detikhealth

Beginilah Nasib Besi-besi Tua dari Jenazah yang Dikremasi

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Sabtu, 13/04/2013 09:59 WIB
Beginilah Nasib Besi-besi Tua dari Jenazah yang DikremasiOrthoMetals (Foto: SWNS)
Jakarta, Hasil pembakaran jenazah atau kremasi tidak selalu dalam bentuk abu. Beberapa material dari besi seperti tambalan gigi, sendi buatan dan plat sambungan patah tulang seringkali tidak ikut terbakar. Bagaimana nasib besi-besi tua ini?

Sebuah perusahaan asal Belanda, OrthoMetals merintis usaha daur ulang benda-benda metal dari hasil pembakaran jenazah. Limbah-limbah berupa bekas tambalan gigi dan logam lainnya didaur ulang menjadi papan rambu-rambu lalu lintas serta onderdil mobil dan pesawat.

Meski berasal dari limbah sisa kremasi jenazah, kualitas besi-besi ini diyakini sangat bagus. Buktinya saat dipanasi dengan suhu yang sangat tinggi, limbah-limbah tersebut tidak ikut hancur dan bahkan banyak di antaranya yang sama sekali tidak meleleh.

Logam-logam berkualitas tinggi seperti cobalt dan titanium misalnya, banyak ditemukan dalam tambalan gigi yang tidak ikut terbakar saat kremasi. Material ini dinilai cocok untuk didaur ulang menjadi komponen mesin pesawat terbang yang memang akan bekerja pada suhu ekstrem.

Sementara itu, logam lain dengan kualitas lebih rendah juga tetap bisa dimanfaatkan. Dikatakan, besi-besi tua tersebut bisa dilebur untuk kemudian dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatanpapan rambu-rambu lalu lintas, pembatas jalan raya dan lampu lalu lintas.

Saat ini OrthoMetals mengklaim sekitar 50 persen dari 260 krematorium atau rumah perabuan jenazah di Inggris telah menyetujui gagasan ini. Jika berjalan lancar, diperkirakan tiap tahun akan terjaring 75 ton logam bekas yang bisa dimanfaatkan.

Sebelum jenazah dikremasi di krematorium yang tergabung dalam skema ini, keluarga akan ditawari terlebih dahulu apakah merelakan besi-besi itu didaur ulang. Dikutip dari Daily Mail, Sabtu (13/4/2013), kebanyakan menyatakan setuju karena logam-logam tersebut sudah tidak dibutuhkan lagi.

(up/vit)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit