Operasi
-
Rabu, 22/05/2013 17:52 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Rabu, 22/05/2013 14:16 WIB
'Ini Susuku, Matikan Rokokmu!'
-
Rabu, 22/05/2013 14:27 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Rabu, 22/05/2013 10:22 WIB
Walau Diresepkan Dokter, Obat-obat Ini Punya Efek Samping Berbahaya
-
12 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Rabu, 22/05/2013 10:40 WIB
Sentuhan Teknologi Mudahkan Para Bidan Menolong Ibu Melahirkan
-
Rabu, 22/05/2013 08:24 WIB
Anak yang Hiperaktif Berisiko Obesitas Saat Dewasa
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

