detikhealth

Pasar Hewan Jorok Bisa Bikin Indonesia Potensial Penyakit Menular

Nurvita Indarini - detikHealth
Senin, 08/04/2013 14:02 WIB
Pasar Hewan Jorok Bisa Bikin Indonesia Potensial Penyakit Menular Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Bogor, Yang kotor-kotor memang bisa jadi biang penyakit. Termasuk pasar hewan yang kotor dan super jorok. Jika dibiarkan bisa bikin wilayah Indonesia potensial penyakit menular.

"Hampir semua wilayah di Indonesia potensial penyakit menular. Pasar unggas lemah sekali perlindungan pada masyarakatnya," ujar Sekretaris Komnas Pengendalian Zoonosis, Dr Emil Agustiono.

Hal itu disampaikan dia dalam Avian Flu and Disaster Preparedness Workshop for Journalist di Hotel Horison, Jl Pakuan, Bogor, Senin (8/4/2013).

Dikatakan Emil, di pasar hewan dijual juga satwa liar seperti monyet, biawak, dan ular. Bisa jadi hewan-hewan tersebut terkontaminasi virus dari unggas.

"Indonesia bisa jadi tempat perpindahan virus, tidak hanya hewan ke manusia tetapi juga manusia ke hewan," terang Emil.

Dia mencontohkan di Sangeh, Bali, terdapat banyak monyet yang tertular TB (Tuberculosis atau TBC). Ada pula orang utan yang terserang virus ebola.

Menurut Kendra Chittenden, Senior Avian and Pandemic Influenza Advisor, USAID dalam kesempatan yg sama mengatakan Indonesia menjadi hotspot penularan penyakit karena keadaan geografinya, juga karena biodiversitas dan kontak langsung manusia dengan hewan.

"Laporan pandemik bukan hanya flu burung tapi juga penyakit lain yang bisa menular dari hewan ke manusia. 75 Persen penyakit yang baru muncul atau muncul kembali berasal dari hewan atau ternak," kata Kendra.

Kendra juga mendorong hadirnya pasar-pasar yang bersih dan sehat agar tidak menularkan penyakit. Bukan untuk mengubah budaya tapi melakukan praktik yang sehat.

Sebab memutus rantai penularan flu burung bisa dilakukan melalui pasar yang bersih dan aman. Pemutusan rantai penularan bisa dilakukan juga oleh para ibu rumah tangga.

"Sebagai konsumen ibu rumah tangga bisa menuntut untuk memperbaiki kebersihan warung, mengajari cara mendeteksi ayam sakit, atau bahkan berhenti belanja di sana," tutur Kendra.

Sementara itu Emil menambahkan pasar-pasar memang jadi tanggung jawab Pemerintah Daerah. Namun Komisi Penanggulangan Zoonosis juga mendesak agar pasar menjadi lebih bersih.

"Sekarang sudah mulai banyak pasar sehat, pasar yang sesuai standar. Memang tidak seperti mal tapi dengan menjaga kebersihan tidak akan menularkan penyakit," ucap Emil.


(vit/up)


Ikuti survei online detikHealth berhadiah paket dari SOHO dan merchandise di sini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit