detikhealth

Gatal-gatal Sekitar Kelamin

Saat Mencukur Bulu Kemaluan Malah Bikin Gatal-gatal

Vera Farah Bararah - detikHealth
Rabu, 13/02/2013 16:34 WIB
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Orang-orang tertentu kadang merasa perlu mencukur bulu kemaluannya secara teratur. Tapi pada beberapa kasus mencukur bulu kemaluan justru menimbulkan rasa gatal. Kenapa begitu?

Mencukur rambut kemaluan memang pilihan pribadi masing-masing, ada yang mencukurnya dengan alasan kecantikan dan juga kebersihan. Tapi ada juga yang memilih tidak mencukurnya.

"Gatal setelah mencukur kemaluan bisa karena rambut yang baru tumbuh menyebabkan gatal," ujar dr Wresti Indriatmi, SpKK, M.Epid dari Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin saat dihubungi detikHealth dan ditulis, Rabu (13/2/2013).

dr Wresti menjelaskan bisa juga disebabkan karena adanya kontaminasi dengan jamur, atau alergi dengan bahan-bahan yang terkandung di dalam foam atau waxing yang biasa dioleskan sebelum mencukur bulu. Namun alergi akibat bahan-bahan tersebut tidak berlaku pada semua orang.

"Bulu kemaluan nggak perlu dicukur karena memang Tuhan sudah menciptakan. Orang mencukur biasanya karena nggak suka, merasa risih karena lebat sekali, tapi itu bukan suatu keharusan," ujar dr Wresti yang juga menjabat sebagai sekretaris Perdosi (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia).

dr Wresti menyarankan agar tidak gatal maka alat yang digunakan untuk mencukur harus bersih, dan kemudian saat bulu baru akan tumbuh maka gatal yang timbul adalah hal biasa sehingga sebaiknya dibiarkan saja.

"Jangan digaruk dengan kuku biar nggak terjadi luka dan lecet, kalau mau digaruk sebaiknya pakai ujung jari yang tidak ada kuku, atau dengan cara ditekan-tekan," tutur dr Wresti.

Bulu yang tumbuh di kemaluan harus dijaga agar jangan sampai terlalu lebat, karena semakin lebat akan membuat udara menjadi lembab dan panas sehingga menjadi lingkungan yang sangat kondusif bagi kuman untuk tumbuh lebih banyak.

Daerah kemaluan tergolong sangat sensitif karena itu beberapa kondisi kadang bisa muncul setelah mencukur bulu kemaluan seperti rasa pedih, ruam, lecet, muncul benjolan atau adanya infeksi. Umumnya area kemaluan memiliki banyak lekukan, sehingga menghilangkan bulu di kemaluan ini tidak semudah mencukur rambut di bagian tubuh lain yang datar seperti kaki. Untuk itu perlu hati-hati dalam melakukannya agar tidak menimbulkan luka dan iritasi.


(ver/vta)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit