Laki-laki Punya Cara Sendiri Mengartikan Bau Celana Dalam

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jumat, 08/03/2013 15:30 WIB
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Berdasarkan survei, pilihan jenis bra pada perempuan bisa mencerminkan kepribadiannya. Berdasarkan survei pula, laki-laki juga membuat penafsiran sendiri atas penggunaan pakaian dalam. Bukan dari jenisnya, tetapi berdasarkan baunya.

Survei yang dilakukan oleh Clorox teresbut mengungkap, 1 dari 8 laki-laki menggunakan sniff test atau tes bau untuk menentukan kapan harus mencuci celana dalam. Kalau belum tercium bau tak sedap, maka bagi para lelaki tersebut memakai ulang celana dalam masih dihalalkan.

Kedengarannya memang menjijikkan, tetapi apa kata para ahli terkait kebiasaan ini?

Rachel McQueen, PhD, seorang profesor ekologi manusia dari University of Alberta mengatakan tidak masalah untuk tidak mencuci celana dalam jika belum berbau. Menurutnya, kebiasaan itu tidak sepenuhnya salah karena tujuan mencuci memang menghilangkan bau dan noda.

Meski begitu, ia lebih menyarankan agar tidak menunggu celana dalam berbau saat hendak memutuskan untuk mencuci. Jenis pakaian dalam ini idealnya hanya sekali pakai lalu dicuci karena hidung manusia tidak selalu bisa mencium bau dengan tepat.

Berikut penjelasan Prof McQueen tentang aturan cuci pakaian pada laki-laki, seperti dikutip dari MensHealth, Jumat (8/3/2013).

1. Celana dalam
Idealnya hanya sekali pemakaian lalu harus dicuci. Pakaian ini digunakan di daerah yang sangat intim, rentan ditumbuhi bakteri dan bau-bau tidak sedap sehingga harus lebih sering dibersihkan.Next

Halaman 1 2
(up/vit)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit