detikhealth

Dapatkan Hadiah Menarik
Program Akhir Tahun
"QUIZ on Article"

Tak Nikmat Bercinta setelah Rahim Diangkat? Itu Hanya Mitos

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Kamis, 14/03/2013 09:58 WIB
Halaman 1 dari 2
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta, Histerektomi merupakan prosedur pengangkatan rahim yang biasanya diberlakukan pada wanita penderita uterine fibroid, kanker, pendarahan abnormal serta endometriosis atau kista pada dinding rahim. Karena mempengaruhi kondisi organ reproduksinya, tak pelak prosedur ini memberikan dampak yang signifikan terhadap kondisi fisik dan emosi wanita yang menjalani histerektomi.

Sebab histerektomi juga telah lama dikaitkan dengan efek samping seperti ketimpangan hormonal dan penurunan gairah seksual. Akibatnya banyak wanita yang menolak ketika ditawari prosedur ini dan semakin menderita karena penyakit yang diidapnya.

Beruntung sejumlah studi telah membuktikan bahwa wanita tak perlu takut menjalani prosedur pengangkatan rahim tersebut. Faktanya, banyak pasien wanita yang mengaku kehidupan seksualnya makin membaik sejak menjalani histerektomi.

Salah satunya adalah sebuah studi yang dilakukan pada tahun 1999 dan dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association. Studi ini mengamati fungsi seksual lebih dari 1.000 wanita yang berusia antara 35-49 tahun yang pernah menjalani histerektomi. 90 Persen partisipan belum memasuki masa menopause ketika studi ini dimulai.

Kemudian setiap partisipan diamati selama dua tahun pasca operasi dan hasilnya mengejutkan para peneliti. Menurut tim peneliti dari University of Maryland Medical Center dimana studi ini dilakukan terungkap bahwa aktivitas seksual partisipan mengalami peningkatan pasca operasi, tepatnya jumlah partisipan yang bercinta sedikitnya lima kali dalam sebulan meningkat menjadi sebanyak 10 persen.

Selain itu, pasca operasi 72 persen partisipan mengaku bisa memperoleh orgasme ketika berhubungan seksual, padahal sebelum dioperasi hanya 63 persen partisipan yang dapat mengalaminya. Bahkan jumlah partisipan yang mengaku mendapatkan orgasme yang kuat bertambah dari hanya 45 persen sebelum histerektomi menjadi 57 persen setelah operasi.

Yang tak kalah mengejutkan, peneliti menemukan bahwa partisipan yang mengalami nyeri sepanjang berhubungan seksual menurun drastis dari 40 persen sebelum operasi menjadi hanya 15 persen dua tahun setelah operasi.Next

Halaman 1 2
(vta/vta)

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit