Lika-liku Libido
Jangan Panik, Libido Pupus Bisa Diobati Biar Subur Kembali
Rabu, 20/02/2013 18:05 WIB
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Kebahagiaan rumah tangga banyak dipengaruhi oleh kebahagiaan di atas ranjang. Maka ketika terjadi masalah yang mengganggu keintiman tersebut, keharmonisan suami istri akan ikut terganggu. Yang sering ditemui adalah tidak akurnya libido pasangan.
Seringkali yang menjadi masalah adalah libido salah seorang pasangan yang cenderung rendah. Ada banyak hal yang bisa memicu penurunan libido pada pria maupun wanita, baik faktor mental ataupun fisik. Pertanyaannya, bisakah penurunan libido ini disembuhkan?
"Tergantung metodenya karena penyebab rendahnya libido kan ada macam-macam. Jadi pertama kenali dulu penyebabnya apa, kalau sudah ketemu penyebabnya bisa diatasi agar normal kembali," kata prof dr Wimpie Pangkahila, Guru Besar dari Departemen Andrologi dan Seksologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali ketika dihubungi detikHealth seperti ditulis Rabu (20/2/2013).
Dr Wimpie menegaskan, metode pengobatan libido disesuaikan dengan kondisi yang melatarbelakangi masalah. Misalnya kalau penyebab libido rendah karena diabetes, maka dengan mengatasi penyakit diabetesnya diharapkan libido pasien akan kembali normal.
Apabila penyebabnya karena stres atau masalah psikologis lain, maka perlu dilakukan terapi psikologis yang membuat pasien tenang atau meringankan gangguannya. Lamanya pengobatan juga tergantung dari keparahan kondisi yang melatarbelakangi dan kemampuan tubuh pasien sendiri.
"Kalau penyebabnya karena penyakit bisa membutuhkan waktu lama karena harus mengatasi penyakitnya dulu," terang dr Wimpie.
Penyakit yang sering membuat wanita kehilangan gairah seksual adalah diabetes. Penyebab utamanya adalah tingginya kadar gula darah sehingga membuat vagina kering. Selain itu pengidap diabetes biasanya lebih mudah cemas.
Penyakit lain yang bisa membunuh libido adalah kanker dan arthritis atau radang sendi. Pengobatan kanker bisa membuat tubuh lemah sehingga mengurangi minat bercinta. Pada arthritis, pupsnya libido disebabkan rasa sakit pada persendian. Stres juga membuat pikiran jadi tertekan sehingga memupuskan minat terhadap aktivitas seksual.
(pah/vta)
Seringkali yang menjadi masalah adalah libido salah seorang pasangan yang cenderung rendah. Ada banyak hal yang bisa memicu penurunan libido pada pria maupun wanita, baik faktor mental ataupun fisik. Pertanyaannya, bisakah penurunan libido ini disembuhkan?
"Tergantung metodenya karena penyebab rendahnya libido kan ada macam-macam. Jadi pertama kenali dulu penyebabnya apa, kalau sudah ketemu penyebabnya bisa diatasi agar normal kembali," kata prof dr Wimpie Pangkahila, Guru Besar dari Departemen Andrologi dan Seksologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali ketika dihubungi detikHealth seperti ditulis Rabu (20/2/2013).
Dr Wimpie menegaskan, metode pengobatan libido disesuaikan dengan kondisi yang melatarbelakangi masalah. Misalnya kalau penyebab libido rendah karena diabetes, maka dengan mengatasi penyakit diabetesnya diharapkan libido pasien akan kembali normal.
Apabila penyebabnya karena stres atau masalah psikologis lain, maka perlu dilakukan terapi psikologis yang membuat pasien tenang atau meringankan gangguannya. Lamanya pengobatan juga tergantung dari keparahan kondisi yang melatarbelakangi dan kemampuan tubuh pasien sendiri.
"Kalau penyebabnya karena penyakit bisa membutuhkan waktu lama karena harus mengatasi penyakitnya dulu," terang dr Wimpie.
Penyakit yang sering membuat wanita kehilangan gairah seksual adalah diabetes. Penyebab utamanya adalah tingginya kadar gula darah sehingga membuat vagina kering. Selain itu pengidap diabetes biasanya lebih mudah cemas.
Penyakit lain yang bisa membunuh libido adalah kanker dan arthritis atau radang sendi. Pengobatan kanker bisa membuat tubuh lemah sehingga mengurangi minat bercinta. Pada arthritis, pupsnya libido disebabkan rasa sakit pada persendian. Stres juga membuat pikiran jadi tertekan sehingga memupuskan minat terhadap aktivitas seksual.
(pah/vta)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,22/05/2013 20:05 WIB
Ini Alasan Pria Impoten Enggan Konsultasi ke Dokter
-
Rabu,22/05/2013 19:50 WIB
Hindari Kebiasaan Ini Bila Tak Ingin Disfungsi Ereksi
-
Rabu,22/05/2013 19:35 WIB
Risiko Impotensi Bisa Dikurangi Sejak Kecil Lho
-
Rabu,22/05/2013 19:20 WIB
Hati-hati, Cemas Juga Bisa Buat Pria Sulit Ereksi
-
Rabu,22/05/2013 19:07 WIB
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Rabu,22/05/2013 18:47 WIB
'Tak Boleh Nikah Kalau Belum Vaksin Tetanus'
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Rabu, 22/05/2013 18:09 WIB
Hobi Anal Seks, Adakah Alat Pembersih Lubang Anus?
-
Rabu, 22/05/2013 07:11 WIB
Dokter Bedah di RSUD Waled Cirebon Suka 'Nyodok' Sebelum Operasi
-
Rabu, 22/05/2013 19:45 WIB
Hindari Kebiasaan Ini Bila Tak Ingin Disfungsi Ereksi
-
Rabu, 22/05/2013 17:52 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Rabu, 22/05/2013 14:16 WIB
'Ini Susuku, Matikan Rokokmu!'
-
Rabu, 22/05/2013 14:27 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Rabu, 22/05/2013 10:22 WIB
Walau Diresepkan Dokter, Obat-obat Ini Punya Efek Samping Berbahaya
-
Rabu, 22/05/2013 11:24 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Minus dan Silinder Tak Bisa Sembuh, Mitos Atau Fakta?
-
11 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Selasa, 21/05/2013 20:10 WIB
Ingin Sering Bercinta? Catlah Kamar dengan Warna Karamel, Jangan Merah
-
Selasa, 21/05/2013 17:41 WIB
Telat Penuhi Gizi Anak di Usia Emas? Ini Langkah Berikutnya
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

