Gampang-gampang Susah Mengatasi Gigi Selilitan
Kamis, 21/02/2013 09:28 WIB
(Foto: thinkstock)
Berita Lainnya
Kuningan, Melancong ke Cirebon, Jawa Barat rasanya tak lengkap jika belum menyantap kuliner khas Empal Gentong. Sayangnya, makanan lezat berbahan daging sapi ini sering membuat gigi selilitan karena ada serat daging yang tersangkut di sela gigi. Bagaimana mengatasinya?
Kebanyakan orang akan langsung meraih tusuk gigi untuk mengorek serat-serat daging yang tersangkut. Banyak yang berhasil memang, namun cara ini bukan merupakan cara yang dianjurkan oleh para pakar kesehatan khususnya dokter gigi.
"Lebih dianjurkan menggunakan dental floss. Ini lebih mudah daripada mengorek-ngorek pakai tusuk gigi," kata drg Hari Sunarto, SpPerio(K), Ketua Ikatan Periodontologi Indonesia (IPERI) Komisariat Jakarta, dalam acara media trip Pepsodent di Hotel Grage Sangkan, Kuningan, Jawa Barat, dan ditulis pada Kamis (21/2/2013).
Penggunaan tusuk gigi menurut drg Hari, selain tidak praktis juga berisiko memicu berbagai masalah pada gigi. Jika diameter tusuk giginya terlalu besar misalnya, maka bisa memicu kerusakan pada jaringan penyangga gigi.
Meski demikian, drg Hari mengatakan bahwa risiko gigi renggang seperti yang dikhawatirkan banyak orang justru tidak terlalu dipengaruhi oleh penggunaan tusuk gigi. Risiko gigi renggang lebih berhubungan dengan faktor risiko lain, seperti peradangan, atau salah satu gigi pernah dicabut.
"Kalau satu dicabut, (gigi) yang lain bisa bergeser. Bergesernya bisa horisontal, bisa vertikal," tambah drg Hari.
Apapun caranya, yang paling penting menurut drg Hari adalah bahwa selilit atau serat daging yang tersangkut di sela gigi harus segera diambil atau dibersihkan. Jika dibiarkan, serat daging akan membusuk dan menjadi media yang bagus untuk tumbuhnya kuman penyebab gigi keropos atau berlubang.
(up/vta)
Kebanyakan orang akan langsung meraih tusuk gigi untuk mengorek serat-serat daging yang tersangkut. Banyak yang berhasil memang, namun cara ini bukan merupakan cara yang dianjurkan oleh para pakar kesehatan khususnya dokter gigi.
"Lebih dianjurkan menggunakan dental floss. Ini lebih mudah daripada mengorek-ngorek pakai tusuk gigi," kata drg Hari Sunarto, SpPerio(K), Ketua Ikatan Periodontologi Indonesia (IPERI) Komisariat Jakarta, dalam acara media trip Pepsodent di Hotel Grage Sangkan, Kuningan, Jawa Barat, dan ditulis pada Kamis (21/2/2013).
Penggunaan tusuk gigi menurut drg Hari, selain tidak praktis juga berisiko memicu berbagai masalah pada gigi. Jika diameter tusuk giginya terlalu besar misalnya, maka bisa memicu kerusakan pada jaringan penyangga gigi.
Meski demikian, drg Hari mengatakan bahwa risiko gigi renggang seperti yang dikhawatirkan banyak orang justru tidak terlalu dipengaruhi oleh penggunaan tusuk gigi. Risiko gigi renggang lebih berhubungan dengan faktor risiko lain, seperti peradangan, atau salah satu gigi pernah dicabut.
"Kalau satu dicabut, (gigi) yang lain bisa bergeser. Bergesernya bisa horisontal, bisa vertikal," tambah drg Hari.
Apapun caranya, yang paling penting menurut drg Hari adalah bahwa selilit atau serat daging yang tersangkut di sela gigi harus segera diambil atau dibersihkan. Jika dibiarkan, serat daging akan membusuk dan menjadi media yang bagus untuk tumbuhnya kuman penyebab gigi keropos atau berlubang.
(up/vta)
Baca Juga
- Selilitan, Istilah Awam untuk Food Impaction
- 6 Lagu Terbaik untuk Gosok Gigi, Gangnam Style Posisi Teratas
- Masalah Kecil pada Mulut Ini Bisa Jadi Masalah Besar
- Di Jepang, Gigi yang Cantik adalah yang Mirip Vampir
- Duh! Gigi Palsu Nyangkut di Kerongkongan, 9 Pekan Tak Ketahuan
- Maksud Hati Menambal Gigi, Seluruh Gigi Malah Berubah Jadi Logam
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,22/05/2013 20:05 WIB
Ini Alasan Pria Impoten Enggan Konsultasi ke Dokter
-
Rabu,22/05/2013 19:50 WIB
Hindari Kebiasaan Ini Bila Tak Ingin Disfungsi Ereksi
-
Rabu,22/05/2013 19:35 WIB
Risiko Impotensi Bisa Dikurangi Sejak Kecil Lho
-
Rabu,22/05/2013 19:20 WIB
Hati-hati, Cemas Juga Bisa Buat Pria Sulit Ereksi
-
Rabu,22/05/2013 19:07 WIB
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Rabu,22/05/2013 18:47 WIB
'Tak Boleh Nikah Kalau Belum Vaksin Tetanus'
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Rabu, 22/05/2013 18:09 WIB
Hobi Anal Seks, Adakah Alat Pembersih Lubang Anus?
-
Rabu, 22/05/2013 07:11 WIB
Dokter Bedah di RSUD Waled Cirebon Suka 'Nyodok' Sebelum Operasi
-
Rabu, 22/05/2013 19:45 WIB
Hindari Kebiasaan Ini Bila Tak Ingin Disfungsi Ereksi
-
Rabu, 22/05/2013 17:52 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Rabu, 22/05/2013 14:16 WIB
'Ini Susuku, Matikan Rokokmu!'
-
Rabu, 22/05/2013 14:27 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Rabu, 22/05/2013 10:22 WIB
Walau Diresepkan Dokter, Obat-obat Ini Punya Efek Samping Berbahaya
-
Rabu, 22/05/2013 11:24 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Minus dan Silinder Tak Bisa Sembuh, Mitos Atau Fakta?
-
11 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Selasa, 21/05/2013 20:10 WIB
Ingin Sering Bercinta? Catlah Kamar dengan Warna Karamel, Jangan Merah
-
Selasa, 21/05/2013 17:41 WIB
Telat Penuhi Gizi Anak di Usia Emas? Ini Langkah Berikutnya
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

