dr Maria Ajak Pasien Kanker Stadium Lanjut 'Berteman' dengan Penyakitnya
Senin, 18/02/2013 16:27 WIB
dr Maria Witcaksono (foto: Nurvita / detikHealth)
Berita Lainnya
Jakarta, Pasien kanker stadium lanjut kerap kali merasa dunia tidak adil. Apalagi mereka yang merasa sudah jadi orang baik dan menjaga pola hidup yang baik. Tapi terkadang kanker datang 'begitu saja'.
"Saya banyak menangani pasien kanker yang stadiumnya sudah lanjut. Kepada mereka apalagi yang harapan sembuh sudah sangat kecil saya cuma bisa menyemangati agar mereka 'berteman' dengan penyakitnya, ikhlas, dan siap dengan semua yang mungkin terjadi," kata dr Maria Witcaksono MPALLC dari RS Dharmais, Jakarta.
Hal itu disampaikan dia kepada detikHealth usai peringatan Hari Kanker Sedunia 'I Care, Arise, and Never Give Up Against Cancer' yang digelar oleh Indonesia Care Community (ICCC) bekerja sama dengan Kalbe Ethical Customer Care (KECC) di Conference Room Bintang Toeoedjoe, Jl A Yani, Pulomas, Jakarta Timur, dan ditulis pada Senin (18/2/2013).
'Berteman' dengan penyakit maksudnya adalah tidak membenci kondisinya, tidak menyalahkan diri sendiri maupun orang lain. Dengan 'berteman' dengan penyakit, seseorang menjadi lebih ikhlas dan tenang. Keikhlasan itu bisa mengurangi tingkat stres pada pasien.
dr Maria tahu benar bagaimana perasaan keluarga dan pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Sebab adiknya merupakan pasien leukemia yang meninggal di usia 17 tahun.
"Pasti berat menjalani hari-hari itu, kadang putus asa, tapi cobalah untuk ikhlas agar semua terasa ringan," imbuh ibu dua anak ini.
Dia mengatakan kanker bisa saja terjadi karena faktor genetik. Namun 90 persen kasus kanker bukan dikarenakan genetika. Orang yang menjalani pola hidup tidak sehat rentan terkena penyakit ini.
"Maka itu sebaiknya biasakan olahraga teratur, makan sehat, istirahat cukup, dan jangan stres," kata dr Maria.
Pengangkatan organ yang terkena kanker juga tidak menjadi jaminan kanker tidak akan datang lagi. Sebab ada beberapa kasus pasien yang sudah menjalani operasi pengangkatan organ tubuhnya namun kanker masih nekat datang lagi. Tapi pengangkatan organ yang terkena kanker memang upaya terbaik untuk menghindarkan sel kanker menyebar lebih luas.
"Kemungkinan pasien kanker sembuh besar jika ditemukan sejak dini. Maka itu deteksi dini sangatlah penting, misalnya dengan melakukan pap smear untuk mendeteksi kanker serviks. Selain itu pencegahan jauh lebih baik dilakukan," tambah dr Maria.
Sementara itu Deputy Director PT Kalbe Farma Tbk, Ridwan Ong, termotovasi untuk menjalankan gaya hidup sehat karena beberapa saudaranya terkena kanker akibat gaya hidup yang tidak sehat. Dia mencontohkan saudaranya yang gemar makan mi instan, minum kopi dan merokok terkena kanker usus.
"Keluarga saya banyak yang kena kanker, tapi bukan karena genetik melainkan karena pola hidup," ujar Ridwan kepada detikHealth.
Dia menjelaskan seorang saudaranya yang kena kanker usus terpaksa diangkat ususnya. "Kemudian dia meninggal di usia 40 tahun. Dari sini kita bisa mengambil hikmah, menjalani pola hidup sehat agar tidak gampang terkena penyakit," kata Ridwan.
(vit/up)
"Saya banyak menangani pasien kanker yang stadiumnya sudah lanjut. Kepada mereka apalagi yang harapan sembuh sudah sangat kecil saya cuma bisa menyemangati agar mereka 'berteman' dengan penyakitnya, ikhlas, dan siap dengan semua yang mungkin terjadi," kata dr Maria Witcaksono MPALLC dari RS Dharmais, Jakarta.
Hal itu disampaikan dia kepada detikHealth usai peringatan Hari Kanker Sedunia 'I Care, Arise, and Never Give Up Against Cancer' yang digelar oleh Indonesia Care Community (ICCC) bekerja sama dengan Kalbe Ethical Customer Care (KECC) di Conference Room Bintang Toeoedjoe, Jl A Yani, Pulomas, Jakarta Timur, dan ditulis pada Senin (18/2/2013).
'Berteman' dengan penyakit maksudnya adalah tidak membenci kondisinya, tidak menyalahkan diri sendiri maupun orang lain. Dengan 'berteman' dengan penyakit, seseorang menjadi lebih ikhlas dan tenang. Keikhlasan itu bisa mengurangi tingkat stres pada pasien.
dr Maria tahu benar bagaimana perasaan keluarga dan pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Sebab adiknya merupakan pasien leukemia yang meninggal di usia 17 tahun.
"Pasti berat menjalani hari-hari itu, kadang putus asa, tapi cobalah untuk ikhlas agar semua terasa ringan," imbuh ibu dua anak ini.
Dia mengatakan kanker bisa saja terjadi karena faktor genetik. Namun 90 persen kasus kanker bukan dikarenakan genetika. Orang yang menjalani pola hidup tidak sehat rentan terkena penyakit ini.
"Maka itu sebaiknya biasakan olahraga teratur, makan sehat, istirahat cukup, dan jangan stres," kata dr Maria.
Pengangkatan organ yang terkena kanker juga tidak menjadi jaminan kanker tidak akan datang lagi. Sebab ada beberapa kasus pasien yang sudah menjalani operasi pengangkatan organ tubuhnya namun kanker masih nekat datang lagi. Tapi pengangkatan organ yang terkena kanker memang upaya terbaik untuk menghindarkan sel kanker menyebar lebih luas.
"Kemungkinan pasien kanker sembuh besar jika ditemukan sejak dini. Maka itu deteksi dini sangatlah penting, misalnya dengan melakukan pap smear untuk mendeteksi kanker serviks. Selain itu pencegahan jauh lebih baik dilakukan," tambah dr Maria.
Sementara itu Deputy Director PT Kalbe Farma Tbk, Ridwan Ong, termotovasi untuk menjalankan gaya hidup sehat karena beberapa saudaranya terkena kanker akibat gaya hidup yang tidak sehat. Dia mencontohkan saudaranya yang gemar makan mi instan, minum kopi dan merokok terkena kanker usus.
"Keluarga saya banyak yang kena kanker, tapi bukan karena genetik melainkan karena pola hidup," ujar Ridwan kepada detikHealth.
Dia menjelaskan seorang saudaranya yang kena kanker usus terpaksa diangkat ususnya. "Kemudian dia meninggal di usia 40 tahun. Dari sini kita bisa mengambil hikmah, menjalani pola hidup sehat agar tidak gampang terkena penyakit," kata Ridwan.
(vit/up)
Baca Juga
- Di Australia dan AS, Gen Manusia Bisa Didaftarkan Hak Patennya
- Kisah Cancer Survivor: Masih Untung Saya Kehilangan 1 Kaki, Bukan 2
- Sensitivitas Wanda Hamidah Terasah Setelah Kena Tumor Payudara
- Ayo Para Suami Bantu Istri Deteksi Kanker Payudara
- Dukung Kekasih Sembuh dari Kanker, Pria Ini Gunduli Kepalanya
- Resep dr Samuel Oetoro: Hindari Kanker Prostat dengan Jus Tomat Rebus
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Sabtu,25/05/2013 10:03 WIB
Ini Dia Terapi Baru Buatan Jepang untuk Kanker Payudara
-
Jumat,24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat,24/05/2013 19:31 WIB
Studi: Air Mata Perempuan 'Membunuh' Gairah Seksual Pria
-
Jumat,24/05/2013 19:16 WIB
Belajar Dari Kuba, 2020 Jakarta Targetkan Bebas DBD
-
Jumat,24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat,24/05/2013 18:32 WIB
Berdamai dengan Maut, Profesor Ajarkan Cara Menulis Surat Bunuh Diri
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Sabtu, 25/05/2013 08:10 WIB
Percuma Olahraga Kalau Malas Bersih-bersih Sehabis Berkeringat
-
Jumat, 24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat, 24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat, 24/05/2013 18:09 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
Jumat, 24/05/2013 14:08 WIB
Remaja dan Kesehatan Reproduksi
ABG Rela Diajak Nikah Dini, Bisa Jadi Ini Alasannya
-
Jumat, 24/05/2013 16:07 WIB
5 Karakteristik Nyeleneh yang Dimiliki Orang Jenius
-
Jumat, 24/05/2013 11:30 WIB
Mengenal Ai Hasegawa, Wanita yang Ingin Melahirkan Hiu
-
Jumat, 24/05/2013 12:09 WIB
Remaja dan Kesehatan Reproduksi
Marak Nikah Dini dan Seks Pranikah, Kehamilan Usia Remaja Meningkat
-
11 Komentar
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

