detikhealth

Dapatkan Hadiah Menarik
Program Akhir Tahun
"QUIZ on Article"

Senin, 22/12/2014 11:10
Berita Pilihan 2014
Senin, 22/12/2014 09:52
Berita Pilihan 2014

Doctor's Life

Dr Ryan Thamrin, Mantan Cover Boy yang Lebih Mencintai Dunia Medis

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Kamis, 25/04/2013 14:29 WIB
Halaman 1 dari 3
dr Ryan Thamrin (Foto: detikHealth)
Jakarta, Dengan wajah yang rupawan dan postur tubuh yang gagah, sebenarnya sudah menjadi modal yang cukup bagi dr Ryan Thamrin untuk terjun di dunia modelling atau entertainment. Tapi tampaknya, dokter lulusan Universitas Gadjah Mada ini lebih memilih menekuni profesinya sebagai seorang dokter.

Sejak duduk di bangku SMA, dokter muda yang pernah menjadi Abang Jakarta 2003 ini memang sudah menaruh minat yang besar di dunia medis. Setelah menyelesaikan studi S1 kedokteran pada tahun 2002, dr Ryan memutuskan untuk mengambil master seksologi dan reproduksi di Bangkok pada tahun 2004.

Dr Ryan bahkan sempat dipercaya mewakili Indonesia dalam penelitian penyakit menular seksual se-Asia di Bangkok, Thailand pada tahun 2004. Kini, dia tengah berupayameraih gelar master di bidang Anti Aging and Esthetica Medicine di Universitas Padjajaran, Bandung yang dijalani sejak tahun 2011.

"Sejauh ini saya lebih banyak terjun melayani di meja praktik, menambah kegiatan di publik dengan memberi edukasi kesehatan reproduksi untuk pria dan wanita usia SMP, SMA dan kuliah, juga memberi edukasi kepada orang tua," terang dr Ryan kepada detikHealth seperti ditulis pada Kamis (25/4/2013).

Alih-alih mengambil kesempatan di bidang modelling atau dunia entertainment, dr Ryan lebih memilih menjadi dokter dan memberikan pemahaman di masyarakat mengenai kesehatan. Baginya, pengalaman tersebut merupakan anugerah yang didapatkan di masa itu sehingga berkesempatan mempelajari hal-hal yang tak didapatkan di bangku kuliah.

Sejak tahun 2005, dr Ryan memang lebih banyak dikenal sebagai dokter seksologi dan kesehatan reproduksi. Salah satu topik yang sering dia bahas ketika itu adalah mengenai menopause karena kondisi ini masih terkesan tertutup di masyarakat. Maka dia pun melakukan edukasi kepada para wanita sebelum maupun yang sudah masuk masa menopause dan cara merespons kondisinya agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Usai mendalami seksologi, dr Ryan tertarik mempelajari masalah seputar anti aging dan beberapa bidang terkait seperti masalah kecantikan, hormonal, gizi dan olahraga. Dr Ryan menekankan pada dasarnya anti aging tidak berupaya mencegah proses penuaan, melainkan memperlambat prosesnya sesuai kondisi pasien dengan gizi, olahraga,hormonal, estetika dan psikis.Next

Halaman 1 2 3
(pah/vit)

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit