detikhealth

Hipertensi & Sakit Jantung

Mau Cek Kesehatan Jantung? Ini Dia Jenis-jenisnya

Erninta Afryani Sinulingga - detikHealth
Rabu, 20/03/2013 13:27 WIB
Mau Cek Kesehatan Jantung? Ini Dia Jenis-jenisnyaFoto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta, Saat seseorang berusia 30 tahun ke atas dianjurkan untuk memeriksakan kesehatan jantungnya. Nah, tes pemeriksaan jantung ada banyak macamnya. Tes seperti apa yang Anda butuhkan?

"Semua orang perlu melakukan pemeriksaan jantung khususnya di umur 30 tahun ke atas, dilakukan pada saat medical check-up," jelas dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Dr Muhammad Yamin, SpJP, FACC, FSCAI, dalam perbincangan dengan detikHealth, dan ditulis pada Rabu (20/3/2013).

Pemeriksaan bisa dilakukan setahun sekali, tetapi jika memiliki hal khusus maka bisa dimajukan jadi 6 bulan sekali. Nah, berikut ini beberapa jenis tes pemeriksaan kesehatan jantung.

1. Treadmill Test Saat Medical Chek-up

Melalui treadmill test bisa dideteksi dini apakah seseorang mengidap jantung koroner. Tingkat keberhasilan treadmill test untuk mendeteksi penyakit jantung, bisa mencapai 78 persen.

2. Echocardiogram/ USG Jantung

Echocardiogram merupakan alat perekam irama jantung. Cara kerjanya mirip dengan USG. Gunanya adalah untuk mengetahui apakah ruang-ruang jantung berada dalam kondisi normal, demikian pula dengan katup jantung, lubang antar ruang jantung kiri dan kanan, serta ketebalan otot jantung.

Tes ini dapat membantu dokter mendiagnosa kondisi seperti gagal jantung dan fibrilasi atrium, namun belum terbukti dapat membantu orang tanpa gejala. Scan USG umumnya aman, tetapi dapat memicu alarm palsu dan dapat menyebabkan pertimbangan dilakukannya tes yang lebih invasif dan perawatan kemudian.

Anda perlu melakukan tes ini bila mengalami nyeri dada atau lengan atas yang tidak diketahui penyebabnya, murmur jantung, serangan jantung, kelainan jantung, atau riwayat penyakit jantung.

3. Holter Monitoring

"Merupakan alat perekam irama jantung 24 jam. Alat ini biasanya dibawa pulang dan merekam selama 24 jam, sehingga apabila pada jam-jam tertentu terjadi block atau gangguan irama jantung, melalui rekamannya bisa keliatan pada jam berapa terjadinya," terang Dr Yamin.

4. Elektrokardiogram (ECG/EKG)

EKG adalah sebuah pembacaan dari aktivitas listrik jantung yang dicatat oleh elektroda yang ditempatkan pada dada. EKG dapat untuk mengetahui kelainan yang mungkin, atau mungkin juga tidak dapat untuk mendeteksi kelainan jantung.

EKG digunakan untuk mempelajari irama jantung yang tidak teratur, serangan jantung dan masalah lainnya. EKG juga digunakan sebelum beberapa jenis operasi, tetapi tidak ada studi yang telah meneliti apakah EKG membantu mencegah penyakit pada orang tanpa gejala. EKG biasanya tidak memerlukan biaya mahal. Prosedur tes EKG juga tidak invasif, sehingga tes ini aman.

5. Tes Stres

Tes stres digunakan untuk melihat tanda-tanda masalah memompa darah dari jantung. Dokter akan memberikan beban pada jantung pasien dengan menginstruksikan pasien berada di treadmill atau stasioner saat melakukan ekokardiogram. Dalam tes stres nuklir, pewarna radioaktif disuntikkan ke dalam aliran darah untuk menciptakan gambaran yang lebih baik.

Tes stres dapat membantu mendiagnosa masalah jantung tetapi belum terbukti menjadi alat skrining yang dapat membantu.

6. CT Scan jantung

Computed tomography (CT) scan menggunakan dosis tinggi sinar X untuk mendapatkan gambaran rinci jantung. Dalam scan kalsium koroner, dokter mencari deposit kalsium di arteri jantung, yang telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Pasien juga mungkin memiliki zat warna yang disuntikkan untuk melancarkan penyumbatan.

Untuk orang tanpa gejala, CT scan masih belum terbukti lebih berguna daripada saran medis berdasarkan faktor risiko seperti diabetes dan obesitas. Pada prosedur radiasi dari CT scan, ketika pewarna yang digunakan, sekitar 1 dari 10 orang mengembangkan kerusakan ginjal dan beberapa mungkin juga mendapatkan masalah tiroid. Laporan yang salah dapat menyebabkan tes invasif, yang membawa lebih banyak risiko.

(vit/up)


Punya pengalaman diet yang menginspirasi ? Ceritakan pengalamanmu disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit