detikhealth

Kemiskinan, Faktor Utama Penyebab Anak Kuntet

Nurvita Indarini - detikHealth
Minggu, 17/03/2013 12:05 WIB
Halaman 1 dari 2
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta, 36 Persen anak di Indonesia memiliki tubuh yang tidak tumbuh tinggi alias kuntet atau stunting. Faktor utama penyebab lahirnya masalah ini adalah kemiskinan.

"Menurut UNICEF, penyebab utama gizi buruk dan stunting adalah kemiskinan. Bangsa kita agak kesulitan mengatasi masalah ini karena kemiskinan belum bisa diatasi dengan sempurna," kata guru besar Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Ali Khomsan MS, usai gebyar posyandu tumbuh aktif tanggap (TAT) di Gedung Basket, Gelora Bung Karno, Jl Asia Afrika, Senayan, Jakarta, dan ditulis pada Minggu (17/3/2013).

Dipaparkan Prof Ali satu dari 3 balita memiliki ukuran badan yang lebih pendek dari standar tinggi badan yang diharapkan. Indonesia berada di peringkat ke-lima negara dengan jumlah anak stunting terbanyak, sekitar 7,8 juta anak. Umumnya anak yang stunting karena gizi buruk kemampuan membaca dan belajarnya menurun.

Anak stunting juga dikaitkan dengan budaya dan pengetahuan masyarakat akan gizi. Namun kedua faktor ini masih belum menjadi faktor penyebab utama kemiskinan.

Pemenuhan gizi yang kurang pada masyarakat dengan kemiskinan merupakan salah satu biang kerok munculnya anak stunting. Karena pola makan sering kali seiring dengan kondisi kesejahteraan. Konsumsi ikan laut masyarakat masih rendah, padahal protein dan omega yang dikandung sangat bermanfaat bagi anak. Sangat ironis memang, karena Indonesia merupakan negara bahari.

"Kita makan ikan 26 kg per kapita per tahun, sedangkan Kementerian Perikanan menargetkan 33 kg per kapita per tahun," sambung Prof Ali.

Dia menyebutkan dari penelitian diketahui bahwa orang Papua pantai memiliki tubuh yang lebih tinggi daripada orang papua gunung. Hal ini dikarenakan orang Papua yang tinggal di Pantai makan lebih banyak ikan.Next

Halaman 1 2
(vit/up)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit