detikhealth
Konsultasi Kulit dan Kelamin
dr Eddy Karta SpKK

dr Eddy Karta SpKK, Dokter spesialis kulit dan kelamin di RS Cipto Mangunkusumo Divisi Geriatri Dermatologi, Dept. Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Jl. Diponegoro. 71 Jakarta Pusat. Edmo Clinic Jalan Cikajang No 82 Jakarta Selatan. Telp. 62-21-7262072.

Kulit Kemaluan Berwarna Gelap & Sperma Tak Keluar 'Muncrat', Mengapa?

Jumat, 12/04/2013 13:48 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Selamat siang Dok, kulit di kemaluan saya terlihat lebih gelap (sawo matang) padahal kulit tubuh saya putih, lalu cairan sperma yang saya keluarkan tidak lagi keluar dengan 'muncrat'. Apa ini semua disebabkan faktor saya sering melakukan onani mengingat saya hampir setiap hari melakukan onani dan saya sudah berusaha menghentikannya namun sulit karena saya merasa sangat menikmatinya dan cara yang aman daripada saya harus melakukan seks bebas.

Yang saya ingin tanyakan:
1. Normalkah keadaan warna kulit kelamin saya yang terlihat menjadi gelap dibanding dengan warna kulit tubuh saya? Kenapa hal tersebut bisa terjadi?
2. Mengapa testis sebelah kiri saya menjadi lebih besar dibanding dengan sebelah kanan?
3. Apakah dengan keluarnya sperma yang tidak 'muncrat' dapat membuat saya kesulitan mempunyai anak? Terimakasih atas jawabannya.

Solehudin (Pria lajang, 22 tahun)
solehXXX@gmail.com
Tinggi badan 170 cm, berat badan 65 kg

Jawaban:

Salam Solehudin,
Keadaan warna kulit kelamin yang terlihat menjadi gelap dibanding dengan warna kulit tubuh adalah normal hal ini disebabkan penyebaran pigmen di bagian tertentu memang tidak selalu sama dan memang umumnya genitalia memiliki warna lebih gelap karena faktor pembuluh darah yang banyak dan kulit yang lebih elastis.

Testis sebelah kiri dan kanan tidak harus sama besar. Perbedaan ukuran sedikit adalah wajar, asalkan tidak disertai nyeri testis atau keluhan tidak nyaman lain. Secara normal testis kiri terletak lebih rendah dari kanan.

Dari keluhan yang disampaikan, penyebab sperma tidak muncrat dikarenakan frekuensi dari onani yang terlalu sering. Hal ini tidak berbahaya karena untuk bisa 'muncrat' perlu kontraksi otot yang umumnya lebih baik saat ada permainan pendahuluan (foreplay) yang baik. Selain itu sperma yang tidak muncrat tidak berhubungan dengan kesulitan untuk mempunyai anak atau tingkat kesuburan.

dr. Eddy Karta, SpKK

Dokter spesialis kulit dan kelamin di RS Cipto Mangunkusumo Divisi Geriatri Dermatologi, Dept. Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Jl Diponegoro No 71 Jakarta Pusat. Edmo Clinic Jalan Cikajang No 82 Jakarta Selatan. Telp 62-21-7262072.


(vit/up)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit