Rangsanglah Panca Indra Bayi Agar Menjadi Anak Cerdas
Senin, 11/02/2013 16:30 WIB
(Foto: ThinkStock)
Berita Lainnya
Jakarta, Seorang anak dapat belajar dengan baik jika seluruh panca indranya Paberkembang dengan sempurna sejak bayi. Orang tua perlu mengembangkan sistem panca indra anak sejak bayi lahir agar anak tumbuh menjadi seseorang yang cerdas.
Perkembangan sistem panca indra yang baik pada bayi memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan otaknya. Ketika indra pendengaran, penglihatan, penciuman, perasa, dam sentuhan dapat menanggapi respons dengan baik, otak akan semakin terstimulasi untuk memproses rangsangan tersebut.
Berikut hal-hal yang perlu Anda perhatikan untuk meningkatkan kecerdasan anak melalui sistem panca indranya sejak masih bayi, seperti dilansir Fit Pregnancy, Senin (11/2/2013) antara lain:
1. Pendengaran
Seorang psikolog anak ternama di Harvard University, Jerome Kagan, Ph.D menyatakan bahwa bayi akan merasa tenang ketika mendengar musik dengan melodi harmonis, namun bayi juga dapat rewel dan menangis ketika mendengarkan musik-musik dengan melodi yang tidak beraturan.
Telinga bayi sangat sensitif terhadap kualitas suara dan pola intonasi yang berbeda. Bahkan bayi yang baru lahir tampaknya dapat mendeteksi perbedaan antara tinggi rendahnya nada suara dari laki-laki dan perempuan. Inilah salah satu alasan mengapa bayi mampu merespon irama yang digunakan orang dewasa ketika berbicara dengannya.
Orang tua perlu memanfaatkan hal tersebut dengan mengajak bayinya berbicara sesering mungkin untuk membantu mengembangkan kemampuan bahasa yang penting bagi anak Anda kelak.
2. Sentuhan
Sentuhan adalah indra yang paling berkembang baik pada bayi setelah dilahirkan, bahkan sentuhan sederhana seperti merangsang bagian dalam mulut bayi dengan puting payudara ibu dapat mendorong pertumbuhannya.
Sebuah studi juga menunjukkan bahwa bayi prematur yang dipijat secara teratur dapat menambah berat badan daripada bayi yang tidak dipijat. Sentuhan yang lembut juga dapat membantu tubuh bayi mempersiapkan koordinasi antara tangan dengan mata.
3. Perasa dan penciuman
Sebuah studi di Monell Chemical Senses Center, Philadelphia menemukan bahwa bayi dapat menumbuhkan selera makannya sendiri melalui rasa dan bau yang hadir dalam susu ibu. Bayi akan memberikan respons yang berbeda ketika bau atau rasa alami dari air susu yang diminumnya berubah.
Bayi juga dapat mengenali bau khas dari ibunya dan sebuah studi menyatakan bahwa bayi akan berhenti menangis dan merasa lebih tenang jika telah berada di pelukan sang ibu dan mengenali bahwa dirinya berada di tempat yang aman, yaitu ibunya.
4. Penglihatan
Selama 12 bulan pertama kehidupan, perkembangan indra penglihatan bayi dapat bervariasi. Tetapi umumnya setiap anak akan mencapai tahap perkembangan penglihatan yang sempurna sebelum berusia sekitar 3 atau 4 tahun. Pilihlah mainan bayi dengan kontras warna yang terang untuk membantu mengembangkan indra penglihatan bayi.
Orang tua mungkin akan khawatir ketika melihat kecenderungan mata bayi yang sedikit menyimpang karena mencoba untuk fokus, namun hal ini normal sampai usia 3 bulan. Setelah bayi berusia 6 bulan, kedua bola mata bayi harus bergerak seirama ketika melihat ke satu arah.
Hal yang paling penting untuk mengembangkan indra penglihatan seorang bayi adalah dengan membuat kontak mata. Studi menunjukkan bahwa bayi yang kurang memiliki kontak mata dengan orangtuanya, akan mengalami keterlambatan perkembangan indra penglihatan.
(vit/vit)
Perkembangan sistem panca indra yang baik pada bayi memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan otaknya. Ketika indra pendengaran, penglihatan, penciuman, perasa, dam sentuhan dapat menanggapi respons dengan baik, otak akan semakin terstimulasi untuk memproses rangsangan tersebut.
Berikut hal-hal yang perlu Anda perhatikan untuk meningkatkan kecerdasan anak melalui sistem panca indranya sejak masih bayi, seperti dilansir Fit Pregnancy, Senin (11/2/2013) antara lain:
1. Pendengaran
Seorang psikolog anak ternama di Harvard University, Jerome Kagan, Ph.D menyatakan bahwa bayi akan merasa tenang ketika mendengar musik dengan melodi harmonis, namun bayi juga dapat rewel dan menangis ketika mendengarkan musik-musik dengan melodi yang tidak beraturan.
Telinga bayi sangat sensitif terhadap kualitas suara dan pola intonasi yang berbeda. Bahkan bayi yang baru lahir tampaknya dapat mendeteksi perbedaan antara tinggi rendahnya nada suara dari laki-laki dan perempuan. Inilah salah satu alasan mengapa bayi mampu merespon irama yang digunakan orang dewasa ketika berbicara dengannya.
Orang tua perlu memanfaatkan hal tersebut dengan mengajak bayinya berbicara sesering mungkin untuk membantu mengembangkan kemampuan bahasa yang penting bagi anak Anda kelak.
2. Sentuhan
Sentuhan adalah indra yang paling berkembang baik pada bayi setelah dilahirkan, bahkan sentuhan sederhana seperti merangsang bagian dalam mulut bayi dengan puting payudara ibu dapat mendorong pertumbuhannya.
Sebuah studi juga menunjukkan bahwa bayi prematur yang dipijat secara teratur dapat menambah berat badan daripada bayi yang tidak dipijat. Sentuhan yang lembut juga dapat membantu tubuh bayi mempersiapkan koordinasi antara tangan dengan mata.
3. Perasa dan penciuman
Sebuah studi di Monell Chemical Senses Center, Philadelphia menemukan bahwa bayi dapat menumbuhkan selera makannya sendiri melalui rasa dan bau yang hadir dalam susu ibu. Bayi akan memberikan respons yang berbeda ketika bau atau rasa alami dari air susu yang diminumnya berubah.
Bayi juga dapat mengenali bau khas dari ibunya dan sebuah studi menyatakan bahwa bayi akan berhenti menangis dan merasa lebih tenang jika telah berada di pelukan sang ibu dan mengenali bahwa dirinya berada di tempat yang aman, yaitu ibunya.
4. Penglihatan
Selama 12 bulan pertama kehidupan, perkembangan indra penglihatan bayi dapat bervariasi. Tetapi umumnya setiap anak akan mencapai tahap perkembangan penglihatan yang sempurna sebelum berusia sekitar 3 atau 4 tahun. Pilihlah mainan bayi dengan kontras warna yang terang untuk membantu mengembangkan indra penglihatan bayi.
Orang tua mungkin akan khawatir ketika melihat kecenderungan mata bayi yang sedikit menyimpang karena mencoba untuk fokus, namun hal ini normal sampai usia 3 bulan. Setelah bayi berusia 6 bulan, kedua bola mata bayi harus bergerak seirama ketika melihat ke satu arah.
Hal yang paling penting untuk mengembangkan indra penglihatan seorang bayi adalah dengan membuat kontak mata. Studi menunjukkan bahwa bayi yang kurang memiliki kontak mata dengan orangtuanya, akan mengalami keterlambatan perkembangan indra penglihatan.
(vit/vit)
Baca Juga
- Jangan Anggap Remeh, Bayi Memiliki Kemampuan yang Luar Biasa
- Ingin Bayi Cepat Bisa Jalan? Jangan Dipakaikan Popok
- Gemas Ingin Cubit Saat Lihat Bayi Lucu? Ini Alasannya
- Hidden Hunger, Masalah Gizi Buruk yang Tak Kasat Mata
- Waspadai 5 Masalah Kesehatan Ini pada Bayi yang Baru Lahir
- 4 Faktor Fisik Ini Pengaruhi Perkembangan Anak
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kamis,23/05/2013 16:09 WIB
Wanita Lebih Pilih Makan Keju daripada Seks Oral
-
Kamis,23/05/2013 15:38 WIB
Mau Cari Apartemen? Tinggal di Lantai 8 ke Atas Lebih Panjang Umur
-
Kamis,23/05/2013 15:02 WIB
Hati-hati, Bunuh Diri pada Anak Bisa Menular
-
Kamis,23/05/2013 14:33 WIB
Pria Polandia Ini Mendapat Transplantasi Wajah Tercepat Pasca Kecelakaan
-
Kamis,23/05/2013 14:06 WIB
Perusahaan Jerman Rekrut Karyawan Autis karena Dinilai Lebih Jujur
-
Kamis,23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Kamis, 23/05/2013 12:55 WIB
Bentuk Tubuh Pria ada 7 Macam, Anda Termasuk yang Mana?
-
Kamis, 23/05/2013 13:15 WIB
Tak Pernah Berhubungan Intim Tapi Ada Benjolan di Bibir Vagina
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
-
Kamis, 23/05/2013 14:33 WIB
Pria Polandia Ini Mendapat Transplantasi Wajah Tercepat Pasca Kecelakaan
-
Kamis, 23/05/2013 15:38 WIB
Mau Cari Apartemen? Tinggal di Lantai 8 ke Atas Lebih Panjang Umur
-
Kamis, 23/05/2013 14:06 WIB
Perusahaan Jerman Rekrut Karyawan Autis karena Dinilai Lebih Jujur
-
Kamis, 23/05/2013 11:49 WIB
Jantung Terasa Ditusuk Ternyata Bocor Halus, Berbahayakah?
-
Kamis, 23/05/2013 15:02 WIB
Hati-hati, Bunuh Diri pada Anak Bisa Menular
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Kamis, 23/05/2013 07:21 WIB
4 Alasan Mengapa Orang Dewasa Harus Imunisasi
-
Kamis, 23/05/2013 07:06 WIB
Tak Hanya Diabetes, Penyakit-penyakit Ini Juga Bisa Bikin Pria Impoten
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

