detikhealth

Pelatih Vokal Gunakan Sex Toys Agar Suara Penyanyi Makin Kencang

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Jumat, 22/03/2013 14:01 WIB
Pelatih Vokal Gunakan Sex Toys Agar Suara Penyanyi Makin KencangFoto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta, Suara adalah aset berharga bagi seorang penyanyi. Sama seperti musisi lain, vokal layaknya instrumen yang harus sering-sering dilatih. Seorang pelatih vokal di Kanada memiliki metode nyeleneh untuk melatih kemampuan menyanyi murid-muridnya, yaitu menggunakan sex toys.

Terang saja metode ini membuat geger. Selama ini sex toys dikenal sebagai perangkat yang digunakan untuk urusan ranjang, bukan untuk keperluan menyanyi, apalagi dipakai oleh anak-anak. Pelatih vokal bernama profesor David Ley dari University of Alberta ini bersumpah hanya menggunakan mainan ini untuk memijat leher.

"Saya tahu itu sedikit berbeda. Saya tahu ada faktor yang lucu, tetapi ini bekerja. Metode ini menenangkan ketegangan di laring, meningkatkan jangkauan dan proyeksi," kata Ley seperti dilansir Huffington Post, Jumat (22/3/2013).

Untuk melonggarkan ketegangan di laring, umumnnya digunakan metode pemijatan. Namun beberapa orang tak suka ada jari-jari tangan menyentuh leher dan mengenai tenggorokannya. Maka Ley mencari metode baru yang dapat membantu meningkatkan kemampuan vokal.

Setelah mencari-cari, Ley akhirnya terdampar di sebuah toko sex toys dan menemukan beberapa vibrator yang memiliki frekuensi 100 - 120 hertz, sesuai dengan jangkauan suara manusia. Ley mencoba beberapa sampel sex toys kepada mahasiswanya dan ternyata hasilnya bagus.

Meskipun terlihat nyeleneh atau malah mengerikan, staf di sekolah percaya bahwa Ley adalah guru yang selama ini dikenal cerdas. Meski demikian, Ley tetap merekomendasikan orang yang mengalami masalah dengan suara atau tenggorokannya untuk memeriksakan diri ke dokter.

"Tidak hanya membebaskan ketegangan di otot laring, tapi (cara ini) tampaknya dapat merangsang getaran di lipatan vokal. Yang saya coba lakukan adalah membantu orang mendapat nada tinggi atau memanfaatkan energi emosionalnya," ujar Ley.

Sampai sejauh ini, Ley telah menggunakan sex toys-nya pada 150 orang. Efek samping yang dialami hanya sebatas terjadi peningkatan dahak dan dapat diatasi dengan berhenti menggosokkan vibrator ke leher.

(pah/vit)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit