Amanda Nyaris Bunuh Diri karena Tak Kuat Orgasme 50 Kali Sehari
Rabu, 13/02/2013 11:36 WIB
dok: TheSun
Berita Lainnya
Ini Kriteria Obat yang Masuk Formularium Nasional
Menkominfo Diminta Beri Tanggapan Jelas Soal Petisi Stop Iklan Rokok
Daftar Obat Formularium Nasional akan Rampung Juli 2013
Ketua IBI: Bidan Tak Punya Kompetensi dan Wewenang untuk Sunat Perempuan
Seminggu Raih 5.000 Suara, Target Petisi Stop Iklan Rokok Ditambah
Jakarta, Sementara banyak perempuan jarang atau bahkan tidak pernah merasakan orgasme, sebagian justru mengalami orgasme tidak diinginkan. Perempuan ini misalnya, sehari mengalami 50 kali orgasme tidak diinginkan sampai berniat bunuh diri.
Amanda Gryce, perempuan 22 tahun asal Florida, Amerika Serikat mengalami kondisi langka yang disebut Persistent Sexual Arousal Syndrome (PSAS). Kondisi ini membuatnya mudah sekali orgasme hanya karena mengalami getaran ringan dari benda sehari-hari termasuk getaran ponsel.
Jika perempuan lain menganggap orgasme sangat menyenangkan, Amanda dengan kondisinya ini menganggap orgasme sebagai kutukan. Selain tidak nyaman karena terlalu sering terjadi, juga memalukan karena kadang terjadi saat berada di tempat umum.
"Ini tidak menyenangkan, bisa dibilang sebuah penyiksaan. Kondisi ini mengontrol seluruh hidupmu dan seperti memberikan mimpi buruk. Aku bisa orgasme sampai 50 kali sehari, kira-kira 5-10 kali tiap jam," kata Amanda seperti dikutip dari TheSun, Rabu (13/2/2013).
Kecenderungan untuk bunuh diri bisa dipahami karena kondisi seperti ini sangat memicu stres bagi penderitanya. Tahun lalu, Gretchen Molannen (39 tahun), juga dari Florida, tewas bunuh diri setelah tidak kuat merasakan penderitaan PSAS selama 16 tahun.
Amanda sendiri merasakan kelainan ini sejak usia 8 tahun, tetapi tidak berani mengatakannya pada siapapun. Pada waktu itu ia pikir hanya semacam obsesi berlebihan tentang seks dan akan hilang saat beranjak dewasa ketika sudah bisa mengontrol hasrat seksualnya.
Namun pada tahun 2008, ia mendengar informasi tentang PSAS dari sebuah siara radio. Sejak saat itu, ia yakin kondisi yang dialaminya bukan sekedar obsesi seks yang berlebihan karena kadang-kadang pemicu orgasme tidak selalu berhubungan dengan seks. Getaran ponsel misalnya, bisa membuatnya tiba-tiba orgasme.
(up/vta)
Amanda Gryce, perempuan 22 tahun asal Florida, Amerika Serikat mengalami kondisi langka yang disebut Persistent Sexual Arousal Syndrome (PSAS). Kondisi ini membuatnya mudah sekali orgasme hanya karena mengalami getaran ringan dari benda sehari-hari termasuk getaran ponsel.
Jika perempuan lain menganggap orgasme sangat menyenangkan, Amanda dengan kondisinya ini menganggap orgasme sebagai kutukan. Selain tidak nyaman karena terlalu sering terjadi, juga memalukan karena kadang terjadi saat berada di tempat umum.
"Ini tidak menyenangkan, bisa dibilang sebuah penyiksaan. Kondisi ini mengontrol seluruh hidupmu dan seperti memberikan mimpi buruk. Aku bisa orgasme sampai 50 kali sehari, kira-kira 5-10 kali tiap jam," kata Amanda seperti dikutip dari TheSun, Rabu (13/2/2013).
Kecenderungan untuk bunuh diri bisa dipahami karena kondisi seperti ini sangat memicu stres bagi penderitanya. Tahun lalu, Gretchen Molannen (39 tahun), juga dari Florida, tewas bunuh diri setelah tidak kuat merasakan penderitaan PSAS selama 16 tahun.
Amanda sendiri merasakan kelainan ini sejak usia 8 tahun, tetapi tidak berani mengatakannya pada siapapun. Pada waktu itu ia pikir hanya semacam obsesi berlebihan tentang seks dan akan hilang saat beranjak dewasa ketika sudah bisa mengontrol hasrat seksualnya.
Namun pada tahun 2008, ia mendengar informasi tentang PSAS dari sebuah siara radio. Sejak saat itu, ia yakin kondisi yang dialaminya bukan sekedar obsesi seks yang berlebihan karena kadang-kadang pemicu orgasme tidak selalu berhubungan dengan seks. Getaran ponsel misalnya, bisa membuatnya tiba-tiba orgasme.
(up/vta)
Baca Juga
- Menkes: Permen Karet Bisa Tingkatkan Nafsu Seks, Itu Omong Kosong
- 92% Wanita Mengira Pria Terangsang oleh Lenguhan Seksi Saat Bercinta
- Nekat! Wanita Sengaja Racuni Kelaminnya Sendiri untuk Bunuh Suami
- Dokter: Jangan Percaya Permen Karet yang Menimbulkan Sexual Arousal
- Permen Karet Pembangkit Libido di Jatinegara Impor dari Singapura
- Tak Hanya Permen Karet, Serbuk Perangsang Juga Dipakai untuk Pelecehan Seks!
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Selasa,18/06/2013 12:33 WIB
Kurang Vitamin D Bisa Bikin Anak Gadis Puber Terlalu Cepat
-
Selasa,18/06/2013 12:05 WIB
Kena Penyakit Sangat Langka, Pria Ini Tak Bisa Gemuk Meski Banyak Makan
-
Selasa,18/06/2013 11:42 WIB
Dada Kiri Nyeri Saat Jantung Berdenyut, Apa Ada Masalah Jantung?
-
Selasa,18/06/2013 11:24 WIB
Beda Iklim, Ini Risiko Gangguan Kesehatan Jemaah Haji di Tanah Suci
-
Selasa,18/06/2013 11:03 WIB
Berat Badan Naik Saat Umur Sebulan, Tanda Bayi Bakal Jadi Pintar
-
Selasa,18/06/2013 10:31 WIB
Bila Sembarangan, Liburan dan Makan Siang Pun Bisa Picu Migrain
-
Punya Otot Kuat, Stamina Saat Bercinta Makin Dahsyat
-
Ingin Punya Perut Sixpack ? Ini Caranya
-
Ini Dia Pria dengan Otot Tubuh Paling Seksi di Mata Wanita
-
Laki-laki Berotot, Seksi atau Menyeramkan?
-
Ini Cara Mengencangkan Betis Agar Tak Kebablasan Jadi 'Berkonde'
-
Bodybuilding Bikin Payudara Mengecil? Sebaliknya, Justru Makin Kencang
-
Selasa, 18/06/2013 12:01 WIB
Kena Penyakit Sangat Langka, Pria Ini Tak Bisa Gemuk Meski Banyak Makan
-
Selasa, 18/06/2013 10:55 WIB
Berat Badan Naik Saat Umur Sebulan, Tanda Bayi Bakal Jadi Pintar
-
Selasa, 18/06/2013 11:42 WIB
Dada Kiri Nyeri Saat Jantung Berdenyut, Apa Ada Masalah Jantung?
-
Selasa, 18/06/2013 10:00 WIB
Teknik 'Las' Ini Diklaim Mampu Sembuhkan Luka Caesar Lebih Cepat
-
Selasa, 18/06/2013 12:23 WIB
Kurang Vitamin D Bisa Bikin Anak Gadis Puber Terlalu Cepat
-
Selasa, 18/06/2013 09:39 WIB
Awas, Berebut Mainan dengan Saudara Picu Gangguan Mental pada Anak
-
Selasa, 18/06/2013 10:31 WIB
Bila Sembarangan, Liburan dan Makan Siang Pun Bisa Picu Migrain
-
Selasa, 18/06/2013 11:24 WIB
Beda Iklim, Ini Risiko Gangguan Kesehatan Jemaah Haji di Tanah Suci
-
34 Komentar
-
18 Komentar
-
16 Komentar
-
16 Komentar
-
15 Komentar
-
9 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Senin, 17/06/2013 19:59 WIB
Sayatan Kelamin pada Sunat Perempuan = Memotong Sepertiga Penis Pria
-
Senin, 17/06/2013 19:30 WIB
Komnas Anak: RUU Pertembakauan Bukti Negara Kalah dari Industri Rokok
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_3.gif)


