detikhealth

Kolesterol Takut pada Orang yang Optimistis dan Bijaksana

up, Linda Mayasari - detikHealth
Kamis, 07/03/2013 10:29 WIB
Halaman 1 dari 2
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta, Sebagaimana diketahui, cara terbaik untuk menurunkan kolesterol jahat adalah dengan diet dan olahraga. Namun itu saja tidak cukup. Menurut penelitian, sikap optimistis bisa membuat orang lebih mudah mengontrol kadar kolesterolnya.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Harvard School of Public Health di Boston dan menemukan bahwa orang dewasa yang selalu optimistis dan berpandangan postif, memiliki kadar kolesterol baik yang sehat dalam darahnya. Kolesterol baik ini merupakan salah satu faktor penentu kesehatan jantung.

Sebelumnya telah dilakukan penelitian yang menunjukkan bahwa optimisme dapat menurunkan risiko serangan jantung. Jadi para peneliti memutuskan untuk melihat apakah ada hubungan yang independen antara pandangan yang optimis atau pesimis dengan kolesterol, yang dikenal memainkan peran penting dalam risiko serangan jantung.

"Studi mengenai hal ini semakin menambah bukti bahwa kesehatan psikologis seseorang berhubungan erat dengan kesehatan fisiknya. Pikiran yang selalub optimis dan jauh dari pesimis memiliki beberapa manfaat nyata bagi kesehatan, termasuk mempromosikan kolesetrol yang sehat," kata Julia Boehm, penulis studi.

Tim peneliti tersebut menganalisis data yang diperoleh melalui wawancara via telepon dan tes laboratorium terhadap 990 orang berusia 40 hingga 70 tahun di Amerika Serikat. Melalui hasil wawancara, peneliti dapat mengukur tingkat optimisme peserta yang dinilai pada skala antara 6 sampai 30 yang telah disepakati sebelumnya.

Hasilnya menunjukkan orang dengan nilai optimisme tinggi juga memiliki tingkat yang lebih tinggi dari HDL, bentuk dari kolesterol yang diyakini dapat melindungi seseorang terhadap penyakit jantung. Peserta tersebut juga memiliki tingkat trigliserida yang lebih rendah, yaitu lemak molekul yang terlibat dalam pengerasan arteri.

Studi tersebut tidak menemukan adanya hubungan antara optimisme dengan kadar kolesterol total atau kolesterol jahat (LDL). Untuk setiap kenaikan 5 poin pada skala optimisme, HDL dalam darah meningkat sebesar 1 miligram per desiliter.Next

Halaman 1 2
(up/vit)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit