Konsultasi Kesehatan Bersama
Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi dengan pendidikan seksual berlatar belakang psikologi. Ketua Komunitas Studi Perilaku Seksual, anggota Asosiasi Seksologi Indonesia. Pengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, UI.
Punya Anak Tapi Belum Nikah, Bagaimana Caranya Jujur ke Pasangan?
Selasa, 12/02/2013 15:40 WIB
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Mbak Zoya, saya sedang bingung. Saya belum menikah tapi sudah memiliki satu anak karena hamil di luar nikah. Tetapi saya memilih tidak mau menikah dan anak saya ikut orang tua saya. Pertanyaan saya:
1. Ketika saya akan mencoba berhubungan dengan laki-laki lain, apakah saya perlu jujur tentang keadaan saya sesudah kami berpacaran atau sebelum saya menerima dia sebagai pacar saya?
2. Jika kami akan menikah, perlukah saya jujur tentang keadaan saya kepada mertua? Atau menutupinya karena keluarga saya tidak akan mengungkit lagi masa lalu saya? Hubungan dengan ayah anak saya sudah putus dan dia tidak akan mengungkit anak tersebut karena sudah menikah dengan wanita lain.
3. Apakah ketika anak saya besar saya harus jujur kalau saya ini ibunya bukan kakaknya? Apakah itu akan menyakiti dia?
Jesica (Perempuan Lajang, 20 Tahun), jessiXXXX@yahoo.com,
Tinggi Badan 160 Cm, Berat Badan 55 Kg
Jawaban
Saudari Jesica, Anda adalah wanita tangguh. Memilih tetap melahirkan anak dan tidak menikahi pria yang menghamili Anda merupakan pilihan yang cukup berat dan sejauh ini Anda mampu menjalani dengan tegar.
Sekarang ketika Anda diberikan kesempatan untuk jatuh cinta dan membina hubungan dengan baik, mari lakukanlah dengan semestinya yaitu jujur dan terbuka. Pria yang tulus mencintai Anda adalah pria yang mau menerima masa lalu Anda. Karena Anda yang ada sekarang juga dibentuk dari masa lalu yang sudah tidak bisa diubah, tetapi Anda sudah mendapat pembelajaran berharga dari hal tersebut.
Jika ia benar mencintai Anda maka saya yakin ia juga mampu memperlihatkan pada orangtuanya mengapa ia bisa bahagia bersama Anda apapun masa lalu Anda. Ingatlah, Anda juga harus sudah memaafkan diri sendiri terhadap kesalahan masa lalu Anda. Hal ini supaya Anda tidak hidup dengan perasaan bersalah, dan ketegaran diri Anda saat ini karena kemampuan mengatasi apapun problem dan memperbaiki kesalahan dimasa lalu.
Mulailah dengan jujur dan perlahan membina hubungan sebagai ibu dan anak terhadap anak Anda sendiri, jangan sebagai kakak adik. Membina hubungan ini akan membantu Anda menjadi individu bertanggung jawab dan dewasa, sehingga tidak dipenuhi perasaan bersalah ketika anak Anda dewasa nanti.
Mulailah menjadi ibu buat anak Anda, saya yakin wanita setegar Anda mampu menjadi ibu yang baik dan nantinya menjadi istri yang baik buat suami Anda.
Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi dengan pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.
Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
(pah/vit)
1. Ketika saya akan mencoba berhubungan dengan laki-laki lain, apakah saya perlu jujur tentang keadaan saya sesudah kami berpacaran atau sebelum saya menerima dia sebagai pacar saya?
2. Jika kami akan menikah, perlukah saya jujur tentang keadaan saya kepada mertua? Atau menutupinya karena keluarga saya tidak akan mengungkit lagi masa lalu saya? Hubungan dengan ayah anak saya sudah putus dan dia tidak akan mengungkit anak tersebut karena sudah menikah dengan wanita lain.
3. Apakah ketika anak saya besar saya harus jujur kalau saya ini ibunya bukan kakaknya? Apakah itu akan menyakiti dia?
Jesica (Perempuan Lajang, 20 Tahun), jessiXXXX@yahoo.com,
Tinggi Badan 160 Cm, Berat Badan 55 Kg
Jawaban
Saudari Jesica, Anda adalah wanita tangguh. Memilih tetap melahirkan anak dan tidak menikahi pria yang menghamili Anda merupakan pilihan yang cukup berat dan sejauh ini Anda mampu menjalani dengan tegar.
Sekarang ketika Anda diberikan kesempatan untuk jatuh cinta dan membina hubungan dengan baik, mari lakukanlah dengan semestinya yaitu jujur dan terbuka. Pria yang tulus mencintai Anda adalah pria yang mau menerima masa lalu Anda. Karena Anda yang ada sekarang juga dibentuk dari masa lalu yang sudah tidak bisa diubah, tetapi Anda sudah mendapat pembelajaran berharga dari hal tersebut.
Jika ia benar mencintai Anda maka saya yakin ia juga mampu memperlihatkan pada orangtuanya mengapa ia bisa bahagia bersama Anda apapun masa lalu Anda. Ingatlah, Anda juga harus sudah memaafkan diri sendiri terhadap kesalahan masa lalu Anda. Hal ini supaya Anda tidak hidup dengan perasaan bersalah, dan ketegaran diri Anda saat ini karena kemampuan mengatasi apapun problem dan memperbaiki kesalahan dimasa lalu.
Mulailah dengan jujur dan perlahan membina hubungan sebagai ibu dan anak terhadap anak Anda sendiri, jangan sebagai kakak adik. Membina hubungan ini akan membantu Anda menjadi individu bertanggung jawab dan dewasa, sehingga tidak dipenuhi perasaan bersalah ketika anak Anda dewasa nanti.
Mulailah menjadi ibu buat anak Anda, saya yakin wanita setegar Anda mampu menjadi ibu yang baik dan nantinya menjadi istri yang baik buat suami Anda.
Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi dengan pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.
Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
(pah/vit)
Baca Juga
- Sudah Menikah Tapi Tak Bisa Berhenti Onani, Harus Bagaimana?
- Pria yang Suka Berfantasi Nakal Dengan Wanita Berumur
- Bolehkah Tanya Kepada Pacar Siapa yang Mengambil Kegadisannya?
- Istri yang Lebih Garang di Atas Ranjang, Normalkah?
- Punya Teman Pendiam Tapi Gampang Horny, Bagaimana Mengubahnya?
- Miss V Berjamur, Apakah Bisa Membuat Pasangan Hilang Gairah?
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Senin,20/05/2013 08:28 WIB
Suntik Stem Cell untuk Remajakan Kulit Tidak Direkomendasikan
-
Senin,20/05/2013 08:03 WIB
Penis Bengkak Setelah Diolesi Pelumas, Pria Ini Ajukan Gugatan
-
Senin,20/05/2013 07:26 WIB
Ini Efek Samping Transplantasi Stem Cell yang Paling Banyak dan Fatal
-
Senin,20/05/2013 07:03 WIB
Alasan Unik untuk Bolos: Jari Pegal-pegal Hingga Cedera Seks
-
Minggu,19/05/2013 16:04 WIB
Ini Dia 12 Cara Mudah Tingkatkan Orgasme Saat Bercinta
-
Minggu,19/05/2013 14:03 WIB
Sebelum Anak Leukimia Diobati dengan Stem Cell, Pikirlah Sekali Lagi
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Senin, 20/05/2013 08:03 WIB
Penis Bengkak Setelah Diolesi Pelumas, Pria Ini Ajukan Gugatan
-
Senin, 20/05/2013 07:03 WIB
Alasan Unik untuk Bolos: Jari Pegal-pegal Hingga Cedera Seks
-
Senin, 20/05/2013 07:26 WIB
Laporan dari Singapura
Ini Efek Samping Transplantasi Stem Cell yang Paling Banyak dan Fatal
-
Minggu, 19/05/2013 16:04 WIB
Ini Dia 12 Cara Mudah Tingkatkan Orgasme Saat Bercinta
-
Minggu, 19/05/2013 14:03 WIB
Laporan dari Singapura
Sebelum Anak Leukimia Diobati dengan Stem Cell, Pikirlah Sekali Lagi
-
Minggu, 19/05/2013 13:02 WIB
Bayi yang Baru Dilahirkan Ini Keracunan Alkohol Gara-gara Ibunya Mabuk
-
Minggu, 19/05/2013 09:03 WIB
Mau Angkat Telepon Pakai Tangan yang Mana? Otaklah Penentunya
-
Sabtu, 18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
10 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Sabtu, 18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu, 18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda








_7.gif)

