Gigi Kuning Tidak Sehat? Ah, Belum Tentu
Kamis, 21/02/2013 12:30 WIB
(Foto: thinkstock)
Berita Lainnya
Mau Cari Apartemen? Tinggal di Lantai 8 ke Atas Lebih Panjang Umur
Pria Polandia Ini Mendapat Transplantasi Wajah Tercepat Pasca Kecelakaan
Perusahaan Jerman Rekrut Karyawan Autis karena Dinilai Lebih Jujur
Waspada, Migrain Plus Depresi Bikin Volume Otak Mengkerut
Kaki Manusia Dihuni Oleh 80 Jenis Jamur yang Berbeda
Kuningan, Banyak orang menganggap gigi yang sehat warnanya harus putih bersih, sehingga maraklah produk-produk pemutih gigi. Padahal menurut pakar, gigi yang agak kekuningan tidak selalu berarti tidak sehat. Kapan gigi kuning bisa dikatakan sehat?
"Terkadang, gigi yang agak kuning itu justru menunjukkan lapisan dentin yang lebih tebal," kata drg Hari Sunarto, SpPerio(K), Ketua Ikatan Periodontologi Indonesia (IPERI) Komisariat Jakarta, dalam acara media trip Pepsodent di Hotel Grage Sangkan, Kuningan, Jawa Barat, dan ditulis pada Kamis (21/2/2013).
Dentin merupakan salah satu lapisan gigi yang terhubung langsung dengan saraf dan berfungsi memproteksi saraf. Artinya jika lapisan ini lebih tebal, maka risiko gigi sensitif berkurang karena sarafnya lebih terlindungi. Dan itu berarti warnanya tidak akan terlalu putih, melainkan agak kekuningan sedikit.
Sayangnya warna kuning yang menunjukkan ketebalan lapisan dentin pada gigi susah dibedakan oleh orang awam dengan gigi kuning akibat merokok, plak atau paparan bahan kimia tertentu. Karena itu, penjelasan drg Hari tidak untuk dijadikan pembenaran bagi yang memiliki gigi kuning karena dari aspek estetika maupun kesehatan, gigi kuning lebih banyak ruginya.
"Kalau staining (noda kuning) dari luar itu bisa karena merokok, minum kopi atau pemakaian obat kumur tertentu. Tapi kalau staining memang dari dalam, itu kuningnya relatif. Maksudnya nggak putih banget. Agak susah memang untuk dijelaskan karena sangat subyektif," jelas drg Hari.
Pada anak-anak, gigi kuning juga bisa disebabkan oleh penggunaan beberapa jenis obat. Pada masa lalu ketika pilihan antibiotik untuk anak masih terbatas, pemberian obat tetrasiklin juga bisa memberikan noda kuning kecoklatan di gigi. Kondisi ini bukan kondisi yang baik karena berarti lapisan enamelnya tidak sempurna.
Sementara itu, penggunaan bahan pemutih gigi secara berlebihan juga tidak dianjurkan karena bisa mengikis enamel atau lapisan terluar gigi sehingga menjadi rapuh. Pengikisan oleh bahan kimia dalam obat pemutih gigi tidak terjadi secara mekanis seperti amplas, melainkan secara kimiawi.
Gigi kuning karena staining dari luar bisa dicegah dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut, misalnya rajin menggosok gigi supaya tidak banyak ditumbuhi plak. Juga sangat dianjurkan untuk membatasi bahan-bahan penyebab gigi bernoda seperti kopi dan the, serta menghentikan sama sekali kebiasaan merokok. Selain baik untuk gigi, berhenti merokok juga bagus untuk kesehatan secara umum.
(up/vta)
"Terkadang, gigi yang agak kuning itu justru menunjukkan lapisan dentin yang lebih tebal," kata drg Hari Sunarto, SpPerio(K), Ketua Ikatan Periodontologi Indonesia (IPERI) Komisariat Jakarta, dalam acara media trip Pepsodent di Hotel Grage Sangkan, Kuningan, Jawa Barat, dan ditulis pada Kamis (21/2/2013).
Dentin merupakan salah satu lapisan gigi yang terhubung langsung dengan saraf dan berfungsi memproteksi saraf. Artinya jika lapisan ini lebih tebal, maka risiko gigi sensitif berkurang karena sarafnya lebih terlindungi. Dan itu berarti warnanya tidak akan terlalu putih, melainkan agak kekuningan sedikit.
Sayangnya warna kuning yang menunjukkan ketebalan lapisan dentin pada gigi susah dibedakan oleh orang awam dengan gigi kuning akibat merokok, plak atau paparan bahan kimia tertentu. Karena itu, penjelasan drg Hari tidak untuk dijadikan pembenaran bagi yang memiliki gigi kuning karena dari aspek estetika maupun kesehatan, gigi kuning lebih banyak ruginya.
"Kalau staining (noda kuning) dari luar itu bisa karena merokok, minum kopi atau pemakaian obat kumur tertentu. Tapi kalau staining memang dari dalam, itu kuningnya relatif. Maksudnya nggak putih banget. Agak susah memang untuk dijelaskan karena sangat subyektif," jelas drg Hari.
Pada anak-anak, gigi kuning juga bisa disebabkan oleh penggunaan beberapa jenis obat. Pada masa lalu ketika pilihan antibiotik untuk anak masih terbatas, pemberian obat tetrasiklin juga bisa memberikan noda kuning kecoklatan di gigi. Kondisi ini bukan kondisi yang baik karena berarti lapisan enamelnya tidak sempurna.
Sementara itu, penggunaan bahan pemutih gigi secara berlebihan juga tidak dianjurkan karena bisa mengikis enamel atau lapisan terluar gigi sehingga menjadi rapuh. Pengikisan oleh bahan kimia dalam obat pemutih gigi tidak terjadi secara mekanis seperti amplas, melainkan secara kimiawi.
Gigi kuning karena staining dari luar bisa dicegah dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut, misalnya rajin menggosok gigi supaya tidak banyak ditumbuhi plak. Juga sangat dianjurkan untuk membatasi bahan-bahan penyebab gigi bernoda seperti kopi dan the, serta menghentikan sama sekali kebiasaan merokok. Selain baik untuk gigi, berhenti merokok juga bagus untuk kesehatan secara umum.
(up/vta)
Baca Juga
- Infeksi Otak Karena Sakit Gigi? Tak Semua Mengalami, Tapi Perlu Diwaspadai
- Selilitan: Dikorek dengan Tusuk Gigi, Lalu Dibuang atau Ditelan?
- Gampang-gampang Susah Mengatasi Gigi Selilitan
- Selilitan, Istilah Awam untuk Food Impaction
- 6 Lagu Terbaik untuk Gosok Gigi, Gangnam Style Posisi Teratas
- Masalah Kecil pada Mulut Ini Bisa Jadi Masalah Besar
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Jumat,24/05/2013 09:31 WIB
Banyak Gerak Bisa Tunda Kematian Dini di Usia Muda
-
Jumat,24/05/2013 09:04 WIB
Mooryati Soedibyo, Lansia Peraih Gelar Doktor Tertua Indonesia
-
Jumat,24/05/2013 08:35 WIB
Ingin Lebih Bahagia? Rutinlah Berolahraga
-
Jumat,24/05/2013 08:04 WIB
Ibu Hamil Boleh Terbang Asal Usia Kehamilan di Bawah 37 Minggu
-
Jumat,24/05/2013 07:33 WIB
Ini Rahasia Mooryati Soedibyo Awet Muda dan Aktif di Usia 85 Tahun
-
Jumat,24/05/2013 07:04 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Jumat, 24/05/2013 07:24 WIB
Ini Rahasia Mooryati Soedibyo Awet Muda dan Aktif di Usia 85 Tahun
-
Jumat, 24/05/2013 07:55 WIB
Ibu Hamil Boleh Terbang Asal Usia Kehamilan di Bawah 37 Minggu
-
Jumat, 24/05/2013 08:26 WIB
Ingin Lebih Bahagia? Rutinlah Berolahraga
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Jumat, 24/05/2013 08:55 WIB
Mooryati Soedibyo, Lansia Peraih Gelar Doktor Tertua Indonesia
-
Jumat, 24/05/2013 09:22 WIB
Banyak Gerak Bisa Tunda Kematian Dini di Usia Muda
-
Kamis, 23/05/2013 18:10 WIB
Normalkah Jika Suami Menuntut Berhubungan Seksual Setiap Hari?
-
Kamis, 23/05/2013 18:05 WIB
Wah, Posisi Bercinta Bisa Menunjukkan Kepribadian Seseorang
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Kamis, 23/05/2013 09:20 WIB
Ini Museum-museum Medis Paling Aneh Sedunia
-
Kamis, 23/05/2013 08:58 WIB
Ibu Hamil Harus Banyak Makan Yodium Jika Ingin Anaknya Ber-IQ Tinggi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

