detikhealth

Setelah Melahirkan, Kapan Seharusnya Ber-KB?

Nurvita Indarini - detikHealth
Senin, 11/03/2013 11:45 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta, Alat kontrasepsi yang sering disebut juga alat KB digunakan untuk membatasi angka kelahiran. Nah, setelah seorang perempuan melahirkan, kapan waktu yang tepat untuk ber-KB?

"Kontrasepsi IUD bisa dipasang setelah melahirkan, namanya IUD post placenta," ujar dokter spesialis kandungan, Dr dr I Putu Gede Kayika SPOG (K) dalam talkshow di acara Woman Health Expo di Hotel Grand Sahid, Jl Sudirman, Jakarta, dan ditulis pada Senin (11/3/2013).

Selain IUD, adakah alat kontrasepsi yang bisa langsung digunakan setelah melahirkan? Menurut dr Kayika, penggunaan alat kontrasepsi tergantung pada status menyusui perempuan yang bersangkutan. Karena jangan sampai alat KB justru mengurangi ASI.

Dijelaskan dr Kayika, ada pil KB ataupun suntik KB kombinasi yang mengandung hormon estrogen dan progesteron. Kandungan estrogen dalam alat KB tersebut berpotensi mengurangi ASI.

"Maka bisa menggunakan yang hanya mengandung progesteron saja," ucap dokter yang berpraktik di RSCM dan RS Premiere Jatinegara ini.

Terkait KB setelah melahirkan, badan kesehatan dunia WHO menyarankan ibu yang menyusui secara eksklusif mulai menggunakan kontrasepsi yang mengandung hormon turunan progesteron pada enam minggu setelah melahirkan.

Ada pula pendapat bahwa dengan memberi ASI eksklusif bisa menjadi salah satu cara KB alami lantaran dapat menekan kesuburan. Namun karena terdapat pula kasus di mana ibu yang menyusui bisa saja hamil, disarankan agar dikombinasikan dengan alat kontrasepsi lainnya.

(vit/vit)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit