detikhealth

Kapan Waktu yang Tepat Lakukan Vaksin HPV dan Papsmear?

Erninta Afryani Sinulingga - detikHealth
Sabtu, 20/04/2013 15:45 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta, Kanker serviks adalah kanker yang terjadi pada leher rahim akibat Human Papilloma Virus (HPV). Tak heran banyak wanita yang dihantui perasaan cemas akan kesehatan miss V-nya.

Tenang, ternyata dengan melakukan vaksinasi dan skrining atau papsmear secara rutin para wanita dapat bernafas lega. Tetapi melakukan vaksinasi atau papsmear tidak sembarangan lho. Ada waktu yang tepat untuk memaksimalkannya.

Dr dr Junita Indarti, SpOG(K) dokter kandungan di RSCM menginformasikan bahwa vaksinasi HPV sebaiknya dilakukan sejak umur 10-55 tahun. "Hal ini untuk memberikan pencegahan sebelum melakukan kontak seksual," terangnya.

Hal ini disampaikannya dalam acara bincang sehat 'Kartini Peduli Kanker Serviks' di RSCM Kencana lantai 5, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2013).

dr Junita menambahkan papsmear atau skrining sebaiknya dilakukan 3 tahun setelah melakukan kontak seksual. "Bukan hanya setelah menikah ya, ini yang sering salah ditanyakan. Yang benar adalah 3 tahun setelah melakukan kontak seksual pertama kali," tambahnya.

Namun, jika Anda telah melakukan vaksinasi HPV tetapi belum menikah dalam kurun waktu beberapa tahun tak jadi masalah. "Misalnya saat berumur 26 tahun sudah vaksin, nikahnya baru di usia 28 atau 30an tak jadi masalah," kata dr Junita meyakinkan.

Vaksinasi HPV harus dilakukan sebanyak 3 kali. "Kalau Bivalen itu rentangnya 0,1,6. Kalau Quadrivalen 0,2,6. 0 (nol) adalah saat datang pertama kali, lalu 1 atau 2 bulan kemudian, dan 6 bulan selanjutnya," jelas dr Junita.

Kanker serviks dapat dipicu beberapa faktor. Faktor risiko tersebut yaitu berganti-ganti pasangan seksual, rendahnya imunitas, merokok, memiliki lebih dari 4 anak, serta tidak pernah melakukan skrining atau pemeriksan.

Nah, cegahlah kanker serviks sejak dini dengan melakukan vaksinasi HPV. Dan rutinlah melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan hasil dan penanganan yang tepat.


(vit/vit)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit