Indonesia Penyumbang Kusta ke-3 di Dunia
Rabu, 13/02/2013 14:13 WIB
RS Sitanala (detikHealth)
Berita Lainnya
Jakarta, Kusta bukanlah penyakit baru di Indonesia. Meski sudah dinyatakan eliminasi secara internasional, tapi kenyataannya Indonesia masih menjadi penyumbang kusta ke-3 di dunia.
"Namun kalau kita tahu masih menjadi penyumbang kusta no 3 di dunia setelah China dan Brazil," ujar Menkes dr Nafsiah Mboi dalam acara peringatan hari kusta sedunia dengan tema 'Hapus Stigma dan Diskriminasi Terhadap Kusta' di RS Kusta dr Sitanala, Tangerang, Rabu (13/2/2013).
Menkes menuturkan penyakit ini berkembang terutama di daerah kumuh dan kotor, karena itu Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bisa membantu pencegahan penularan dari kusta ini.
Diketahui Indonesia telah mencapai eliminasi kusta pada tahun 2000. Meskipun telah eliminasi, tiap tahunnya Indonesia masih terus melaporkan 14.000-20.000 penderita baru tanpa ada penurunan signifikan.
Di tingkat lokal 14 dari 33 propinsi dan 150 dari 479 kabupaten mempunyai angka penemuan kasus baru lebih dari 10 per 100.000 penduduk dan atau jumlah kasus baru yang ditemukan tiap tahunnya lebih dari 1.000.
Pada tahun 2011 Indonesia melaporkan 20.023 kasus baru kusta. Berdasarkan angka tersebut jumlah kasus dengan kecacatan tingkat 2 yaitu cacat yang terlihat berjumlah 2.025 orang atau 10,11 persen.
Hasil ini membuat Indonesia masih menduduki posisi ketiga di dunia dan kedua di wilayah Asia Tenggara dalam jumlah penemuan kasus baru kusta.
Menkes mengungkapkan ada beberapa hal yang perlu dilakukan yaitu:
1. Melakukan maping dengan benar, harus ada sistem informasi yang tepat dan benar seperti di mana saja ada penderita kusta.
2. Melakukan pencegahan terutama di kantong-kantong daerah tersebut.
3. Melakukan upaya pendidikan dan pengobatan, bisa dengan kerjasama antara rumah sakit umum dengan bedah plastik dan bedah ortopedi sehingga yang cacat bisa berfungsi normal.
"Kusta adalah penyakit menular yang bisa dicegah dan diobati dengan sempurna serta sembuh total, dan kecacatan akibat kusta juga bisa dicegah," ujar Menkes.
(ver/vta)
"Namun kalau kita tahu masih menjadi penyumbang kusta no 3 di dunia setelah China dan Brazil," ujar Menkes dr Nafsiah Mboi dalam acara peringatan hari kusta sedunia dengan tema 'Hapus Stigma dan Diskriminasi Terhadap Kusta' di RS Kusta dr Sitanala, Tangerang, Rabu (13/2/2013).
Menkes menuturkan penyakit ini berkembang terutama di daerah kumuh dan kotor, karena itu Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bisa membantu pencegahan penularan dari kusta ini.
Diketahui Indonesia telah mencapai eliminasi kusta pada tahun 2000. Meskipun telah eliminasi, tiap tahunnya Indonesia masih terus melaporkan 14.000-20.000 penderita baru tanpa ada penurunan signifikan.
Di tingkat lokal 14 dari 33 propinsi dan 150 dari 479 kabupaten mempunyai angka penemuan kasus baru lebih dari 10 per 100.000 penduduk dan atau jumlah kasus baru yang ditemukan tiap tahunnya lebih dari 1.000.
Pada tahun 2011 Indonesia melaporkan 20.023 kasus baru kusta. Berdasarkan angka tersebut jumlah kasus dengan kecacatan tingkat 2 yaitu cacat yang terlihat berjumlah 2.025 orang atau 10,11 persen.
Hasil ini membuat Indonesia masih menduduki posisi ketiga di dunia dan kedua di wilayah Asia Tenggara dalam jumlah penemuan kasus baru kusta.
Menkes mengungkapkan ada beberapa hal yang perlu dilakukan yaitu:
1. Melakukan maping dengan benar, harus ada sistem informasi yang tepat dan benar seperti di mana saja ada penderita kusta.
2. Melakukan pencegahan terutama di kantong-kantong daerah tersebut.
3. Melakukan upaya pendidikan dan pengobatan, bisa dengan kerjasama antara rumah sakit umum dengan bedah plastik dan bedah ortopedi sehingga yang cacat bisa berfungsi normal.
"Kusta adalah penyakit menular yang bisa dicegah dan diobati dengan sempurna serta sembuh total, dan kecacatan akibat kusta juga bisa dicegah," ujar Menkes.
(ver/vta)
Baca Juga
- Mantan Penderita Kusta yang Sukses Jadi Pengusaha Kaki & Tangan Palsu
- Kusta Tidak Menular Jika Sudah Sembuh
- Orang Kusta Masih Diperlakukan Beda di Layanan Kesehatan
- Beginilah Cara Penderita Kusta Cari Makan Buat Hidup
- Kusta di RI Masih Ranking III di Dunia, Jatim Tertinggi
- Penderita Lepra di Indonesia Terbesar ke-3 di Dunia
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Jumat,24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat,24/05/2013 19:31 WIB
Studi: Air Mata Perempuan 'Membunuh' Gairah Seksual Pria
-
Jumat,24/05/2013 19:16 WIB
Belajar Dari Kuba, 2020 Jakarta Targetkan Bebas DBD
-
Jumat,24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat,24/05/2013 18:32 WIB
Berdamai dengan Maut, Profesor Ajarkan Cara Menulis Surat Bunuh Diri
-
Jumat,24/05/2013 18:17 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Jumat, 24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat, 24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat, 24/05/2013 18:09 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
Jumat, 24/05/2013 14:08 WIB
Remaja dan Kesehatan Reproduksi
ABG Rela Diajak Nikah Dini, Bisa Jadi Ini Alasannya
-
Jumat, 24/05/2013 11:30 WIB
Mengenal Ai Hasegawa, Wanita yang Ingin Melahirkan Hiu
-
Jumat, 24/05/2013 13:15 WIB
Bagaimana Menghilangkan Flek Hitam di Wajah?
-
Jumat, 24/05/2013 12:09 WIB
Remaja dan Kesehatan Reproduksi
Marak Nikah Dini dan Seks Pranikah, Kehamilan Usia Remaja Meningkat
-
Jumat, 24/05/2013 15:36 WIB
Remaja dan Kesehatan Reproduksi
Sejak Mimpi Basah, Remaja Pria Sudah 'Bahaya' Bagi Lawan Jenis
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

