Ciuman Maut, Bayi Meninggal karena Dicium Ayah yang Terinfeksi Virus
Jumat, 08/03/2013 16:36 WIB
Kaiden McCormick dan orang tuanya (Foto: dailymail)
Berita Lainnya
Bangun dari Operasi, Hidung Pria Ini Malah Hilang
Kisah Jessica yang Nyaris Meninggal Gara-gara Minum Alkohol Tiap Hari
Luka Sedikit Saja Bisa Bikin Bocah Ini Meninggal Kehabisan Darah
Heroik, Ibu Melahirkan Bayi Kembar Prematur di Pinggir Jalan
Alergi Semua Hal, Bocah Ini Cuma Bisa Makan Pizza, Burger dan Keju
Merseyside, Inggris, Ciuman dari orang tua bisa menjadi tanda sayangnya kepada buah hati. Namun sebaiknya berhati-hati ketika harus mencium bayi Anda, terlebih yang baru lahir, lahir prematur atau lahir dengan kondisi lemah. Salah-salah, bukti cinta Anda malah bisa membunuhnya.
Seperti yang terjadi pada Kaiden McCormick, bayi mungil yang meninggal setelah dicium ayahnya sendiri. Kaiden yang lahir prematur meninggal karena mengalami kegagalan multi organ setelah terinfeksi virus cold sore (oral herpes atau herpes di bibir) yang ditularkan oleh ayahnya lewat ciuman.
Kaiden menghabiskan 6 minggu dengan mesin penunjang hidup, tetapi dokter tidak dapat menyelamatkan nyawanya dan bayi malang ini meninggal pada usia yang baru dua bulan.
Kedua orang tuanya, Carl Maclaren (34 tahun) dan Marrie-Claire McCormick (28 tahun), sangat terkejut ketika putranya terserang virus herpes simpleks, penyakit yang dibawa oleh sebagian besar orang meski biasanya tidak aktif atau 'tidur'.
"Saya bertanya bagaimana mungkin bayi memiliki herpes. Ketika dokter mengatakan ini ditularkan dari virus cold sore, saya memandang Carl dan dia secara naluriah menyentuh bibirnya. Pada saat itu saya melihat hatinya berbelah menjadi dua," ujar Marrie-Claire McCormick, yang berasal dari Bootle, Merseyside, Inggris, seperti dilansir Dailymail, Jumat (8/3/2013).
Hati Carl sangat hancur mengetahui dialah yang menjadi penyebab kematian putranya. Sebagai ayah, ia menyalahkan dirinya sendiri.
"Tapi saya tidak pernah menyalahkan Carl. Semua yang dia lakukan dengan cinta dan kasih sayang. Dia telah menjadi ayah yang sempurna. Saya benci melihatnya menghukum diri sendiri," lanjut Marrie.
Kaiden lahir lima minggu prematur pada tanggal 28 Maret tahun lalu. Kelahiran ini merupakan kebahagiaan besar bagi pasangan Carl dan Marrie. Mereka memanjakan Kaiden dan setiap malam setelah mandi, mereka menghabiskan waktu mencium dan memeluknya sebelum tidur.
Tapi sebelum menginjak usia 2 minggu, Kaiden membuat kedua orang tuanya panik ketika tubuhnya berubah menjadi biru dan menolak untuk minum susu. Suhu tubuhnya naik, membiru dan sempat berhenti bernapas.
Paramedis tiba dalam beberapa menit dan bergegas membawanya ke Alder Hay Hospital di Liverpool, di mana Kaiden langsung dibawa ke resusitasi. Orang tua terus berjaga di samping tempat tidurnya, tapi 48 jam kemudian dokter memperingatkan untuk bertahan hidup Kaiden butuh ventilator.
Setelah enam minggu di rumah sakit, Kaiden masih belum bisa bernapas untuk dirinya sendiri. Dan ketika ia mulai menderita kejang, Marrie dan Carl diminta untuk mempertimbangkan mematikan segala mesin penunjang hidup.
"Kami diberitahu tak ada harapan dan sebagai ibu Anda ingin melindungi bayi Anda dari penderitaan, jadi kami membuat keputusan tersulit dalam hidup kami. Kami memberi izin untuk mematikan mesin sehingga ia bisa tidur (untuk selamanya). Ia diserahkan kepada saya dan saya meringkuk dan memeluknya saat ia menyelinap 'pergi'. Saya menciumnya dan mengatakan padanya betapa saya mencintainya. Saya menahannya dalam pelukan ketika dia tertidur untuk terakhir kalinya," kenang Marrie.
Virus cold sore memang mematikan pada kehidupan enam minggu pertama bayi. Cold sore disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV), yang dibawa oleh kebanyakan orang, tetapi biasanya tidak aktif dan tidak berbahaya. Virus ini dapat ditularkan melalui kontak fisik, seperti ciuman atau bahkan menyusui.
Sementara kebanyakan orang dewasa membawa virus tanpa risiko kesehatan, hal itu bisa berakibat fatal bagi bayi karena kekebalan tubuh yang rendah. Enam minggu pertama kehidupan adalah saat paling berisiko bagi bayi.
Meski sulit untuk dideteksi, tanda-tanda awal infeksi virus ini termasuk bayi tidak mau makan, mengantuk, demam, lemas berkulai dan tangisan yang tidak biasa.
(mer/vta)
Seperti yang terjadi pada Kaiden McCormick, bayi mungil yang meninggal setelah dicium ayahnya sendiri. Kaiden yang lahir prematur meninggal karena mengalami kegagalan multi organ setelah terinfeksi virus cold sore (oral herpes atau herpes di bibir) yang ditularkan oleh ayahnya lewat ciuman.
Kaiden menghabiskan 6 minggu dengan mesin penunjang hidup, tetapi dokter tidak dapat menyelamatkan nyawanya dan bayi malang ini meninggal pada usia yang baru dua bulan.
Kedua orang tuanya, Carl Maclaren (34 tahun) dan Marrie-Claire McCormick (28 tahun), sangat terkejut ketika putranya terserang virus herpes simpleks, penyakit yang dibawa oleh sebagian besar orang meski biasanya tidak aktif atau 'tidur'.
"Saya bertanya bagaimana mungkin bayi memiliki herpes. Ketika dokter mengatakan ini ditularkan dari virus cold sore, saya memandang Carl dan dia secara naluriah menyentuh bibirnya. Pada saat itu saya melihat hatinya berbelah menjadi dua," ujar Marrie-Claire McCormick, yang berasal dari Bootle, Merseyside, Inggris, seperti dilansir Dailymail, Jumat (8/3/2013).
Hati Carl sangat hancur mengetahui dialah yang menjadi penyebab kematian putranya. Sebagai ayah, ia menyalahkan dirinya sendiri.
"Tapi saya tidak pernah menyalahkan Carl. Semua yang dia lakukan dengan cinta dan kasih sayang. Dia telah menjadi ayah yang sempurna. Saya benci melihatnya menghukum diri sendiri," lanjut Marrie.
Kaiden lahir lima minggu prematur pada tanggal 28 Maret tahun lalu. Kelahiran ini merupakan kebahagiaan besar bagi pasangan Carl dan Marrie. Mereka memanjakan Kaiden dan setiap malam setelah mandi, mereka menghabiskan waktu mencium dan memeluknya sebelum tidur.
Tapi sebelum menginjak usia 2 minggu, Kaiden membuat kedua orang tuanya panik ketika tubuhnya berubah menjadi biru dan menolak untuk minum susu. Suhu tubuhnya naik, membiru dan sempat berhenti bernapas.
Paramedis tiba dalam beberapa menit dan bergegas membawanya ke Alder Hay Hospital di Liverpool, di mana Kaiden langsung dibawa ke resusitasi. Orang tua terus berjaga di samping tempat tidurnya, tapi 48 jam kemudian dokter memperingatkan untuk bertahan hidup Kaiden butuh ventilator.
Setelah enam minggu di rumah sakit, Kaiden masih belum bisa bernapas untuk dirinya sendiri. Dan ketika ia mulai menderita kejang, Marrie dan Carl diminta untuk mempertimbangkan mematikan segala mesin penunjang hidup.
"Kami diberitahu tak ada harapan dan sebagai ibu Anda ingin melindungi bayi Anda dari penderitaan, jadi kami membuat keputusan tersulit dalam hidup kami. Kami memberi izin untuk mematikan mesin sehingga ia bisa tidur (untuk selamanya). Ia diserahkan kepada saya dan saya meringkuk dan memeluknya saat ia menyelinap 'pergi'. Saya menciumnya dan mengatakan padanya betapa saya mencintainya. Saya menahannya dalam pelukan ketika dia tertidur untuk terakhir kalinya," kenang Marrie.
Virus cold sore memang mematikan pada kehidupan enam minggu pertama bayi. Cold sore disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV), yang dibawa oleh kebanyakan orang, tetapi biasanya tidak aktif dan tidak berbahaya. Virus ini dapat ditularkan melalui kontak fisik, seperti ciuman atau bahkan menyusui.
Sementara kebanyakan orang dewasa membawa virus tanpa risiko kesehatan, hal itu bisa berakibat fatal bagi bayi karena kekebalan tubuh yang rendah. Enam minggu pertama kehidupan adalah saat paling berisiko bagi bayi.
Meski sulit untuk dideteksi, tanda-tanda awal infeksi virus ini termasuk bayi tidak mau makan, mengantuk, demam, lemas berkulai dan tangisan yang tidak biasa.
(mer/vta)
Baca Juga
- Penyakit Anaknya Tak Bisa diobati, Kevin Hibahkan Sumbangan Rp 328 Juta
- Wanita Ini Tak Bisa Melihat Puting Payudaranya Sendiri Selama 35 Tahun
- Diet Pisang Selamatkan Perempuan Ini Dari Migrain Kronis
- Berat Badan Sukses Turun 95 Kg, Tapi Kulit Perut Menggelambir Selutut
- Gara-gara Minum Obat Epilepsi, Emma Punya 5 Anak Autis dan Tuli
- Bayi Ini Punya 3 Ibu Berbeda
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,19/06/2013 18:36 WIB
Yuk Jadi Konsumen Cerdas dengan Rajin Baca Keterangan di Label Makanan
-
Rabu,19/06/2013 18:00 WIB
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Rabu,19/06/2013 17:48 WIB
Obati Penyakit Tak Cukup Follow Akun Dokter, Tapi Perlu Periksa
-
Rabu,19/06/2013 17:31 WIB
Bra Ini Diciptakan karena Tak Semua Orang Mau Telanjang di Ruang Operasi
-
Rabu,19/06/2013 17:17 WIB
Sering Nyeri di Sambungan Pen Setelah Operasi, Amankah Kondisi Ini?
-
Rabu,19/06/2013 17:09 WIB
Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi Jika Ibu Hamil Tidur Ngorok
-
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi Jika Ibu Hamil Tidur Ngorok
-
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Mengapa Suara Mengorok Bisa Berbeda-beda?
-
Terus-terusan Tidur Ngorok? Ini Dampaknya
-
Ini Dampaknya Jika Anak Sering Tidur Mendengkur
-
Rabu, 19/06/2013 17:25 WIB
Bra Ini Diciptakan karena Tak Semua Orang Mau Telanjang di Ruang Operasi
-
Rabu, 19/06/2013 17:59 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Rabu, 19/06/2013 16:03 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Rabu, 19/06/2013 18:13 WIB
Takut Kena Kanker karena Kemaluan Terasa Sakit Setelah Ejakulasi
-
Rabu, 19/06/2013 17:09 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi Jika Ibu Hamil Tidur Ngorok
-
Rabu, 19/06/2013 16:43 WIB
Ini Dia Perangkat-perangkat Anti Pencabulan
-
Rabu, 19/06/2013 15:17 WIB
Inilah Cara Cerdik Agar Konsumsi Gula, Lemak, dan Garam Tak Berlebihan
-
Rabu, 19/06/2013 15:22 WIB
Dokter yang Keluar dari Rumah Sakit Demi Obati Penyakit Kemiskinan
-
35 Komentar
-
18 Komentar
-
16 Komentar
-
16 Komentar
-
15 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Rabu, 19/06/2013 11:08 WIB
Pasangan Anda Tidur Mengorok? Lakukan Langkah Ini Agar Tak Terganggu
-
Rabu, 19/06/2013 10:33 WIB
Meski Tak Bisa Melihat, Ini 7 Tunanetra Paling Mengagumkan di Dunia
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_5.gif)



