Kondom Tiba-tiba Bocor? Jangan Khawatir, Gunakanlah Alat KB Darurat

Nurvita Indarini - detikHealth
Senin, 11/03/2013 09:12 WIB
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta, Para suami istri mengandalkan alat kontrasepsi agar jumlah anak tidak bertambah. Kondom adalah salah satu pilihan alat kontrasepsi. Saat berhubungan intim, ada kemungkinan kondom bocor sehingga peluang untuk hamil terbuka lebar. Tapi jangan khawatir, pasutri bia menggunakan alat kontrasepsi darurat untuk mencegah kehamilan.

"Alat kontrasepsi darurat digunakan setelah berhubungan. Bisa digunakan oleh mereka yang lupa menggunakan alat kontrasepsi atau yang tiba-tiba kondom yang dipakai bocor. Diberikan pula kepada korban pemerkosaan agar tidak hamil," ujar dokter spesialis kandungan, Dr dr I Putu Gede Kayika SPOG (K) dalam talkshow di acara Woman Health Expo di Hotel Sahid, Jl Sudirman, Jakarta, dan ditulis pada Senin (11/3/2013).

Bentuk alat kontrasepsi darurat adalah IUD dan pil. Dianjurkan untuk digunakan maksimal hingga 72 jam setelah berhubungan seks. Efek samping pemakaian yang kerap dikeluhkan adalah rasa mual.

"Di luar negeri alat kontrasepsi darurat dijual bebas, namun di Indonesia harus ke dokter yang melayani KB," terang dr Kayika.

Tidak disarankan untuk sering menggunakan alat kontrasepsi darurat, karena keluhan mual yang kerap disampaikan penggunanya. Karena itu sebaiknya pasutri mengggunakan alat kontrasepsi yang sifatnya tidak darurat.

Seperti diketahui seiring perkembangan teknologi ada banyak sekali macam alat kontrasepsi. Sehingga jika pasutri tidak cocok dengan suatu alat kontrasepsi memiliki banyak pilihan lainnya. Macam metode kontrasepsi antara lain pil, suntikan, susuk, cinci vagina, kondom baik untuk laki-laki maupun perempuan, koyo.

(vta/vta)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit