Konsultasi Kesehatan Bersama
Dr. Andri Wanananda MS

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

Apakah Payudara Bisa Melorot karena Sering Bercinta?

Rabu, 20/02/2013 18:23 WIB

(Foto: thinkstock)
Dok, saya sering ML dengan pasangan saya sejak umur 19 tahun. Dulu saya ML hanya 1 tahun 2 kali. Dan tahun sekarang hampir 1 bulan sekali. Dari keseringan ML ini adakah dampak negatifnya, karena saya belum pernah suntik TT? Dan apakah pantat dan payudara bisa melorot karena keseringan ML? Terimakasih.

Trisha (Wanita lajang, 22 tahun), ayaXXXX@ymail.com
Tinggi badan 158 cm dan berat badan 50 kg

Jawaban

Frekuensi ML yang sering tidak ada kaitan dengan melorotnya payudara dan pantat (bokong). Hal ini lebih kerap ditentukan oleh jarangnya melakukan latihan fisik yang bersifat dinamis (aerobic sport) dan statis (muscle stretching atau peregangan otot).

Imunisasi TT (Tetanus Toxoid) dilakukan menjelang Anda menikah, dengan tujuan mencegah infeksi tetanus pada kehamilan dan persalinan kelak.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.



(mer/vta)

Punya Pertanyaan Seputar Kesehatan? Silahkan Klik di Sini







Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation


    Kalkulator Sehat indeks »
    Database Dokter Obat Penyakit